Rabu, 12 Mei 2021

Alert! 3 dari 4 Varian Corona 'Ganas' Sudah Ada di Indonesia

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Senin mengumumkan bahwa varian virus Corona B1617 yang pertama kali ditemukan di India Oktober lalu 'naik kelas' menjadi variant of Concern atau varian yang diwaspadai.

"Ada beberapa informasi yang tersedia untuk menunjukkan peningkatan penularan B.1.617," kata ilmuwan WHO, Maria Van Kerkhove.


Varian B1617 juga telah ditemukan di banyak negara dan penyebarannya diduga meluas.


Variant of concern dianggap lebih berbahaya daripada bentuk asli virus yang pertama kali terlihat di China pada akhir 2019. Bahaya itu berasal dari penularan, kematian, dan resistensi varian yang lebih tinggi terhadap vaksin.


Selain B1617, varian Corona 'ganas' lainnya adalah B117 dari Inggris, B1351 dari Afsel, dan P1 dari Brazil. Tiga varian tersebut sudah bersirkulasi di Indonesia.


Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan penyebaran kasus untuk varian tersebut relatif cukup banyak di Sumatera dan Kalimantan. Masuknya virus baru ini banyak berasal dari Saudi Arabia, India, dan Malaysia.


Untuk varian Inggris B117, munculnya kasus pertama diawali sejak Januari dan beredar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Bali. Mutasi dari Afsel B1351 hanya ditemukan ada satu di Bali.


Baru-baru ini Satgas COVID-19 mengatakan varian India sudah ada 10 di Indonesia. Namun tidak disebutkan sebaran kasus-kasusnya.


"Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing tanggal 9 Mei 2021, terdapat 1 kasus varian B117, 10 kasus B1617, dan 1 kasus varian B1351," kata juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, Selasa (11/5/2021).

https://trimay98.com/movies/it-chapter-two/


Heboh Terapi Kotoran Sapi untuk COVID-19, Dokter Ingatkan Bahayanya


Dokter ternama di India memperingatkan bahaya terapi kotoran sapi yang tengah heboh di India. Dipercaya bisa menangkal COVID-19, tapi berisiko menyebarkan penyakit lain.

"Tidak ada bukti saintifik konkret bahwa kotoran sapi dan urine sapi bisa meningkatkan imunitas terhadap COVID-19, ini semata berdasarkan kepercayaan," tegas Dr JA Jayalal dari Indian Medical Association, dikutip dari Khaleejtimes, Rabu (12/5/2021).


"Ada juga risiko kesehatan saat melumurkan dan mengonsumsi benda tersebut, penyakit lain bisa menyebar dari hewan ke manusia," lanjutnya.


Di negara bagian Gujarat, bagian barat India, beberapa prang meyakini dengan datang ke kandang sapi sekali sepekan dan melumuri tubuhnya dengan kotoran sapi dan urine sapi, imunitas akan meningkat. Jika sudah terinfeksi, dipercaya bakal cepat sembuh.


Sembari menunggu giliran dilumuri kotoran sapi, warga melakukan ritual tertentu seperti memeluk dan menghormati sapi, atau melakukan yoga untuk semakin meningkatkan sistem imun.


Risiko lain yang muncul dari praktik terapi kotoran sapi adalah kerumunan yang terjadi.


Varian Baru Corona Bermunculan, Kenali Ragam Gejalanya


Pandemi COVID-19 telah ada selama lebih dari setahun. Mereka yang terinfeksi penyakit tersebut telah menunjukkan berbagai gejala Corona, dari ringan dan sedang, hingga parah atau kritis.

Dengan virus yang berubah bentuk dengan cepat dan dengan varian baru yang ditemukan, gejala yang lebih baru dan tidak biasa terlihat pada pasien yang terinfeksi. Namun, tanda dan gejala klasik COVID-19 termasuk demam, sesak napas, batuk, sakit kepala, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, anosmia, masih sering dijumpai.


Gejala varian baru

Sesak napas atau sesak napas (dispnea), merupakan salah satu gejala awal virus corona, terutama terlihat pada pasien yang terinfeksi pada gelombang kedua COVID-19 di India, yang diduga disebabkan oleh varian B1617.


Meskipun intensitas sesak napas dapat bervariasi di antara individu, gejala ini membuat sebagian besar pasien merasa sakit di dada, yang mengakibatkan napas terengah-engah, setiap beberapa detik.


Studi menunjukkan bahwa kesulitan bernapas biasanya terlihat pada gelombang kedua COVID-19, tepat pada permulaan infeksi. Infeksi ini menyebabkan penurunan saturasi oksigen (kadar SpO2) yang dapat mengakibatkan kerusakan paru-paru dan dalam beberapa kasus, bahkan kegagalan organ.

https://trimay98.com/movies/hail-the-judge/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar