Hubungan China dan India memanas seiring bentrok yang baru terjadi. Bagaimana peta kekuatan militer kedua negara dengan penduduk paling besar di dunia itu?
Bentrok antara militer India dan China terjadi beberapa hari lalu, yang dilaporkan menyebabkan 20 anggota tentara India meninggal dunia. Bentrokan tersebut tidak menggunakan senjata api, melainkan saling serang memakai batu dan beda lain.
Kedua negara ini diketahui sudah lama terlibat konflik perbatasan di kawasan Himalaya.
Berbicara soal kekuatan militer, China dan India masuk dalam daftar negara dengan kekuatan paling besar. Menurut catatan globalfirepower.au, China menjadi salah satu negara dengan tentara aktif terbesar di dunia untuk tahun 2020 dengan total mencapai angka 2,1 juta orang. Sementara India, Amerika Serikat, Korea Utara, dan Rusia berada di posisi 5 besar.
Dalam hal jumlah belanja militer, China ada di posisi dua dan hanya kalah dari Amerika Serikat. Sementara India berada di posisi tiga.
Bagaimana dengan sebaran kekuatan militer udara kedua negara?
China saat ini memiliki 3.210 pesawat terbang militer. Unggul jauh dibanding India yang 'cuma' punya 2.123 armada udara. Menurut catatan Global Firepower, China punya pesawat tempur dan pesawat pencegat dua kali lebih banyak dari India.
Untuk menunjang pasukan udara, China memiliki 507 bandar udara yang bisa dimanfaatkan. Sedangkan India memiliki 346 bandara.
Di darat, China kalah unggul dari India dalam hal pemilikan jumlah tank dengan perbandingan 3.500:4.292 Tapi jika dihitung secara keseluruhan, kekuatan darat China jauh lebih dominan. China memiliki 46.550 kendaraan tempur darat, sementara India hanya punya 17.539.
China juga tercatat memiliki 2.650 peluncur roket, unggul telak dari India yang jumlahnya cuma punya 266.
Dominasi China atas India juga terjadi di laut. China memiliki 777 aset militer di laut, berbanding 286 yang dipunya India. Itu termasuk perbandingan 74:16 kapal selam yang dipunya kedua negara.
Terakhir, kedua negara sama-sama punya peluncur misil jarak jauh. Prithvi-1 milik India mampu mencapai sasaran sejauh 150 km, sementara Prithvi-2 bisa membidik target sampai jarak 250 km.
China? Mereka punya beragam balistik dengan jarak tempuh pendek sampai antarbenua, yang disebut Intercontinental Ballistic Missiles, dan sempat membuat Amerika Serikat serta banyak negara lain waswas.
China Rilis Tipe Corona di Beijing, Mirip dengan Strain Eropa
China merilis urutan gen virus COVID-19 dari pasar grosir Xinfadi, Beijing. Dari hasil penelusuran epidemiologis, tipe virus Corona di Beijing mirip dengan strain yang ditemukan di Eropa.
Zhang Yong, asisten direktur Institute of Viral Diseases di CDC China, mengatakan hasil penelitian awal menunjukkan bahwa virus tersebut berasal dari Eropa, tetapi tidak sepenuhnya sama dengan strain Eropa.
Informasi yang diterbitkan di situs Pusat Data Mikrobiologi Nasional China pada hari Jumat (19/6/2020) menunjukkan data berasal dari dua pasien yang dikonfirmasi dan satu sampel lingkungan setempat.
"Jumlah besar sampel yang ditemukan di pasar grosir menunjukkan virus telah ada selama beberapa waktu. Jika baru saja tiba di kota mungkin tidak akan begitu banyak kasus positif yang ditemukan, kami memerlukan lebih banyak data sebelum membuat keputusan tentang asal usulnya," kata Zhang dikutip dari CGTN.
Jenis strainnya juga dikirimkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pihaknya menyebut otoritas China sangat cepat dalam upaya mencegah hal tersebut terkendali. Menggarisbawahi pentingnya deteksi cepat, investigasi dan pelacakan kluster.
https://cinemamovie28.com/cast/alberto-costa/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar