Lenovo memanfaatkan perhelatan CES 2021 dengan meluncurkan Yoga Slim 7i Pro. Laptop ini membawa fitur memanjakan mata.
Lenovo membekali Yoga Slim 7i Pro dengan layar OLED 14 inch beresolusi hingga 2.880 x 1.800 pixel dan aspek rasio 16:10. Ini adalah laptop pertama dari seri Yoga yang menawarkan layar OLED yang imersif yang membuatnya berbeda dari LCD.
Chrominance attributes (disebut chroma) diamplifikasi hingga 1,25 kali dari jumlah yang ada di LCD. Hal ini membuat frekuensi
warna dan saturasi warna hitam yang lebih tinggi serta rasio kontras yang lebih tinggi hingga 667 kali dari LCD.
Laptop punya color gamut 100% DCI-P3 dan 125 % sRGB yang luar biasa untuk warna yang hidup. Hal ini akan memberikan pengalaman HDR yang lebih nyata yang cocok untuk mengedit foto dan video beresolusi tinggi.
HDR juga meningkatkan kontras antara bagian paling terang dan paling gelap di dalam sebuah gambar. Sebagai tambahan guna mendorong batas kualitas gambar lebih lagi diberikan dukungan Dolby Vision.
Dan tak kalah pentingnya, seperti tren smartphone belakangan, layar laptop ini mengusung refresh rate 90Hz sehingga menyuguhkan layar yang mulus.
Yoga Slim 7i Pro mengantongi sertifikasi Intel Evo. Laptop ini ditenagai chip Intel generasi ke-11 dengan grafis Iris Xe atau kartu grafis NVIDIA GeForce MX450.
Laptop ini turut diberikan fitur seperti instant on saat membuka penutup laptop, hands-free login, dan mode Intelligent Cooling. Dilengkapi pula mic yang memungkinkan pengguna mengaktifkan Alexa assistant dengan suara.
Selain versi OLED, Lenovo masih menyediakan Yoga Slim 7i Pro menggunakan layar LCD. Kabar baiknya kemungkinan Yoga Slim 7i Pro akan masuk Indonesia, hanya saja belum ada informasi terkait jadwal rilis dan harganya.
https://maymovie98.com/movies/children-of-men/
5 Hal yang Mungkin Bikin Kamu Benci Pakai WhatsApp
WhatsApp seperti hubungan benci tapi cinta. Mau dihapus tapi nggak bisa karena fungsinya yang segudang.
Gimana pun, WhatsApp penggunaannya memang simpel dan juga sudah populer, sih. Siapa pun yang kamu temui sudah hampir pasti punya WA. Tapi ngaku deh, pasti ada beberapa hal yang kamu benci dari platform messaging ini -- meskipun mungkin lebih banyak sukanya.
Berikut ini beberapa di antaranya dikutip dari Goody Feed:
1. Last seen dan Online status
Memang bisa sih dimatikan saja last seen-nya, tapi kamu jadi tidak bisa melihat last seen orang lain juga jadinya. Orang-orang menjadi tahu kapan saja kamu memiliki waktu luang untuk memeriksa pesan hanya dari fitur yang satu ini.
Yang paling bikin kesal maksimal, status online tidak bisa dihilangkan hingga sekarang.
2. Quit eh di-add lagi
Terkadang ada group-group di WhatsApp yang toxic atau memang karena sudah terlalu banyak saja sehingga bikin kamu tidak merasa nyaman. Setelah memutuskan untuk keluar dari group, ada saja orang yang bakal bertanya 'eh nggak sengaja keluar ya? Aku add lagi ya'.
Huft, untung sudah ada opsi untuk mengonfirmasi apakah kamu ingin masuk ke sebuah group atau tidak. Setidaknya fitur group chats jadi tidak begitu menyebalkan lagi karena kamu bisa memilih.
3. 'Si Anu' is typing...
Rasanya deg-degan begitu melihat seseorang sedang menuliskan sesuatu untuk membalas pesan yang kamu kirimkan. Tapi sudah tiga menit menunggu kok tidak kunjung ada balasan, ya? Tahunya cuma 'hai' saja balasannya. Hmm... tahan napas karena tegangnya lebih panjang daripada balasannya.
4. Awas memori penuh
Beberapa bulan gallery dibiarkan dan tidak dihapus, ponsel yang kamu miliki bakal dipenuhi dengan gambar dan video yang bahkan sudah tidak ingat lagi dari mana asalnya.
5. Tanda centang biru
Oh tidak. Centang biru bikin kamu tidak dapat mengabaikan orang atau bahkan memilih untuk membalas nanti saja. Karena pihak lain akan berpikir kamu membenci mereka dan tidak ingin berbicara dengan mereka lagi, hiks! Terpaksa deh dengan canggung kamu membalas pesan yang sudah terlanjur terbuka.
Atau kamu ada di posisi orang yang sedang menunggu balasan karena pesan yang kamu kirim sudah mendapatkan centang biru. Ah, kebayang mulasnya perut karena panik memikirkan alasan mengapa si dia belum sempat membalas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar