Kamis, 18 Juni 2020

Sebaran Pasien Virus Corona di Indonesia: 16.798 Sembuh, 2.339 Meninggal

Pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Kamis (18/6/2020) telah mencapai 42.762 kasus. Terdapat penambahan kasus positif baru Corona sebanyak 1.331 yang merupakan rekor terbanyak sejauh ini.
Sebanyak 16.798 pasien dinyatakan sembuh sementara 2.339 pasien lainnya meninggal dunia.

"Untuk hari ini kasus positif sebanyak 1.331 orang, sehingga akumulasinya menjadi 42.762 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (18/6/2020).

Berikut sebaran pasien yang sembuh dan meninggal hingga saat ini.

SEMBUH
Aceh 20
Bali 553
Banten 535
Bangka Belitung 95
Bengkulu 65
DI Yogyakarta 219
DKI Jakarta 4.573
Jambi 45
Jawa Barat 1.231
Jawa Tengah 880
Jawa Timur 2.459
Kalimantan Barat 173
Kalimantan Timur 310
Kalimantan Tengah 282
Kalimantan Selatan 347
Kalimantan Utara 146
Kepulauan Riau 165
Nusa Tenggara Barat 674
Sumatera Selatan 708
Sumatera Barat 482
Sulawesi Utara 129
Sumatera Utara 234
Sulawesi Tenggara 203
Sulawesi Selatan 1.126
Sulawesi Tengah 130
Lampung 118
Riau 113
Maluku Utara 49
Maluku 113
Papua Barat 118
Papua 297
Sulawesi Barat 76
Nusa Tenggara Timur 40
Gorontalo 90

MENINGGAL
Aceh 2
Bali 6
Banten 79
Bangka Belitung 2
Bengkulu 6
DI Yogyakarta 8
DKI Jakarta 578
Jawa Barat 171
Jawa Tengah 130
Jawa Timur 664
Kalimantan Barat 4
Kalimantan Timur 4
Kalimantan Tengah 44
Kalimantan Selatan 150
Kalimantan Utara 2
Kepulauan Riau 16
Nusa Tenggara Barat 43
Sumatera Selatan 64
Sumatera Barat 30
Sulawesi Utara 61
Sumatera Utara 67
Sulawesi Tenggara 5
Sulawesi Selatan 123
Sulawesi Tengah 4
Lampung 12
Riau 8
Maluku Utara 22
Maluku 13
Papua Barat 3
Papua 7
Sulawesi Barat 2
Nusa Tenggara Timur 1
Gorontalo 8

Jadi Korban Cyberbullying, dr Tirta Curhat Sempat Alami Depresi

Beberapa waktu lalu foto dr Tirta Mandira Hudhi di salah satu restoran cepat saji di kawasan Jakarta Selatan viral di media sosial. Karena kejadian itu juga, dokter sekaligus influencer gaya hidup ini mengalami cyberbullying selama berhari-hari oleh para netizen.
Perasaan itu pun ia curhatkan melalui akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (17/6/2020).

"Habis ini saya akan angkat suara mengenai mental health akibat cyberbullying. Saya dihujat tiga hari ramai-ramai, untung saya nggak bunuh diri. Bukan berarti karena ini sosmed Anda bisa memaki sesuka hati dan berkata 'cie baperan'," tulis dr Tirta dalam tweetnya.

Namun, kini dr Tirta mengaku sudah merasa jauh lebih baik setelah mendapat dukungan dari teman-teman seprofesinya.

"Untung teman-teman dokter menguatkan, jadi saya nggak sampai depresi berat," kata dr Tirta melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

"Kalau ada manusia salah terus dibully habis-habisan dengan kata-kata kotor, itu bisa berdampak sangat buruk ke depannya. Antara dia ikut-ikutan atau malah jatuh ke fase depresi," lanjutnya.

Cuitannya tersebut pun menuai berbagai respons dari para netizen. Ada yang mendukung dan memberi semangat, tapi ada juga yang tetap menyindir dr Tirta.

"Sabar bang semua pasti ada hikmahnya. Kalau emang nggak ada hikmahnya, berarti emang lagi apes aja," tulis @ho**a*ge*e.

"Hmm waktu Anda maki-maki orang lain gara-gara nggak mematuhi anjuran social distancing, mereka juga dibully lho sama netizen," tulis @je**w*k.
https://nonton08.com/cast/karishma-sharma/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar