Perhelatan CES selalu menghadirkan perangkat unik. Tahun ini ada Ninu, parfum pintar pertama di dunia.
Ninu mencoba menggabungkan parfum kualitas tinggi dengan teknologi terkini. Nuansa futuristik begitu kental terlihat dari kemasannya.
Mengusung material metal dengan sentuhan desain premium Italia. Hadir dalam dua warna rose gold untuk wanita dan hitam untuk pria.
Terdapat tombol sentuh untuk mengaktifkannya. Selain itu ada LED ambient yang menghiasi bagian bawahnya yang bikin menarik tampilannya.
Di dalam kemasan utama tersimpan tiga botol yang berisikan parfum yang berbeda wewangiannya dan bisa diisi ulang. Ketiganya parfum tersebut nantinya dipadukan satu sama lain sehingga menghadirkan wangi yang berbeda tiap harinya.
Pengguna tidak perlu repot-repot meracik manual untuk mendapatkan wangi yang berbeda tiap harinya. Hanya cukup menekan menu di aplikasi yang telah disiapkan Ninu.
Aplikasi tersebut dibekali AI yang dapat mempersonalisasi wangi parfum. Jadi penggunanya bisa menyesuaikan dengan mood, musim atau kegiatan.
Belum ada informasi soal harga parfum Ninu. Mungkin baru akan diumumkan saat perhelatan CES 2021 mulai digelar.
https://movieon28.com/movies/what-men-want/
Telkomsel Perkuat Jaringan di Titik Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182
Telkomsel berupaya membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan laut Kepulauan Seribu dengan memperkuat jaringannya di sejumlah titik.
Direktur Network Telkomsel, Hendri Mulya Syam, mengungkap sejak Sabtu (9/1), Telkomsel telah melakukan penambahan kapasitas dan pengamanan kualitas jaringan BTS yang mencakup area utama seperti Posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2-Pelabuhan Tanjung Priok, Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Supadio Pontianak, serta Posko Antemortem-DVI RS Polri Kramat Jati.
Upaya yang telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak TNI AL, Kepolisian RI hingga Badan SAR Nasional (Basarnas) ini guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi di area tersebut seiring dengan diaktifkannya sejumlah tim yang sudah mulai melakukan proses evakuasi, penyelamatan dan identifikasi korban.
Selain itu, Telkomsel juga telah mengoperasikan tambahan masing-masing satu unit Compact Mobile BTS (Combat) Telkomsel di area JITC 2 Pelabuhan Tanjung Priok dan RS Polri sebagai antisipasi kenaikan kapasitas trafik komunikasi di sekitar lokasi Posko Basarnas dan Posko Antemortem-DVI.
Berkoordinasi dengan kesatuan Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) TNI AL, Telkomsel juga mengoperasikan tambahan satu unit BTS Merah Putih di Kapal Rakyat Indonesia (KRI) Semarang yang telah difungsikan sebagai salah satu KRI untuk proses evakuasi dan penyelamatan korban di titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.
BTS Merah Putih tersebut memiliki jangkauan layanan hingga dua kilometer, dan akan menunjang proses komunikasi antara petugas yang berada KRI Semarang dengan seluruh petugas yang melakukan evakuasi dan penyelamatan korban dari kapal kecil/sekoci serta KRI lainnya yang juga bertigas di perairan Kepulauan Seribu.
Lebih lanjut Hendri membeberkan di wilayah JICT 2-Pelabuhan Tanjung Priok sendiri Telkomsel telah mengoperasikan sekira 20 unit BTS yang didukung teknologi broadband terkini 4G LTE, Sedangkan untuk wilayah di sekitar Pulau Lancang Kepulauan Seribu secara keseluruhan telah beroperasi 2 unit BTS 3G/4G dengan jangkauan luas, untuk melayani kebutuhan akses komunikasi masyarakat dan para petugas di wilayah 3T dan perairan perbatasan negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar