Jumat, 21 Agustus 2020

Harga Vaksin Corona Sinopharm dari China Diprediksi Sampai Rp 2,1 Juta

- China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) ditargetkan sudah bisa memproduksi vaksin virus Corona COVID-19 siap pakai pada akhir tahun 2020. Vaksin ini dikabarkan tengah menjalani uji klinis tingkat akhir di Uni Emirat Arab.
Menurut Kepala Sinopharm, Liu Jingzhen, vaksin ini dibuat dengan memanfaatkan virus Corona yang sudah dilemahkan atau sering disebut sebagai "inactivated vaccine". Liu mengatakan vaksin sudah lulus uji klinis tingkat I dan II pada April 2020 lalu.

"Efeknya ideal dan belum ada yang mengalami efek samping yang parah, kata Liu seperti dikutip dari South China Morning Post.

Dengan semakin mendekatnya tahap akhir uji klinis, Liu memprediksi vaksin bisa dijual dengan harga sekitar 1.000 yuan atau setara Rp 2,1 juta untuk dua kali suntikan.

Sebagian vaksin COVID-19 yang dikembangkan memang disebut butuh dua kali suntik agar tubuh bisa membentuk kekebalan yang optimal.

"Vaksin ini tidak akan dikenakan harga terlalu tinggi. Diperkirakan akan menghabiskan biaya beberapa ratus yuan untuk satu suntikan, dan untuk dua suntikan biayanya kurang dari 1.000 yuan," kata Liu.

Popularitas 'Doggy Style' Meroket Gara-gara Pandemi Corona

Pandemi virus Corona COVID-19 mengubah banyak hal dalam keseharian, tak terkecuali urusan bercinta. Ada banyak anjuran soal bercinta yang bertujuan untuk meminimalkan risiko penularan, salah satunya soal posisi dan variasi seks.
COVID-19 ditularkan lewat droplet atau percikan dahak, sehingga posisi seks yang melibatkan tatap muka secara langsung dianggap lebih aman. Ini artinya, posisi misionaris akan banyak dihindari.

Sebaliknya, posisi tertentu yang tidak mengharuskan untuk saling berhadapan makin populer belakangan ini. Ini ditegaskan lewat kompilasi data yang dihimpun End of Tenancy London berdasarkan volume pencarian di Google.

Dalam sebulan terakhir, pencarian di Google untuk posisi 'reverse cow girl' tercatat sebanyak 60.000 kali dan 'doggy' sebanyak 18.100 kali. Sedangkan pada Januari ketika lockdown belum diberlakukan, pencarian 'reverse cow girl' hanya 49.500 kali dan 'doggy' hanya 14.800 kali.

Dikutip dari Dailymail, kata kunci 'sex positions' sendiri dicari sebanyak 2,7 juta kali dalam sebulan terakhir. Bahkan posisi yang lebih menantang seperti 'spooning' juga meningkat dari 14.800 kali pada bulan Januari, menjadi 18.100 kali sebulan terakhir.

Baru-baru ini, sebuah badan amal Terrence Higgins Trust menganjurkan pasangan untuk menghindari aktivitas seksual yang berisiko menularkan COVID-19. Termasuk di antaranya saling berciuman dan bercinta dengan posisi saling berhadapan.

3 Zodiak yang Paling Cocok Jadi Pasangan Virgo

Zodiak Virgo dikenal dengan karakter yang suka menganalisa. Virgo juga memiliki jiwa perfeksionis yang kadang membuatnya jadi banyak kekhawatiran.
Soal cinta, Virgo termasuk zodiak yang punya ekspektasi tinggi terhadap pasangannya. Hal tersebut bisa jadi karena standar Virgo yang juga terlalu tinggi.

Menurut astrologer Rachel Lang ada tiga zodiak yang paling cocok dengan Virgo. Zodiak pertama adalah Taurus. Zodiak Taurus berusaha meyeimbangkan hidupnya sehingga bisa menenangkan Virgo ketika sudah overthinking.

"Kedua zodiak tersebut cenderung tidak mengambil terlalu banyak risiko dengan perasaan mereka, sehingga ketika masuk dalam hubungan pun keduanya berhati-hati agar tidak saling menyakiti," ujar Rachel, seperti dikutip dari Bustle.

Zodiak kedua yang cocok dengan Virgo adalah Capricorn. Virgo akan menyukai Capricorn yang ambisius dan terstruktur.

Menurut Rachel, Virgo yang suka mengkritik justru cocok untuk Capricorn. Zodiak tersebut senang jika ada orang yang memberikan masukan untuknya agar lebih baik.

Zodiak ketiga yang cocok jadi pasangan Virgo adalah Pisces. Mengapa Pisces? Rachel menjelaskan bahwa kedua zodiak ini saling bertentangan. Virgo yang kadang sulit diyakinkan akan bisa luluh dengan kesabaran dan kelembutan hati Pisces.
https://kamumovie28.com/jumanji-the-next-level/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar