Setelah Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, pejabat tinggi lain di negara tersebut kembali dikabarkan terinfeksi virus corona (COVID-19). Kali ini menimpa Wakil Presiden Iran untuk Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar.
Selain Masoumeh dan Iraj, beberapa petinggi lain juga dikabarkan positif terinfeksi COVID-19. Pejabat tersebut terdiri dari anggota parlemen Mojtaba Zolnour, Mahmoud Sadeghi, Walikota Morteza Rahmanzadeh, kepala tim penanganan virus corona Mohamad Reza Ghadir, dan mantan duta Iran untuk Vatikan Hadi Khosroshahi.
Dikutip dari Independent, media pemerintah Iran melaporkan Hadi Khosroshahi telah meninggal dunia di usia 81 tahun akibat virus.
Bahkan sampai Kamis (28/2), Iran melaporkan sudah ada 254 kasus virus corona yang terkonfirmasi dan 26 di antaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut juga termasuk dari peningkatan 106 baru dalam waktu 24 jam.
Hingga saat ini, COVID-19 telah menyebabkan 83 kasus di beberapa belahan dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menegaskan, jumlah kasus yang baru terjadi belakangan ini lebih banyak datang dari luar negara China.
Minder Gara-gara Ejakulasi Dini Saat Bercinta? Ini Tips dari Pakar Seks
Hampir setiap pria pasti pernah mengalami ejakulasi dini di dalam hidupnya. Namun tak perlu khawatir lantaran ejakulasi dini bisa dicegah dan diobati.
Pakar seks asal Australia, Nadia Bokody, mengatakan agar ejakulasi dini tak menimbulkan masalah lebih baik jujur kepada pasangan. Tujuannya untuk menghindari masalah terhadap hubungan akibat ketidakpuasan saat bercinta.
"Bicarakan mengenai ketidaknyamanan seksual sebagai prioritas kesehatanmu," kata Nadia, seperti dikutip dari Daily Star.
Menurutnya asupan nutrisi juga berperan penting untuk membuatmu bisa bertahan lama di atas ranjang.
"Makanan tinggi magnesium dan zinc dapat membuat penis tahan lebih lama. Beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi yaitu tiram, yogurt, bayam hingga almond," ucap Nadia.
Selain menjaga asupan nutrisi yang kaya akan magnesium dan zinc, Nadia juga menyarankan untuk berlatih dengan teknik "mulai dan berhenti" layaknya seperti saat masturbasi. Latihan ini bisa meningkatkan insting dan performa agar lebih kuat saat bercinta.
"Pada dasarnya seperti teknik masturbasi, di mana saat kamu merasa akan mulai ejakulasi kamu akan berhenti untuk sementara waktu lalu memulai lagi. Ini melatih penis dan otak untuk menahan waktu klimaks menjadi lebih lama," pungkasnya.
Alami Priapisme, Pria Ini Ereksi Sampai 18 Jam Diduga karena Ganja
Pria berusia 32 tahun yang tak diketahui namanya dibawa ke rumah sakit setelah mengalami ereksi tak berkesudahan selama 12 jam. Awalnya dia sudah mendapat perawatan dan berhasil ditangani, namun kemudian gejala muncul lagi.
Ia kembali mengeluh karena mengalami ereksi. Kali ini ereksinya terjadi selama enam jam. Totalnya, dia mengalami ereksi selama 18 jam.
"Dia mengaku menggunakan ganja pada usia enam belas dan tujuh belas tahun, selama itu dia mengalami priapisme berulang yang berlangsung kurang dari empat jam dan tidak pernah melakukan perawatan medis," kata dokter yang melaporkan kasus ini di Journal of Cannabis Research seperti dikutip dari The Sun Daily, Jumat (28/2/2020).
"Dia akhirnya berhenti menggunakan ganja di usia 20-an dan selama itu dia tidak mengalami priapisme kembali," lanjutnya.
Mengutip Medical News Today, priapisme adalah ereksi yang berkepanjangan dan seringkali menyakitkan pada penis. Kondisi ini menyebabkan darah di penis menjadi terperangkap dan tidak dapat mengalir melalui arteri penis.
Dokter mencatat pasien mengalami hipertensi ringan dengan penis ereksi yang bengkak.
https://indomovie28.net/fairy-tail-episode-323-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar