Kamis, 16 Juli 2020

Tak Perlu Buru-buru Pakai Celana Dalam Sehabis Bercinta, Ini Alasannya

 Hamil bukan menjadi penghalang untuk bercinta. Berhubungan intim saat hamil sah-sah saja dilakukan agar mengetahui tips-tipsnya.
Namun tidak semua ibu hamil mau berhubungan intim. Terlebih ibu hamil menganggap badan tidak sesexy sebelum hamil. Apalagi ada pengaruh kehamilan seperti saat usia kehamilan 4 minggu dengan mual-mual, pusing, dan muntah-muntah yang membuat mood bercinta menjadi terhalang.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan dr H Risanto Siswosudarmo, SpOG(K) dalam wawancara dengan detikHealth pada (September 2014). Menurut dr Risanto, ibu hamil boleh berhubungan. Asalkan ibu hamil memiliki mood yang baik dan pasangan juga mood bercinta.

Untuk posisi yang dianjurkan untuk berhubungan intim bagi ibu hamil, dr Risanto menyarankan posisi wanita di atas atau woman on top). Karena pada posisi tersebut, tidak membebani kandungan dalam perut dan terhindar dari menekan perut istri yang sedang membesar.

Posisi lainnya yakni doggy style. Pada posisi ini, ibu hamil dalam posisi nungging dan suami dari arah belakang. Selain itu, ada juga posisi side by side-position' (saling menyamping). Posisi ini bisa dilakukan saat hamil muda atau bahkan saat hamil tua.

Untuk waktunya diserahkan pada masing-masing pasangan. Jangan melakukan hubungan bila ibu hamil mengeluh kontraksi atau muncul gejala pendarahan, serta ketuban pecah. Hal ini dapat berdampak negatif pada ibu hamil dan janin.

Lalu bagaimana pada usia kehamilan 8 bulan? Dikutip dari Boldsky boleh-boleh saja bercinta dengan suami. Namun ibu hamil harus berpuasa berhubungan bila akan mengakibatkan kelahiran prematur. Perlu diingat, ibu hamil jangan khawatir berlebih akan melahirkan prematur selama tidak ada memiliki komplikasi medis.

Bagaimana soal berhubungan intim menjelang persalinan, disebut tidak akan mengubah waktu persalinan atau menyebabkan persalinan lebih cepat dari perkiraan semula. Dilansir NBC News, hal itu berdasarkan penelitian Dr. Tan Peng Chiong, seorang profesor di bidang obstetri dan ginekologi dari University of Malaya, Malaysia pada sekitar 2012. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ini melibatkan lebih dari 1.100 wanita dengan usia hamil tua antara 35-38 minggu.

3 Buah Ini Dipercaya Bisa Meningkatkan Vitalitas Pria, Apa Saja Itu?

Pria mana yang tak mau memuaskan pasangannya saat berhubungan seks? Tentu sebagian besar pria ingin bisa tampil maksimal saat bercinta.
Ada beberapa cara untuk meningkatkan vitalitas pria agar kehidupan seksualmu menjadi lebih memuaskan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi buah-buahan.

Berikut 3 buah yang bisa kamu coba untuk meningkatkan vitalitas pria, dikutip dari She Knows.

1. Alpukat
Dalam meningkatkan vitalitas pria, alpukat bisa menjadi salah satu pilihan untuk kamu coba.

Alpukat mengandung sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk tubuh dan juga vitamin B6. Kandungan ini dapat membantu dalam meningkatkan energi agar tetap optimal.

Selain itu, alpukat juga mengandung asam lemak omega 3 yang dapat meningkatkan suasana hati, sehingga kamu akan jadi lebih percaya diri.

2. Anggur
Menurut Rebecca Lewis, RD, dari HelloFresh, mengonsumsi anggur dapat meningkatkan stamina dalam berhubungan seks.

"Anggur merupakan sumber boron yang baik. Boron adalah mineral yang dapat membantu merangsang produksi estrogen dan testosteron," jelas Lewis.

Kedua hormon ini telah terbukti dapat meningkatkan performa pria dan wanita saat berhubungan seks. Estrogen untuk pembangkit libido wanita dan testosteron untuk meningkatkan stamina pada pria dan wanita.

3. Delima
Buah selanjutnya yang dapat meningkatkan vitalitas pria adalah delima. Buah ini mengandung antioksidan yang baik untuk meningkatkan gairah seksual.

"Buah ini membantu meningkatkan produksi testosteron, meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan mood," ujar Lewis.
https://cinemamovie28.com/cast/richard-brake/feed/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar