Sebagai salah satu rujukan untuk pasien virus corona COVID-19, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso tidak hanya menyediakan gedung isolasi saja. RSPI juga menyediakan pos pemantauan COVID-19 selama 24 jam.
Pos ini sudah dibentuk sejak minggu ketika bulan Januari 2020 lalu. Namun, pendatang mulai melonjak saat Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan ada pasien positif yang dirawat di RSPI.
"Setelah itu terjadi, peningkatan sekitar 4 kali dari jumlah biasanya. Saya tidak bisa kasih tahu angka, tapi sebelumnya ada (hari) yang kosong," ujar Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso Tiur Sani, di RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (3/3) malam.
Pos pemantauan tersebut disediakan selama 24 jam dengan 3 shift penjagaan, pagi, sore, dan malam. Setiap shift disediakan sekitar 40-an petugas di dalamnya.
Saat masyarakat WNA maupun WNI datang, mereka akan mengisi form untuk mengetahui masuk kategori pemantauan atau pengawasan. Untuk jumlah pendatang tiap harinya tidak diketahui secara pasti.
"Ketika pasien dalam pengawasan, tim kamu akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak RSPI juga menghimbau untuk masyarakat yang mengalami gelas batuk bahkan punya riwayat bepergian ke negara yang terinfeksi untuk mengecek kesehatannya," jelasnya.
"Kami buka 24 jam dan ada juga hotline ke nomor rumah sakit kami atau bisa ke hp pemantauan 081298865558," pungkasnya.
9 Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Jantung
Penyakit jantung bisa terjadi pada siapa saja dan menyebabkan gangguan bagi kesehatan tubuh seseorang. Maka dari itu, pasien harus menaati makanan yang dilarang untuk penyakit jantung.
Ciri-ciri penyakit jantung biasanya terjadi nyeri pada bagian dada dan menjalar hingga ke bahu atau leher. Selain itu, rasa sakit ini juga diiringi dengan keringat dingin, napas sesak, dan jantung berdebar.
Pantangan makanan penyakit jantung koroner:
1. Pizza
Pizza menjadi makanan yang dilarang untuk penyakit jantung. Makanan ini mengandung sodium, lemak, dan kalori yang sangat tinggi sehingga berbahaya bagi kesehatan jantung.
2. Mie Instan
Lezatnya mie instan ternyata tidak cocok bagi pasien penyakit jantung. Ada beberapa kandungan yang justru tinggi dan berbahaya bagi kesehatan, seperti lemak, hingga beban glikemik.
3. Bakso
Bakso merupakan salah satu daging olahan yang enak. Tapi, bolehkah penderita jantung makan bakso? Jawabannya adalah tidak boleh.
Daging olahan apa saja mengandung tinggi garam, kalori, dan lemak jenuh. Dengan kandungan tersebut, serangan jantung akan lebih berisiko bagi pasiennya.
4. Kue
Ada beberapa jenis kue yang menjadi pantangan bagi pasien penyakit jantung, misalnya kukis dan muffin. Kue tersebut mengandung gula yang tinggi serta lemak jenuh dan lemak trans.
5. Kentang Goreng
Renyahnya kentang goreng ternyata tidak boleh dicicipi oleh pasien penyakit jantung. Pasalnya, kentang goreng mengandung banyak garam dan lemak dari minyak.
Bahkan, sebuah penelitian mencatat seseorang yang makan kentang goreng dua hingga tiga kali seminggu berisiko terkena serangan jantung.
6. Mie Telur
Mie telur juga menjadi salah satu makanan yang dilarang untuk penyakit jantung. Sebab, mie telur bila diolah dengan tambahan kolesterol bisa berbahaya.
Nah, mie telur dengan olahan yang baik dengan tambahan protein dan vitamin B bisa menjadi resep makanan untuk penyakit jantung.
7. Soda
Tak hanya makanan, soda juga memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Kandungan gula tersebut dapat berbahaya karena bisa memicu kegemukan bagi pasien penyakit jantung.
8. Keju
Kandungan keju penuh dengan lemak. Artinya, bagi pasien penyakit jantung tidak diperbolehkan mengonsumsi keju karena dapat berbahaya bagi kesehatan jantung.
9. Gorengan
Makanan yang dilarang untuk penyakit jantung terakhir adalah gorengan. Sebab, makanan ini mengandung tinggi lemak yang berasal dari minyak.
https://kamumovie28.com/boruto-episode-108-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar