Hubungan kerja sama PepsiCo dengan PT Fast Food Indonesia (KFC Indonesia) telah putus. Pemicunya karena PepsiCo memilih untuk hengkang dan tak lagi menjual produknya di Indonesia.
Kini KFC Indonesia telah mendapatkan pasangan baru yakni Coca Cola Amatil Indonesia untuk memasok minuman berkarbonisasi. Mereka baru saja menandatangani kerjasama dengan kontrak selama 5 tahun.
Padahal hubungan antara KFC Indonesia dengan Pepsi sudah terjalin cukup lama, sejak KFC pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1979. Itu artinya hubungan KFC dan Pepsi sudah terjalin 40 tahun di Indonesia.
Direktur Fast Food Indonesia Shivashish Pandey menceritakan, awal mula hubungan KFC dengan Pepsi terjalin lantaran keduanya di Amerika Serikat (AS) merupakan satu holding perusahaan yang bernama PepsiCo.
"PepsiCo dulu satu holding company yang juga punya KFC. Setelah itu dia split, Pepsi nggak sama KFC brand lagi. Setelah split karena kita nggak ada masalah sama dia ya tetap kita pakai," terangnya di KFC Gelael, Jakarta, Jumat (13/12/2019).
Seperti diketahui, KFC setelah ditinggal oleh pendirinya Col. Sanders, pemilik terakhirnya adalah PepsiCo. Saat itu KFC berada di bawah naungan PepsiCo melalui divisi Tricon Global Restaurants. Namun pada 1997 Tricon berpisah denhan PepsiCo.
Meski perusahaan induknya tak lagi berhubungan dengan PepsiCo, KFC Indonesia tetap bekerjasama dengan Pepsi. Alasannya lantaran Pepsi masih menjamin kualitasnya.
Namun pada akhirnya Pepsi mengakhiri kontrak dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) pada 10 Oktober 2019. Sejak saat itu AIBM tidak lagi memproduksi, menjual dan mendistribusikan produk PepsiCo.
"Saya enggak tahu apa yang terjadi, tapi ya dia sudah pergi," tambah Shivashsish.
KFC Indonesia pun terpaksa mencari mitra lainnya, lantaran minuman berkarbonasi dianggap paling cocok dengan makanan cepat saji seperti ayam goreng. Akhirnya hari ini KFC Indonesia menandatangani kerjasama dengan Coca-Cola dengan kontrak selama 5 tahun.
Shivashish menekankan jika kontrak berakhir pihaknya membuka peluang kerjasama dengan pihak manapun. Termasuk juga dengan Coca-Cola jika memungkinkan untuk diperpanjang.
"Ini baru menjalin kerjasama, kenapa bicara mengenai pisah. Kita bicara positif dulu. Ya kita lihat nanti setelah 5 tahun mendatang," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya percaya Coca-Cola bisa memasok produk dengan kualitas yang baik. Jika hubungan terjalin dengan baik, pihaknya berharap bisa bekerjasama lebih lama dengan hubungan yang sudah terjalin dengan Pepsi.
"Dengan Pepsi kita sudah 40 tahun. Mungkin dengan Coca-Cola bisa sampai 40 tahun lagi, atau mungkin lebih. Jika tidak ada masalah yang besar mungkin juga bisa selamanya," tutupnya.
Ditinggal Pepsi, KFC Indonesia Kini 'Jadian' dengan Coca Cola
PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC Indonesia) telah resmi menjalin kerjasama dengan Coca Cola Amatil Indonesia. Kerjasama ini dilakukan setelah KFC Indonesia setelah ditinggal oleh mitra sebelumnya PepsiCo yang sudah memutuskan untuk keluar dari Indonesia.
Kerjasama antara KFC Indonesia dengan Coca Cola Amatil Indonesia hari ini ditandai dengan penandatangan nota kerjasama yang dilakukan oleh Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz dan Direktur Fast Food Indonesia Shivashish Pandey.
"Kami bangga dapat melebarkan bisnis kami dengan salah satu restoran siap saji yang paling digemari masyarakat Indonesia," kata Kadir di KFC Gelael, Jakarta, Jumat (13/12/2019).
Kerjasama keduanya ditandatangani dengan masa perjanjian hingga 5 tahun ke depan. Amatil Indonesia akan memasok produk-produknya seperti Coca-Cola, Fanta dan Sprite untuk lebih dari 700 gerai KFC di seluruh Indonesia.
Shivashish menambahkan, kerjasama itu bisa diperpanjang. Meskipun pihaknya juga membuka peluang kemitraan dengan siapapun.
"Ya memang 5 tahun, kami terbuka kemitraan dengan siapapun. Tapi kenapa harus membicarakan perpisahaan ini kita baru menjalin kerjasama," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) dan PepsiCo Inc (PepsiCo) sepakat untuk mengakhiri kontrak yang berakhir pada 10 Oktober 2019. Sejak saat itu AIBM tidak lagi memproduksi, menjual dan mendistribusikan produk PepsiCo.
Itu artinya produk PepsiCo juga tidak lagi dipasok untuk KFC Indonesia. Mereka hengkang dari Indonesia dengan alasan bisnis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar