Rabu, 07 April 2021

Mengenal PCOS, Viral Dialami Wanita yang Cuma Menstruasi 2 Kali Setahun

 Di media sosial TikTok, viral cerita seorang wanita yang mengalami gangguan menstruasi selama bertahun-tahun. Wanita yang diketahui bernama Sastia Roria ini terkadang mengalami haid sebanyak dua kali setahun.

Setelah dicek ke dokter kandungan, dirinya didiagnosis mengidap polycystic ovary syndrome (PCOS). Hasil ini didapatkannya saat melakukan pemeriksaan di Singapura.


"Obgyn di Indonesia, padahal ini sudah USG dan tes darah juga. Baru pas aku ke Singapura didiagnosis PCOS, karena dari hasil USG sana ada kista kecil-kecil gitu," jelasnya pada detikcom, Senin (5/4/2021).


Apa itu PCOS?

Dikutip dari Mayo Clinic, PCOS adalah gangguan keseimbangan hormon yang kerap terjadi pada wanita, terutama dalam usia reproduksi aktif. Akibatnya, penderita PCOS ini bisa sulit hamil atau mengalami kondisi tidak subur (infertill).


Apa penyebabnya?

Sampai saat ini, penyebab dari PCOS ini belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang bisa berperan yaitu:


- Hormon insulin berlebih


Insulin adalah hormon yang diproduksi pankreas yang memungkinkan sel tubuh menggunakan gula sebagai suplai energi utama untuk tubuh. Jika sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin, kadar gula akan naik dan tubuh bisa memproduksi lebih banyak insulin.


Hormon insulin yang berlebih inilah yang bisa menyebabkan produksi androgen, sehingga mengalami kesulitan dengan ovulasi.


 Peradangan tingkat rendah


Penelitian menunjukkan wanita dengan PCOS memiliki jenis peradangan tingkat rendah. Hal ini yang akan merangsang ovarium polikistik untuk memproduksi endrogen, yang bisa menyebabkan masalah pada jantung dan pembuluh darah.


- Keturunan


Penelitian juga menunjukkan PCOS ini bisa disebabkan karena faktor keturunan.


- Androgen berlebih


Ovarium menghasilkan kadar androgen yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan hirsutisme dan jerawat.


Apa saja gejala PCOS? Simak halaman berikut.


Apa saja gejalanya?

Salah satu gejala PCOS yang paling umum adalah mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Ini bisa disebabkan karena kadar hormon testosteron yang berlebihan di dalam tubuh.

Dikutip dari Women's Health, ada beberapa gejala yang bisa terjadi saat seseorang mengalami PCOS yaitu:


- Hirsutisme


Salah satu tanda seseorang mengalami PCOS adalah hirsutisme, yaitu terlalu banyak rambut yang tumbuh di bagian wajah, dagu, atau bagian tubuh lainnya. Biasanya kondisi ini hanya dimiliki pria.


- Tumbuh jerawat di wajah, dada, dan punggung atas.


- Rambut menipis atau rontok


- Mengalami kenaikan berat badan


Wanita yang mengidap PCOS bisa mengalami kenaikan berat badan atau sulit menurunkan berat badan.


- Kulit yang menggelap


Kulit yang menggelap ini bisa terjadi di sepanjang lipatan leher, di area selangkangan, dan di bawah payudara.

https://trimay98.com/movies/the-lady/


Badan Obat Eropa: Ada Kaitan Vaksin AstraZeneca dengan Pembekuan Darah Langka


Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) berencana merevisi tinjauan keamanan vaksin COVID-19 AstraZeneca. Hal ini diduga terkait kejadian langka kasus pembekuan darah yang sempat dilaporkan terjadi pada beberapa orang yang menerima vaksin.

Dikutip dari Reuters, juru bicara EMA menjelaskan revisi masih dalam tahap pematangan dan akan diumumkan pekan ini. Rencananya akan dilakukan konferensi pers pada tanggal 7 atau 8 April.


Ketua tim evaluasi keamanan vaksin di EMA, Marco Cavaleri, mengatakan dalam wawancara terpisah ada hubungan jelas antara vaksin dengan kejadian langka pembekuan darah. Hanya saja sampai saat ini penyebab pastinya masih belum diketahui.


"Menurut saya, sekarang kami bisa dengan yakin mengatakan ada kaitan yang jelas dengan vaksin. Namun, kami masih belum tahu apa yang menyebabkan reaksi ini," kata Marco pada media Italia Il Messaggero dan dikutip Selasa (6/4/2021).

https://trimay98.com/movies/final-recipe/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar