Bocoran iOS 14 yang dijadwalkan meluncur September 2020 ramai dibicarakan. Paling terbaru adalah kemungkinan adanya pemindai QR Code yang memakai Apple Pay. 9to5Mac adalah yang menemukan referensi fitur ini.
9to5Mac mengatakan menemukan kode untuk fitur dalam public system API, yang dapat mengindikasikan aplikasi pihak ketiga juga dapat memungkinkan kamu memindai kode QR untuk melakukan pembelian menggunakan platform pembayaran digital Apple.
Dieter Bohn Executive Editor of The Verge juga pernah membagikan beberapa hal yang akan ada pada iOS 14. Salah satunya, sudah pasti, widget yang terbagi dalam tiga ukuran (mirip ponsel Windows) dan didesain dengan sangat elegan.
Hal lainnya adalah App Library yang merupakan perubahan fundamental bagi Apple. Ini merupakan tempat aplikasi dikategorisasikan. Ini berarti, homescreen dibagi menjadi dua. Pertama adalah yang bisa kamu customize sendiri dan satu lagi adalah single page berisi daftar aplikasi.
49 Juta Video TikTok Dihapus, Kenapa?
TikTok baru saja mengungkap laporan transparansi untuk paruh kedua tahun 2019. Rupanya aplikasi buatan ByteDance ini menghapus lebih dari 49 juta video dari seluruh dunia di paruh kedua tahun 2019.
Dikutip detikINET dari CNBC, Jumat (10/7/2020) puluhan juta video tersebut dihapus karena melanggar aturan. Jumlah tersebut hanya mewakili kurang dari 1% dari semua video yang diunggah ke TikTok dalam periode waktu yang sama.
Video yang dihapus paling banyak berasal dari India di mana 16,5 juta video telah dihapus. India sendiri pada minggu lalu telah melarang TikTok beroperasi di negaranya karena masalah keamanan.
Amerika Serikat yang sedang mencari cara untuk memblokir TikTok berada di posisi kedua dengan 4,6 juta video yang dihapus. Pakistan ada di posisi ketiga dengan 3,7 juta video, Inggris di posisi keempat dengan 2 juta dan Rusia di posisi kelima dengan 1,3 juta video.
Secara global, alasan utama adalah konten dewasa dan seksual, yang menjadi alasan dihapusnya satu dari empat video pada Desember tahun lalu. Alasan lain mencakup konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, kekerasan, melukai diri sendiri dan bunuh diri.
Kurang dari 1% dari video yang dihapus melanggar kebijakan TikTok tentang ujaran kebencian, integritas dan keaslian, serta individu dan organisasi yang berbahaya.
Dari 49 juta video yang dihapus, TikTok mengatakan 89,4% di antaranya langsung ditarik sebelum ditonton siapapun. Tapi TikTok tidak menjabarkan berapa banyak video yang dihapus oleh moderator manusia dan berapa yang dihapus oleh software deteksi.
TikTok juga mengungkap mereka mendapatkan 500 permintaan untuk mengakses informasi dari pemerintah dan badan penegak hukum di 26 negara pada paruh kedua 2019. Angka ini naik 67% dari jumlah yang diterima pada paruh pertama tahun 2019 yaitu 298.
India sebagai pasar terbesar TikTok melayangkan 302 permintaan, yang 90% dikabulkan oleh TikTok. AS membuat 100 permintaan, dan TikTok membagikan datanya di 82% dari permintaan tersebut.
TikTok mengatakan mereka menerima 1.300 permintaan penghapusan karena hak cipta dan 45 permintaan penghapusan dari pemerintah, tapi TikTok tidak menuruti semua permintaan tersebut. Sebagian besar dari permintaan tersebut (30) datang dari India.
"Jika kami percaya bahwa laporan tidak sah secara legal atau tidak melanggar standar kami, kami mungkin tidak akan menindak konten," kata TikTok dalam laporannya.
https://indomovie28.net/star/tae-back-chae/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar