Kamis, 09 Juli 2020

Jabar Terbanyak Sumbang Rekor Corona 9 Juli, Didominasi dari Cluster Secapa

 Pertama kalinya Indonesia mencatatkan rekor kasus baru virus Corona COVID-19 sebanyak lebih dari 2 ribu orang. Per 9 Juli, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 2.657 sehingga total menjadi 70.736.
Juru bicara pemerintah dalam penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto mengatakan kasus penambahan Corona yang cukup banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat dengan 962 kasus.

"Penambahan yang cukup banyak di Provinsi didapatkan dari cluster yang sudah selesai dilakukan penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 Juni yaitu cluster di Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI-AD," sebut dr Yuri dalam konferensi pers di BNPB pada Kamis (9/7/2020).

Adapun total kasus positif yang didapatkan dari cluster tersebut sebanyak 1.262 orang yang terdiri dari peserta didik dan tenaga pelatih di sana.

Dari jumlah yang diidentifikasi, hanya ada 17 orang yang saat ini dirawat dan diisolasi di RS Gustira Cimahi karena merasakan keluhan meski derajat keluhannya ringan.

"Di antaranya keluhan demam dan beberapa mengeluh di pernapasannya baik batuk maupun agak sesak," tuturnya.

Sementara sisa lainnya sebanyak 1.245 disebutkan tidak mengalami keluhan apapun dan saat ini semuanya dikarantina di wilayah Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI-AD di Bandung.

Seluruh kompleks pendidikan calon perwira Angkatan Darat di Bandung digunakan untuk isolasi dan karantia serta dilarang pergerakan orang masuk maupun keluar wilayah tersebut. Pengawasan ini dilakuan secara ketat oleh KODAM 3 Siliwangi yang memantau terus menerus sepanjang hari.

"Sampai hari ini kami mendapat laporan seluruh peserta yang dipantau dan melaksanakan isolasi dalam keadaan baik," pungkas Yuri.

Bisa Tularkan Corona, Pemerintah Ingatkan Ancaman Mikrodroplet

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19 Achmad Yurianto mengingatkan bahwa virus Corona menular melalui droplet. Diingatkan juga bahwa droplet ada yang berukuran sangat kecil.
"Droplet ini ada yang ukurannya sangat kecil yang kita sebut mikrodroplet yang memiliki waktu cukup lama untuk bisa hilang dari lingkungan terutama pada wilayah yang tertutup dengan ventilasi yang tidak terlalu baik," jelas Yuri.

"Mikrodroplet ini akan melayang-layang dalam waktu yang lama," lanjutnya.

Karena itu, Yuri mengingatkan bagi yang bekerja di dalam ruangan untuk memastikan sirkulasi udara selalu berganti setiap hari. Sebisa mungkin, temukan akses untuk mendapatkan udara segar dari luar.

Tak lupa, diingatkan untuk selalu pakai masker dan saling jaga jarak. Cuci tangan pakai sabun juga harus dilakukan sesering mungkin.

Pecah Rekor Lagi! Ini Sebaran 2.567 Kasus Baru Corona di Indonesia Per 9 Juli

- Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Hari ini ada 2.567 kasus baru positif sehingga total sudah 70.736 kasus. Hingga Kamis (9/7/2020), ada sebanyak 32.651 pasien sembuh dan 3.417 meninggal dunia.
"Pada pemeriksaan hari ini kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.657 orang, sehingga kasus ini akumulasinya sekarang menjadi 70.736 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (9/7/2020).

Berikut detail sebaran Corona di Indonesia per 9 Juli:

Aceh: 1 kasus

Bali: 53 kasus

Banten: 11 kasus

Bengkulu: 4 kasus

DI Yogyakarta: 8 kasus

DKI Jakarta: 284 kasus

Jambi: 1 kasus

Jawa Barat: 962 kasus

Jawa Tengah: 120 kasus

Jawa Timur: 517 kasus

Kalimantan Barat: 3 kasus

Kalimantan Timur: 6 kasus

Kalimantan Tengah: 23 kasus

Kalimantan Selatan: 108 kasus

Kalimantan Utara: 8 kasus

Kepulauan Riau: 3 kasus

Nusa Tenggara Barat: 29 kasus

Sumatera Selatan: 56 kasus

Sumatera Barat: 5 kasus

Sulawesi Utara: 126 kasus

Sumatera Utara: 108 kasus

Sulawesi Tenggara: 6 kasus

Sulawesi Selatan: 130 kasus

Lampung: 1 kasus

Riau: 2 kasus

Maluku Utara: 40 kasus

Maluku: 8 kasus

Papua Barat: 6 kasus

Papua: 27 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus
https://nonton08.com/detective-conan-zero-the-enforcer-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar