Viral bracket khusus masker dijual di beberapa lapak online dengan harga murah. Diklaim bisa membuat lipstik tidak rusak dan mengurangi embun di kacamata, tetapi alat ini bisa mengganggu efektivitas tidak ya?
Menurut ahli paru dari RS Persahabatan, dr Erlang Samoedro, SpP, pemakaian bracket khusus masker tidak mengganggu efektivitas seperti mencegah paparan virus Corona. Sebab, bracket khusus masker ini hanya membuat jarak antara masker dan bibir saja.
"Nggak sih karena hanya melindungi mulut saja ya jadi membuat jarak antara masker dan bibir, fungsinya hanya estetika saja," jelas dr Erlang saat dihubungi detikcom Selasa (11/8/2020).
Meski demikian, dr Erlang menegaskan berbahaya jika pemakaian bracket khusus masker bisa membuat celah dari masker menjadi lebar. Bila seperti itu, penggunaan alat ini sebaiknya dihindari agar tidak menimbulkan risiko paparan Corona.
"Hal ini menjadi berbahaya karena masker tidak melindungi lagi. Karena ada celah. Tentu tidak direkomendasikan karena tadi dapat membuat celah dengan masker," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan detikcom, harga bracket khusus masker di beberapa lapak online dijual dengan harga mulai dari 15 ribu hingga 75 ribu rupiah. Fungsinya disebut bukan hanya membuat lipstik tidak rusak saja, tetapi bisa mencegah jerawat karena menghindari adanya gesekan saat memakai masker.
Tangkal Corona, Perlukah Pakai Masker Saat Bercinta?
Ancaman gelombang kedua virus Corona COVID-19 membuat banyak orang ekstra waspada. Tak terkecuali untuk urusan bercinta, ada banyak pembatasan yang dianjurkan.
Salah satunya disampaikan oleh lembaga amal di Ingris, yang menyarankan pasangan untuk bercinta dengan menggunakan masker. Selain itu, dianjurkan juga untuk tidak bercinta selain di rumah masing-masing.
"Tidak berciuman, memakai masker wajah saat berhubungan seks dan memilih posisi di mana Anda tidak bertatap muka juga akan membantu dan menggunakan kondom atau bendungan untuk pekerjaan pukulan dan rimming akan semakin mengurangi risiko," saran Terrence Higgins Trust, dikutip dari Metro.co.uk.
Anjuran tersebut disampaikan karena mustahil melarang pasangan untuk bercinta sama sekali. Saran lain yang disampaikan adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah sesi bercinta dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
Kondom dan perlindungan lain juga dianjurkan untuk mencegah penularan penyakit menular seksual (PMS). Tes corona sebelum bercinta juga dianjurkan bagi pasangan baru.
Viral Pesepeda Naik JLNT Antasari, Samakah Aturan Gowes untuk Olahraga?
Jakarta punya sejumlah ruas jalan yang dilengkapi jalur khusus pesepeda. Namun fungsi jalur ini lebih ditujukan untuk sepeda sebagai sarana transportasi dibanding untuk sport atau olahraga.
Untuk olahraga, sepeda jenis roadbike umumnya melaju dengan kecepatan tinggi. Ada yang sampai 40-50 km/jam, bahkan bisa 60 km/jam. Untuk masuk ke jalur sepeda yang lebarnya tidak lebih dari 2 meter, pesepeda yang masuk kategori olahraga umumnya akan kesulitan dan malah membahayakan.
Kondisi inilah yang kerap jadi alasan pesepeda tidak gowes di jalurnya. Nah yang viral baru-baru ini, rombongan pesepeda tertangkap kamera menerobos Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari yang tidak dilengkapi jalur sepeda.
https://kamumovie28.com/cek-toko-sebelah-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar