Galaxy A32 resmi dirilis Samsung. Perangkat tersebut menjadi handphone 5G termurah mereka saat ini.
Mengusung bentangan layar 6,5 inch dengan panel TFT LCD dan resolusi HD+. Masih mengusung Infinity V yang menjadi rumah bagi kamera selfie 13 MP.
Pada bagian belakang terpasang empat kamera. Komposisinya terdiri dari kamera utama 48MP, lalu lensa ultrawide 8 MP, serta kamera makro dan depth sensor yang berukuran 5 MP.
Samsung tidak menyebutkan chipset apa yang mereka pakai untuk mentenagai Galaxy A32 ini. Tapi besar kemungkinan adalah Dimensity 720 besutan MediaTek.
Chipset tersebut bersanding dengan tiga pilihan RAM, yakni 4, 6 dan 8 GB. Samsung memberikan opsi memori internal 64 GB atau 128 GB, kalau kurang bisa ditambah microSD yang mendukung hingga 1 TB.
Baterai berkapasitas 5.000 mAh dibenamkan di dalamnya. Mendukung pengisian cepat 15W dan punya port USB Type C.
Agar mempercantik bagian belakangnya, Samsung memasang sensor fingerprint di samping body yang menyatu dengan tombol power. Ada empat pilihan warna yang diberikan yakni hitam, putih, biru dan violet.
Mulai dipasarkan Februari, pasar Eropa menjadi kawasan yang pertama disambangi Galaxy A32 ini. Di Benua Biru, Samsung melepasnya seharga mulai dari 280 euro atau kisaran Rp 4,8 juta.
Perlu diingat harga di Eropa memang dibanderol lebih tinggi lantaran pajak dan lainnya. Begitu masuk pasar Asia banderolnya bakal lebih murah.
https://maymovie98.com/movies/horror-house/
Bocor Dokumen Diklaim Rahasia CIA Soal UFO, Baca di Sini
Sebuah 'harta karun' berisi catatan rahasia yang disimpan oleh CIA sehubungan dengan aktivitas UFO yang telah dilaporkan akhirnya terungkap.
Rilis publik ini disebut cukup lengkap dan berisi hampir seluruh arsip dokumentasinya tentang UFO yang sekarang disebut 'Unidentified Aerial Phenomena' (UAP). Informasi ini terdiri dari ratusan catatan yang sebelumnya sangat rahasia dan berusia lebih dari setengah abad.
Data ini bisa sampai ke publik berkat upaya yang telah lama dilakukan oleh situs web intelijen The Black Vault, yang sudah mencari dan berbagi dokumentasi pemerintah yang tidak diklasifikasikan tentang UFO sejak pertengahan 1990-an. Menurut pendiri situs tersebut, John Greenewald Jr., The Black Vault telah berjuang sejak tahun 1996 untuk merilis rekaman UFO ini.
Namun, tidak ada cara mudah untuk memverifikasi secara faktual apakah ini adalah keseluruhan arsip CIA, seperti yang diklaim oleh badan tersebut. Bisa saja juga pemerintah AS masih memegang catatan rahasia tentang UFO atau UAP yang belum pernah diungkap. Bagaimanapun, koleksi sebanyak 2.780 halaman yang sekarang tersedia di situs web The Black Vault tersebut cukup menarik perhatian untuk didalami lebih lanjut.
Ratusan catatan yang berasal dari pertengahan abad ke-20 ini dapat dibaca, baik melalui PDF atau file ZIP. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa tidak semua informasi dapat dibaca dengan mudah. Banyak detail dalam dokumen yang disunting dan belum lagi masalah kualitas pemindaian yang kurang jelas.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa UFO berarti 'Benda Terbang Tak Teridentifikasi'. Tidak selalu UFO berkaitan dengan alien dan tak jarang fenomena UFO bisa dijelaskan secara ilmiah. Demikian dilansir Science Alert.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar