Qualcomm baru saja mengakuisisi sebuah startup bernama Nuvia senilai USD 1,4 miliar. Apa menariknya?
Pertama, Nuvia adalah startup yang didirikan pada 2019, dan pendirinya adalah tiga orang engineer dan spesialis chip yang sebelumnya bekerja di Apple. Mereka adalah orang yang mengerjakan lini chip seri A yang dipakai iPhone dan iPad.
Lalu kedua, nilai akuisisinya pun tak main-main, mencapai USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 19,6 triliun. Sangat besar untuk startup yang umurnya baru dua tahun dengan pegawai sekitar 200 orang, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (15/1/2021).
Tampaknya Qualcomm bertaruh untuk mengambil sumber daya manusia yang ada di Nuvia untuk membangun chip mereka yang akan datang, baik itu untuk ponsel, bermacam perangkat mobile lain, bahkan data center.
"(Pertumbuhan) 5G terus berakselerasi dan berkonvergensi dengan mobilitas dan komputasi. Akuisisi Nuvia akan meningkatkan kepemimpinan teknologi Snapdragon milik Qualcomm Technologies, menghadirkan peningkatan performa CPU dan efisiensi daya untuk memenuhi kebutuhan komputasi 5G generasi selanjutnya," tulis Qualcomm dalam pernyataannya.
Menurut Qualcomm, pertumbuhan 5G adalah salah satu alasan mereka mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mengakuisisi Nuvia. Semua founder Nuvia, Gerard Williams, Manu Gulati, dan John Bruno, bakal bergabung ke Qualcomm.
"Kepemimpinan performa CPU akan menjadi sangat penting dalam mendefinisikan dan mengantarkan inovasi dari generasi baru komputasi," ujar CEO Nuvia Gerard Williams, yang merupakan mantan bos arsitek CPU Apple.
"Kombinasi Nuvia dan Qualcomm akan menghadirkan talenta engineer terbaik, teknologi, dan sumber daya bersama untuk menciptakan kelas baru dari platform komputasi dengan performa tinggi untuk menciptakan standar baru di industri," tambahnya.
Nuvia sendiri, saat awal didirikan sempat digugat oleh Apple. Gugatan tersebut ditujukan ke Williams, yang dianggap merencanakan ataupun memulai aktivitas bisnis yang dianggap sebagai kompetitor atau secara langsung terkait dengan bisnis ataupun produk Apple.
Hal ini, menurut Apple, adalah pelanggaran terhadap perjanjian kerja antara mereka dengan Williams.
Pertumbuhan Nuvia sendiri terbilang menarik, karena meski hampir tak terdengar namanya, Nuvia sukses mendapatkan pendanaan seri A senilai USD 53 juta. Salah satu investor Nuvia adalah Dell.
Williams tak sendiri dalam mendirikan Nuvia, karena pendirinya yang lain pun mantan eksekutif Apple, yaitu John Bruno dan Manu Gulati. Bruno sebelumnya bekerja di divisi arsitektur platform Apple, sementara Gulati bekerja di divisi system on a chip (SoC) Apple.
Ketiga orang itu kabarnya memegang lebih dari 100 hak paten terkait desain chip serta system engineering.
https://nonton08.com/movies/rurouni-kenshin-part-ii-kyoto-inferno/
Cara Verifikasi Akun SNMPTN 2021 untuk Siswa dan Sekolah di Portal LTMPT
Persiapan SNMPTN 2021 terus dilaksanakan LTMPT diikuti siswa dan sekolah yang berminat. Saat ini siswa dan sekolah sedang melakukan registrasi dan verifikasi akun SNMPTN 2021.
Verifikasi akun SNMPTN 2021 dilakukan untuk memeriksa kembali informasi yang diberikan saat registrasi. Setelah semua dirasa benar, siswa dan sekolah bisa melakukan validasi dan simpan permanen.
"Siapa yang masih bingung dengan alur registrasi dan verifikasi SNMPTN 2021? Berikut kami berikan ringkasannya ya," tulis LTMPT di akun Instagramnya ltmptofficial dilihat detikcom pada Kamis (14/1/2021).
Cara verifikasi akun SNMPTN 2021
A. Cara verifikasi akun SNMPTN 2021 untuk siswa
1. Login https://portal.ltmpt.ac.id dengan email dan password yang digunakan saat registrasi
2. Pilih menu Verifikasi dan Validasi Data Sekolah atau Siswa (VERVAL) pada dashboard LTMPT
3. Periksa kembali (verifikasi) data yang digunakan saat registrasi
4. Siswa bisa mengisi data yang masih kosong atau melakukan update di tombol Perbarui Data
5. Klik tombol Selanjutnya untuk verifikasi riwayat sekolah, jika ada perbaikan bisa klik Perbarui Data
6. Klik tombol Selanjutnya untuk memeriksa halaman unggah pasfoto, pastikan foto yang diupload sesuai syarat LTMPT
7. Tekan tombol Selanjutnya untuk melakukan penyesuaian pasfoto
8. Jika sudah selesai dengan pasfoto, klik Selanjutnya untuk melakukan konfirmasi data
9. Siswa yang sudah selesai verifikasi bisa mencentang pernyataan dan klik tombil Simpan Permanen
10. Tahap selanjutnya adalah download bukti permanen yang tidak bisa lagi diubah dengan mengklik tombol merah
11. Bukti permanen SNMPTN 2021 yang sudah diunduh harus disimpan dengan baik dan jangan sampai hilang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar