Perangkat sterilizer kini bisa dibilang punya peran penting saat masyarakat sudah mulai kembali beraktivitas saat pandemi Corona belum berakhir.
Sterilizer dibutuhkan untuk membersihkan barang dari bermacam bakteri, kuman, dan terutama virus. Salah satu produsen yang membuat sterilizer ini adalah Tissor Indonesia, yang merilis Leka UVC Portable Sterilizer yang diklaim bisa membunuh 99,9% bakteri, kuman, dan virus tanpa bahan kimia serta bau apapun.
"Untuk membantu masyarakat menghadapi new normal kali ini agar nyaman beraktifitas kembali, kami dari TISSOR mengeluarkan UVC Portable Sterilizer. Dengan LEKA UVC ini dapat membunuh 99,9% bakteri, kuman dan virus tanpa kimia dan bau apapun. Jadi dapat menjaga kebersihan barang-barang anda setiap saat," ujar Septianus, Direktur Tissor Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET.
Perangkat ini panjangnya hanya 10 cm saat ditutup sehingga mudah untuk dibawa-bawa dan bisa dipakai kapanpun. Baterainya pun bisa diisi ulang menggunakan kabel USB dan bisa bertahan selama 90 menit pemakaian.
"Dengan desain seperti lipstick dan ukuran hanya 10cm membuat alat sterilisasi portable ini sangat mudah digunakan dan gampang dibawa kemana-mana yang siap membantu kamu menjaga kesehatan selama beraktivitas di era new normal ini," ujarnya.
Tak cuma sterilizer portabel, mereka juga punya produk sterilizer ruangan yang menggunakan sinar UV-C dan ozon. Ozon dipakai di sini sebagai pelengkap dari sinar UV-C, yang bertujuan untuk menjangkau celah sempit dan kecil yang tak terjangkau sinar UV-C.
Selain itu ozon juga disebut bisa menghilangkan bau tak enak pada barang, permukaan, atau ruangan. Penggunaan ozon ini juga sejalan dengan pernyataan WHO terbaru yang menyebut COVID-19 bisa menyebar lewat udara.
"Dengan sterilisasi menggunakan Room Sterilizer dari LEKA dapat menjadi solusi alternatif dari semprotan disinfektan rutin untuk menjaga kebersihan di rumah. Kami juga memiliki produk air purifier dengan UV-C, hal ini dapat membuat udara di ruangan Anda aman dari penyebaran virus covid 19," tutup Septianus.
Komparasi Paket Internet Tiap Operator untuk Belajar Online
Paket internet dari operator seluler jadi pilihan banyak orang yang tak memasang sambungan internet kabel di rumah. Terutama karena minggu ini anak sekolah di Indonesia sudah memulai tahun ajaran baru, yang kegiatan belajar mengajarnya mayoritas dilakukan secara jarak jauh alias online.
Kali ini kami akan membandingkan paket data internet dari setiap operator seluler di Indonesia, dari segi harga dan kuota yang diberikan. Kualitas kecepatan internetnya tentu tak bisa dibahas di sini karena tergantung dari kondisi jaringan di daerah pengguna.
Kami juga hanya membandingkan kuota data untuk paket bulanan yang paling umum dan sebisa mungkin tak mempunyai kuota-kuota khusus untuk aplikasi dan layanan tertentu. Tarifnya pun dibatasi di angka Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu atau yang paling mendekati. Pasalnya setiap operator mempunyai tarif yang bermacam dan terbilang rumit untuk diperbandingkan.
Oh ya, tarif ini didapat dari situs resmi tiap operator dan lokasi diatur di Jakarta Selatan, karena operator biasanya menerapkan tarif yang berbeda untuk setiap daerah. Berikut komparasinya.
Indosat
Indosat punya paket internet bernama Freedom Internet yang tarifnya adalah Rp 100 ribu. Masa berlakunya 30 hari dan kuota yang diberikan adalah 25GB. Sementara untuk paket Rp 50 ribu, kuota yang didapat adalah 10GB dengan masa berlaku 30 hari.
Dalam deskripsi di situsnya, Freedom Internet adalah paket internet baru yang diklaim transparan karena kuota yang diberikan 100% bisa dipakai untuk semua hal yang ada di internet.
Smartfren
Untuk layanan prabayar, Smartfren menawarkan kuota sebesar 60GB untuk paket seharga Rp 100 ribu. Hanya saja kuota 60GB ini terbagi menjadi dua, yaitu 20GB berlaku untuk 24 jam dan 40GB yang berlaku untuk malam hari.
Untuk paket seharga Rp 60 ribu, kuota yang didapat adalah 10GB untuk kuota 24 jam dan 20GB untuk kuota malam. Smartfren juga mempunyai paket unlimited seharga Rp 100 ribu yang berlaku selama 28 hari dengan batas pemakaian wajar 1,5GB per hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar