Queef atau suara kentut yang keluar dari Miss V seusai bercinta kerap bikin resah. Namun dokter mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Itu normal, nggak apa-apa," tegas dr Ni Komang Yeni, SpOG, dokter kandungan dari Bamed Women's Clinic, ditemui baru-baru ini.
Menurut dr Yeni, suara mirip kentut tersebut berasal dari udara yang terperangkap di dalam rongga Miss V. Udara tersebut keluar melalui celah sempit seusai berhubungan seks, sehingga mengeluarkan bunyi.
"Vagina itu bentuknya 'H'. Kalau memang tidak maksimal masuknya penis, ada udara yang terperangkap di bagian H bagian atas," jelas dr Yeni.
Selama berhubungan seks, udara tersebut tertahan oleh Mr P sehingga tidak bisa keluar. Udara tersebut umumnya baru bisa keluar setelah sesi bercinta selesai.
Tren Perineum Sunning, Menjemur Alat Kelamin untuk Kepuasan Seksual
Dalam beberapa bulan belakangan, tren perawatan diri terbaru yang dinamakan butthole sunning mulai mendapat perhatian dari banyak kalangan, dimulai dari peran selebgram dan influencer di sosial media yang foto dan videonya menjadi viral.
Beberapa waktu lalu, postingan seorang wanita menjadi viral di Instagram setelah ia membagikan foto dirinya tanpa busana dan terlihat menjemur anusnya.
Adalah Meagan, influencer kebugaran, yang berasal dari California, mengatakan ritual ini disebut sebagai Perineum Sunning, yang ia lakukan agar bisa tidur lebih nyenyak, lebih berenergi, dan memiliki dorongan seks yang lebih besar.
Dalam foto itu, Meagan benar-benar berbaring tanpa sehelai benang pun dengan memegangi kakinya dan mengarahkannya langsung ke sinar matahari. "Saya tidak pernah merasa malu ketika melakukannya karena saya lebih suka telanjang kapan pun saya bisa," katanya dikutip dari Metro.co.uk
Pakar seks dan hubungan dari Inggris, Alila Grace, setuju bahwa perenium sunning dan 'yoni' (vagina) sunning memiliki banyak manfaat.
"Dengan mengekspos bagian tubuh kita yang paling gelap atau yang paling yin ke sinar matahari, kita membawa harmoni dan keseimbangan. Ini juga sangat menyegarkan dan merangsang energi seksual kita," sebut Alila.
Namun perlu diketahui, perineum adalah area kulit dan jaringan yang sangat tipis di antara vagina atau penis dan anus. Tidak boleh membiarkannya terkena sinar matahari tanpa perlindungan apapun.
Spesialis kulit dari Pusat Bedah Dermatologi, Kosmetik & Laser Mount Kisco David E. Bank, MD, kepada Health, mengatakan area ini sama seperti area lain yang membutuhkan perlindungan dari sinar matahari dan harusnya terlindungi oleh pakaian yang dikenakan.
"Ini sebenarnya berbahaya. Kulit bagian ini sangat sensitif. Seiring waktu, itu dapat mengakibatkan peningkatan risiko kanker kulit," tutup David.
Merasa Nyeri di Miss V dan Sulit Orgasme Saat Bercinta Tanda Disfungsi Seksual
Punya hubungan yang baik dengan pasangan tapi belum pernah orgasme? Atau sudah coba beberapa cara berhubungan seksual, namun malah menimbulkan rasa nyeri pada miss V dan nggak ingin lagi mencoba? Bisa jadi kamu mengidap disfungsi seksual.
Sayangnya, banyak wanita belum sadar ia mengalami disfungsi seksual. Padahal mengalami kondisi ini bisa bikin gairah seks menurun dan harus mendapat pengobatan.
Penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa disfungsi seksual adalah hal yang umum, dan dilaporkan terjadi pada 43 persen perempuan, dan 31 persen pria. Terbukti, ternyata lebih banyak perempuan yang berjuang menangani disfungsi seksual.
Spesialis Obgyn dari RS Pondok Indah dr Grace Valentine, SpOG, menilai masalah disfungsi seksual ini dapat menyerang segala usia. Meski pada umumnya terjadi pada orang dewasa yang mengalami penurunan kesehatan, pasangan usia muda pun ternyata dilaporkan semakin banyak yang mengidap disfungsi seksual.
"Seorang perempuan bisa mengalami satu atau beberapa jenis disfungsi seksual sekaligus dalam waktu bersamaan. Gangguan ini dapat terjadi sejak wanita mulai aktif secara seksual atau baru muncul di kemudian hari meskipun sebelumnya tidak ada masalah," ujarnya saat ditemui di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (27/11/2019).
Wanita yang memiliki disfungsi seksual namun enggan berterus terang dapat menimbulkan dampak serius yang terbagi ke dalam dua hal yaitu anorgasmia atau kesulitan orgasme, dan nyeri saat berhubungan yang biasa disebut dispareunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar