Senin, 13 Juli 2020

Vokal Isu Lingkungan, Meghan Markle dan Harry Ketahuan Naik SUV Boros BBM

 Pangeran Harry dan Meghan Markle dikenal sangat vokal soal isu kerusakan lingkungan. Namun, kendaraan pilihan Duke dan Duchess of Sussex itu ternyata bertolak belakang dari apa yang mereka perjuangkan selama ini.
Baru-baru ini, Pangeran Harry dan Meghan Markle yang belakangan menetap di Los Angeles, AS, terlihat sedang berada di kawasan elite Beverly Hills.

Foto-foto hasil jepretan paparazzi memperlihatkan Meghan Markle muncul dalam balutan dress putih A-line yang dipadu kacamata hitam dan topi anyaman, disertai sebuah masker senada.

Di belakangnya, ada Pangeran Harry yang tampil kasual dengan polo shirt abu-abu dan jeans, berikut topi baseball dan masker.

Mereka tampak sedang berjalan sebelum akhirnya menaiki sebuah SUV hitam keluaran Cadillac. Daily Mail mengabarkan, mobil berpintu lima itu sangat boros bensin dan ulasan di internet juga menyebutnya 'jauh dari konsep ramah-lingkungan'.

Tahun lalu, orangtua dari Archie Harrison ini sempat menuai kontroversi lantaran pergi berlibur dengan menggunakan jet pribadi.

Mereka terlihat turun dari jet kecil Cessna Citation Sovereign setiba di bandara Nice, Prancis. Perjalanan mereka dari Inggris ke Prancis itu diperkirakan meninggalkan jejak karbon tujuh kali lebih banyak dari pesawat komersial.

"Ini cukup mengejutkan karena tidak sesuai dengan pencitraan mereka ke publik dan bagaimana mereka mengkhawatirkan planet ini dan lingkungan," kritik Teresa Pearce, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh kala itu.

Mantan pengawal Putri Diana, Ken Wharfe, bahkan menyebut keduanya 'munafik'. "Sejujurnya, ini sangat hipokrit. Harry tak pantas berceramah tentang dampak buruk dari perubahan iklim sementara ia pergi keliling dunia dengan jet pribadi," katanya.

Dalam wawancaranya dengan pakar etiologi Dr. Jane Goodall untuk majalah British Vogue edisi September 2019 yang disunting secara khusus oleh Meghan Markle, Pangeran Harry menyatakan hanya ingin punya anak maksimal dua. Keputusan itu ia ambil sebagai salah satu langkah untuk membantu menyelamatkan Bumi.

"Saya selalu ingin mencoba dan memastikan itu (jumlah anak), bahkan sebelum punya anak dan berharap punya anak," kata adik Pangeran William itu.

Pernyataan Pangeran Harry mendapat dukungan dari Dr Goodall. Ahli perilaku satwa itu berharap para orangtua membatasi jumlah anak mereka. "Paling banyak dua (anak)," tegas cucu Ratu Elizabeth II itu.

Tak Percaya Virus Corona, Pria Ini Meninggal Usai Hadiri Pesta COVID-19

 Virus Corona adalah salah satu virus yang cukup mematikan dan tidak bisa dianggap sepele. Namun pada kenyataannya ternyata masih ada orang-orang yang menganggap virus tersebut hanyalah hoax dan tidak benar-benar ada. Seorang dokter di Texas menceritakan kisah tragis dari salah satu pasiennya yang tidak percaya pada virus Corona dan ingin mencoba membuktikannya sendiri hingga akhirnya terinfeksi dan meninggal.
Seperti dikutip dari Mirror, sebelum terinfeksi COVID-19, pasiennya itu sempat menghadiri pesta COVID-19. Pesta COVID-19 atau yang juga disebut pesta virus Corona adalah pesta yang dibuat oleh seseorang yang telah terinfeksi COVID-19. Orang tersebut mengundang orang-orang lainnya untuk membuktikan apakah para tamu-tamunya itu akan ikut tertular atau tidak.

Dokter Jane Appleby, kepala petugas medis untuk Methodist Hospital dan Methodist Children's Hospital di San Antonio, Texas, mengatakan bahwa pasiennya tersebut tidak percaya bahya virus Corona benar-benar nyata, sehingga dia mendatangi pesta tersebut untuk membuktikan anggapannya itu. Namun setelah menghadiri pesta tersebut, sang pasien mulai merasa sakit dan setelah pergi ke rumah sakit dirinya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

"Saya pikir saya membuat kesalahan. Saya pikir itu hanyalah hoax, tapi ternyata tidak," kata Dr Jane menirukan perkataan terakhir dari pasien malangnya itu.

Pada akhirnya, pasien pria berusia 30 tahun itu meninggal akibat infeksi COVID-19 yang dideritanya. Dengan kejadian ini Dr Jane ingin membuat orang lain tahu dan menyadari bahwa virus Corona bisa menginfeksi siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia. Di rumah sakit tempatnya bekerja, Dr Jane banyak menemukan orang-orang berusia 20 hingga 30 tahunan yang terinfeksi virus mematikan tersebut.
https://indomovie28.net/star/emilia-clarke/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar