Minggu, 09 Februari 2020

Batu Payung di Lombok Dikabarkan Runtuh

Batu Payung di kawasan Mandalika, Lombok Tengah dikabarkan runtuh. Belum diketahui sebab keruntuhan salah satu destinasi wisata ikonik ini.

Informasi ini dilihat detikcom dari beberapa akun Instagram dan ada pula yang merupakan situs berita lokal, Selasa (2/4/2019). Dari informasi yang beredar, Batu Payung runtuh pada hari Senin lalu.

Beberapa pemilik akun Instagram yang pernah mengunjunginya pun merasakan kesedihan. Dari paparan akun @insidelombok, batu payung mulai dikenal lewat media Twitter pada tahun 2011.

Jadi, umur Batu Payung sejak dikenal luas hanya sekitar 8 tahun. Dari Kota Mataram membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai ke lokasi yang berada di Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Batu Payung biasa di tempuh menggunakan kapal sewa warga lokal dari Pantai Tanjung Aan. Lokasinya memang agak sulit bila harus menempuhnya dengan melewati bukit.

Batu Payung menjulang tinggi ke atas, di salah satu sisi batu tersebut ada cekungan yang seolah-olah memayungi kita jika berada di bawahnya. Oleh sebab itu dinamailah Batu Payung.

Pantai di sekitar Batu Payung tidak memiliki hamparan pasir putih seperti pantai di sekitarnya, yakni Pantai Kuta dan lainnya. Hanya bebatuan karang berukuran kecil hingga yang besar yang ada di sana.

Selain Batu Payung, ada beberapa pantai di Lombok yang berlanskap batu-batu karang menjulang dengan cantik, yakni di Pantai Selayar ada Batu Selayar dan Puting hingga Batu Rudal. detikcom masih mencari informasi terkini soal robohnya Batu Payung di Lombok.

Kisah Penjelajahan Orang Indonesia di Kota Barrow dekat Kutub Utara

Kota Barrow di Alaska hanya berjarak 2.100 km dari Kutub Utara. Simak kisah penjelajahan traveler asal Indonesia di Kota Barrow ini.

Begitu pintu pesawat dibuka, hawa dingin seperti es pun melaju menghampiri saya. Jaket tebal, kaos tangan kulit, dan topi wool sudah melekat di badan sedari tadi, namun hawa dingin itu tetap terasa di kulit.

Perlahan-lahan saya segera keluar menuruni anak tangga pesawat Alaska Airlines jenis boeing 737-400 combi yang pintu keluar masuk utamanya berada di sisi kiri belakang. Bandar udara Wiley Post Will Rogers Memorial ini memang beroperasi sepanjang tahun, meski musim winter yang ekstrim sekalipun.

Ruangan utamanya hanya ada satu, tetapi multifungsi. Bisa sebagai konter check in, ruang tunggu untuk keberangkatan, sekaligus tempat kedatangan. Untung saja tempat saya akan menginap jaraknya hanya 150 meter, jadi tidak perlu keluar ongkos taksi dan bisa segera terbebas dari hawa dingin yang sangat menusuk tulang.

Tiba di penginapan, Mr Andre si pemilik Airport Inn sangat surprise, katanya saya pelancong asal Indonesia pertama yang akan tinggal di penginapannya. Kami pun bercakap-cakap sebentar. Setelah membayar USD 488.25 untuk menginap tiga malam, beliau langsung memberikan sebuah kunci kamar.

"Enjoy your Arctic Adventure in Barrow, Alaska" katanya.

Hawa yang sangat dingin membuat perut ini menjadi sangat lapar. Mahalnya harga makanan dan barang-barang di Barrow karena penduduk di sini mangandalkan pesawat terbang sebagai alat transportasi utama untuk melakukan pengiriman semua kebutuhan.

Bahkan orang sakit pun mereka akan mencari pesawat terbang untuk membawanya berobat ke kota Anchorage. Jarak yang hanya 2.100 km dari kutub utara membuat Barrow memiliki iklim kutub yang mampu mempertahankan suhu di bawah titik beku meski matahari sudah bersinar 24 jam.

Ketika Saya berkeliling kota ini seorang diri, tak satupun saya menjumpai rumah igloo di sini, yang ada hanya rumah panggung karena untuk menghindari timbulnya panas pada tanah permafrost yang mengakibatkan bangunan menjadi miring dan tenggelam. Tidak heran jika semua jalan di sini juga tidak diaspal.

Barrow adalah kota paling ujung utara dari wilayah Amerika Serikat yang masih kental mempertahankan tradisi leluhurnya. Kota kecil yang penghuninya 60% adalah suku Inupiat Eskimo itu, sampai saat ini masih mengandalkan makanan sehari-harinya dengan berburu binatang seperti walrus, karibau, beruang kutub, unggas air, ataupun ikan paus jenis bowhead whale.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar