Jumat, 21 Agustus 2020

Prediksi Harga 5 Kandidat Vaksin Corona, Buatan Inggris Termurah

Beberapa kandidat vaksin Corona COVID-19 di dunia tengah menjalani uji klinis tingkat III. Dengan waktu penyelesaian yang semakin dekat, sebagian produsen mulai mengira-ngira harga.
Contohnya vaksin Corona dari perusahaan China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) disebut akan dijual sekitar 1.000 yuan atau setara Rp 2,1 juta untuk dua kali suntikan. Vaksin ini ditargetkan selesai dan siap pakai pada akhir 2020.

"Vaksin ini tidak akan dikenakan harga terlalu tinggi. Diperkirakan akan menghabiskan biaya beberapa ratus yuan untuk satu suntikan, dan untuk dua suntikan biayanya kurang dari 1.000 yuan," kata Kepala Sinopharm, Liu Jingzhen.

Nah bagi yang penasaran dengan prediksi harga vaksin Corona ini, berikut rangkuman detikcom seperti dikutip dari South China Morning Post:

1. Moderna (Amerika Serikat/AS) = USD 32-37 per dosis atau sekitar Rp 470-550 ribu.
2. Pfizer-BioNTech (AS-Jerman) = USD 20 per dosis atau sekitar Rp 300 ribu.
3. Oxford-AstraZeneca (Inggris)= USD 4 per dosis atau sekitar Rp 60 ribu.
4. Sinopharm (China) = USD 145 per dua dosis atau sekitar Rp 2,1 juta.
5. Johnson & Johnson (AS) = USD 10 per dosis atau sekitar Rp 150 ribu.

Perlu diketahui, sebagian besar vaksin Corona COVID-19 memerlukan dua dosis untuk bisa menghasilkan efek imunitas yang optimal.

Tragis, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam Diduga Gara-gara COVID-19

Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun di Georgia, Amerika Serikat, ditemukan meninggal dunia di bathtub rumahnya. Informasi terbaru dari investigasi yang dilakukan otoritas menemukan kemungkinan hal ini disebabkan karena infeksi virus Corona COVID-19.
Petugas koroner Bill Wessinger mengatakan sang bocah diketahui sebelumnya dalam kondisi sehat, tidak memiliki penyakit atau kondisi penyerta. Namun, setelah diselidiki baru ketahuan bahwa bocah tersebut ternyata positif virus Corona COVID-19.

Dikutip dari CNN, Bill menduga kemungkinan sang bocah tenggelam akibat tubuhnya mengalami kejang-kejang yang dipicu demam tinggi saat sedang mandi.

Beberapa ahli menyebut gejala kejang memang bisa muncul pada anak-anak yang mengalami demam tinggi di atas 38 derajat celsius.

Laporan resminya disebut Bill masih menunggu hasil tes toksikologi.

Kabar Gembira! Brasil Mulai Lihat Tanda-tanda Wabah Corona Melambat

Brasil disebut sebagai negara dengan kondisi wabah virus Corona COVID-19 terparah kedua di dunia, setelah Amerika Serikat (AS). Kabar baiknya, otoritas di sana mulai melihat tanda-tanda wabah virus ini mulai melambat.
Menurut data Kementerian Kesehatan Brasil, jumlah kasus baru COVID-19 yang tercatat minggu lalu ada 304.684 kasus. Jumlah tersebut berkurang dari puncak di bulan Juli yang berada di angka 319.653. Jumlah korban meninggal yang puncaknya di bulan Juli bisa sampai 7.677 orang per minggu kini jadi 6.755 per minggu.

Studi yang dilakukan peneliti dari Imperial College London juga menemukan untuk pertama kalinya sejak bulan April, angka reproduksi virus Corona di Brasil berada di bawah satu.

"Bila dilihat, ini semacam tren. Kita harus lihat dulu bagaimana wabah penyakit ini berkembang dalam dua minggu ke depan untuk bisa melihat penurunan yang signifikan," kata Sekretaris Surveilans Kesehatan, Arnaldo Medeiros, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/8/2020).

Arnaldo menekankan bahwa tanda-tanda baik ini tidak jadi alasan untuk meringankan upaya pengendalian dan pencegahan Corona. Warga tetap diimbau menggunakan masker dan menjaga jarak.

Hingga hari ini Brasil telah melaporkan 3.456.652 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.100 orang meninggal dunia.
https://kamumovie28.com/all-about-my-wife/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar