Salah satu masalah yang kerap dirasakan pengguna kala menggunakan headphone adalah suaranya yang terkadang terdengar seperti satu dimensi.
Hal ini biasanya terjadi karena ukuran headphonenya yang berukuran lebih kecil dibandingkan dengan sepasang speaker tradisional. Di mana dengan banyak driver yang dapat dimasukkan ke dalam ruang sekecil itu sehingga mengurangi kemampuannya suara yang dikeluarkan.
Mengatasi hal tersebut beberapa pembuat headphone pun beralih ke penggunaan perangkat lunak dan meniru efeknya. Salah satunya seperti AirPods Pro dan AirPods Max yang hadir dalam bentuk audio spasial (spatial audio).
Dilansir detikINET dari Ubergizmo, kabar baiknya bagi pengguna Airpods menurut laporan dari situs Prancis iPhoneSoft yang mengklaim bahwa Netflix tengah menguji dukungan untuk fitur tersebut.
Meski Netflix belum mengonfirmasi apapun, namun publikasi mengklaim bahwa mereka telah berbicara dengan karyawan Netflix yang tidak disebutkan namanya di AS. Di mana karyawan ini memberitahu bahwa fitur tersebut dalam proses pengerjaan.
Laporan tersebut selanjutnya menambahkan bahwa dukungan dapat diluncurkan pada musim semi dengan katalog kecil judul yang akan menawarkan dukungan untuk audio spasial.
Fitur ini tentu akan sangat berguna, mengingat semakin banyaknya orang yang melakukan streaming di ponsel mereka akhir-akhir ini, akan bermanfaat bagi Netflix untuk menawarkan pengalaman yang lebih baik dengan aplikasi seluler mereka.
Mengutip dari situs Apple, dengan fitur audio spasial yang menghadirkan suara seperti di bioskop yang mengitari pengguna saat menonton film atau video, sehingga seolah-olah suara tersebut berasal dari sekeliling pengguna. Bidang suara tetap dipetakan ke perangkat dan suaranya tetap berasal dari aktor atau tindakan di layar
https://nonton08.com/movies/risen/
Samsung Pamerkan Kamera Bawah Layar, tapi Bukan untuk Ponsel
Samsung Display baru saja mengunggah teaser untuk teknologi kamera bawah layar yang mereka kembangkan. Tapi desain yang diberi nama Samsung Blade Bezel ini tidak diuji coba untuk ponsel buatan Samsung, melainkan untuk laptop.
Dalam video yang diunggah di Weibo, Samsung menggunakan teknologi Under Panel Camera (UPC) di panel OLED untuk laptop. Teknologi ini menjanjikan bezel laptop yang jauh lebih kecil tanpa memindahkan posisi webcam.Tidak hanya itu, teknologi ini juga bisa membuat panel OLED yang digunakan menjadi lebih tipis dan ringan, dengan ketebalan hanya 1mm dan berat 130 gram, seperti dikutip dari Gizmochina, Sabtu (16/1/2021).Dalam video tersebut, Samsung tidak menyebutkan bagaimana kualitas gambar yang diambil menggunakan webcam ini. Saat ini baru ada satu ponsel yang menggunakan teknologi kamera selfie bawah layar yaitu ZTE Axon 20 5G, tapi kualitas foto yang diambil tidak memuaskan.
Sama seperti teknologi kamera selfie di ponsel, vendor laptop memang terus berinovasi dengan penempatan posisi webcam agar bisa menyajikan layar yang lebih lapang dan bezel yang lebih tipis.
Seperti Huawei MateBook X Pro yang memiliki bezel tipis berkat webcam yang ditanam di keyboard. Tapi posisi ini membuat webcam mengarah ke wajah dari sudut yang sangat rendah, padahal idealnya webcam ditempatkan sejajar dengan mata.
Dell XPS 13 juga memiliki bezel yang sangat kecil tapi masih muat untuk ditempati webcam. Tapi kualitas gambarnya tidak begitu bagus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar