Samsung Display baru saja mengunggah teaser untuk teknologi kamera bawah layar yang mereka kembangkan. Tapi desain yang diberi nama Samsung Blade Bezel ini tidak diuji coba untuk ponsel buatan Samsung, melainkan untuk laptop.
Dalam video yang diunggah di Weibo, Samsung menggunakan teknologi Under Panel Camera (UPC) di panel OLED untuk laptop. Teknologi ini menjanjikan bezel laptop yang jauh lebih kecil tanpa memindahkan posisi webcam.Tidak hanya itu, teknologi ini juga bisa membuat panel OLED yang digunakan menjadi lebih tipis dan ringan, dengan ketebalan hanya 1mm dan berat 130 gram, seperti dikutip dari Gizmochina, Sabtu (16/1/2021).Dalam video tersebut, Samsung tidak menyebutkan bagaimana kualitas gambar yang diambil menggunakan webcam ini. Saat ini baru ada satu ponsel yang menggunakan teknologi kamera selfie bawah layar yaitu ZTE Axon 20 5G, tapi kualitas foto yang diambil tidak memuaskan.
Sama seperti teknologi kamera selfie di ponsel, vendor laptop memang terus berinovasi dengan penempatan posisi webcam agar bisa menyajikan layar yang lebih lapang dan bezel yang lebih tipis.
Seperti Huawei MateBook X Pro yang memiliki bezel tipis berkat webcam yang ditanam di keyboard. Tapi posisi ini membuat webcam mengarah ke wajah dari sudut yang sangat rendah, padahal idealnya webcam ditempatkan sejajar dengan mata.
Dell XPS 13 juga memiliki bezel yang sangat kecil tapi masih muat untuk ditempati webcam. Tapi kualitas gambarnya tidak begitu bagus
Samsung belum mengungkap detail lebih lanjut tentang teknologi baru ini. Jadi belum diketahui laptop apa yang akan menggunakan laptop dengan desain Blade Bezel dan kapan akan diluncurkan.
Tapi kemungkinan Samsung akan mengenalkan teknologi baru ini di ponsel dalam waktu dekat. Rumor yang beredar menyebutkan ponsel layar lipat Galaxy Z Fold 3 akan menjadi ponsel pertama dari Samsung yang mengusung kamera bawah layar.
https://nonton08.com/movies/the-abcs-of-death/
Telkomsel dan Indosat Kasih Layanan Gratis untuk Korban Gempa Majene
Tidak hanya berupaya memulihkan kondisi jaringan telekomunikasi, Telkomsel dan Indosat Ooredoo memberikan layanan gratis pada korban bencana gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju.
Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan pihaknya berupaya maksimal untuk dapat memulihkan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo di dua daerah yang berada di provinsi Sulawesi Barat itu. Seiring dengan pemulihan jaringan di wilayah tersebut, guna memberikan kenyamanan komunikasi para pelanggan yang terdampak bencana.
Telkomsel menghadirkan paket khusus yang dapat digunakan untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator selama 50 menit dan 250 SMS untuk pengguna prabayar, dan bebas telepon 100 menit ke sesama Telkomsel bagi pengguna pascabayar dengan masa aktif selama 7 hari sejak aktivasi.
Paket tersebut dapat diaktifkan melalui akses UMB *888*20# atau mengirimkan SMS dengan ketik SULBAR (untuk pengguna prabayar) atau SULBARKH (untuk pengguna pascabayar), lalu kirim ke 8999, dengan periode aktivasi paket mulai 16 - 31 Januari 2021.
Untuk paket bebas telepon dan SMS ini, aktivasi dapat dilakukan satu kali selama masa aktif paket masih berlaku. Jika masa aktif paket sudah habis, pelanggan tetap dapat mengaktifkan kembali paket tersebut selama masa aktivasi program masih berlaku, yakni hingga 31 Januari 2021.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar