Senin, 15 Juni 2020

Cuma Punya 11 Ruang Isolasi, Ini 'Curhat' RSPI Sulianti Saroso

Rumah Sakit Penyakit Menular (RSPI) Sulianti Saroso hanya memiliki 11 ruangan isolasi. Sembilan di antaranya terisi dan 2 lainnya digunakan sebagai cadangan darurat.
Karena keterbatasan ini, Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, SpP, menghimbau rumah sakit lain untuk tidak asal kirim pasien yang akan diisolasi. Hal ini mengantisipasi adanya penyalahgunaan ruangan khusus seperti ini.

"Oh iya, mohon disampaikan ke RS lain, janganlah asal kirim pasien. Harus betul-betul memenuhi kriteria," kata dr Syahril pada wartawan di RSPI Sulianti Saroso, Jumat (6/3/2020).

"Karena waktu itu pernah kejadian kan. Kasian lho pasien jauh-jauh datang, akhirnya kita masukkan ke ruang biasa," lanjutnya.

Ini dilakukan untuk menghemat penggunaan ruangan isolasi yang memang diperuntukkan bagi pasien yang berstatus suspek atau memang positif. dr Syahril menganjurkan pasien yang memiliki gejala ringan dan tidak ada indikasi kontak atau bepergian ke negara terjangkit, untuk dirawat di rumah sakit sebelumnya.

"Itu kan pas awal, tapi kan bisa terjadi lagi nih terutama untuk rumah sakit yang belum paham informasi karena dia sekarang taunya begitu (rujuk ke RSPI), padahal cuma pneumonia biasa," tambahnya.

2 Pasien Positif Corona Terbaru Suhunya 37,6 Derajat C, Ada Batuk-Pilek

 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kondisi dua orang baru WNI positif virus Corona. Disebutkan suhu badan pasien positif virus corona itu 37,6 derajat celcius.
"Kondisi kasus nomor 3 dan nomor 4 sekarang, tadi saya dapat laporan suhu badannya masih 37,6 derajat celcius, satunya 37,7 derajat celcius, kurang lebih hampir sama," kata juru bicara pemerintah dalam penanganan kasus virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).

Dia juga menuturkan, dua pasien positif corona ini mengeluhkan batuk-batuk dan pilek, namun tidak sesak napas. Diharapkan bisa segera membaik.

"Kemudian ada keluhan batuk, pilek, tapi tak ada keluhan sesak napas, sehingga kita harap kondisi ini bisa kita intervensi dalam waktu dekat bisa menjadi baik," kata Yuri.

Sebelumnya, Yuri mengumumkan dua pasien positif corona yang baru. Sehingga total sejauh ini ada empat orang yang dinyatakan positif Corona.

"Dari 7 orang ini 2 orang confirm positif yang disebut kasus nomor 3 dan kasus nomor 4. Kita sebut kasus 3 dan nomor 4 sekarang tadi," kata Yuri.

RSPI Sulianti Saroso: 548 Orang dalam Pemantauan terkait Corona

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan ada 548 orang dalam pemantauan (ODP) terkait Corona. Dia mengatakan orang dalam pemantauan ini melakukan konsultasi mengenai COVID-19.
"548 orang. Jadi kalau ODP yang rawat jalan, semua pasien yang ODP maupun PDP (pasien dalam pengawasan) sudah diumumkan gratis, karena ini di-cover negara," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Jumat (6/3/2020).

Syahril menjelaskan pasien ODP yang berkonsultasi bisa dilakukan pemeriksaan apabila mengalami sakit. Dia menegaskan 548 ODP ini dalam kondisi baik.

"Kecuali dua (positif), dua yang masuk ini ODP, tapi dia ada kontak," papar Syahril.

Dia mengatakan orang dalam pemantauan ini harus mengingat memiliki riwayat perjalanan ke negara terdampak Corona atau tidak.

"Jangan batuk pilek periksa ke sana, kan biasa, biasa artinya, sembuh sendiri dengan daya tubuh yang baik," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar