Wanita umumnya disebut lebih sulit orgasme dibandingkan pria. Namun, ada beberapa posisi seks yang diyakini bisa membuat wanita orgasme berulang kali.
Dari doggy style hingga posisi seks misionaris, disebut 'manjur' membuat wanita orgasme berulang kali. Berikut rangkuman detikcom dari berbagai sumber, soal posisi seks yang bisa membuat wanita orgasme berulang kali.
1. The drop box
Posisi seks ini diyakini membuat hubungan seksual lebih tahan lama di ranjang. Sebab, selain lebih mudah melakukan penetrasi, pria akan lebih mudah memainkan area G-spot wanita. Maka dari itu, besar kemungkinan wanita bisa mengalami orgasme berkali-kali.
2. G-whiz
Bagi sebagian pasangan yang belum pernah mencoba posisi seks satu ini, tidak ada salahnya dicoba. Pakar seks Nikki Ransom Alfred mengatakan, posisi ini membantu pria meraih zona sensitif seksual yang terletak jauh di dalam vagina, sehingga memungkinkan pria membuat wanita orgasme berulang kali.
3. The catcher
Posisi seks satu ini mengharuskan seorang wanita duduk di atas pria seperti sedang menunggang kuda. Ahli seks, Carol Queen PhD, merekomendasikan posisi ini bagi semua pasangan, karena posisi the catcher bisa merangsang lebih dalam beberapa zona sensitif wanita seperti vagina.
4. Doggy style
Posisi doggy style merupakan posisi terbaik untuk melakukan stimulasi pada klitoris. Jika klitoris benar-benar terangsang, wanita akan lebih mudah orgasme berulang kali.
5. Missionary
Bagi beberapa pasangan, posisi ini mungkin terdengar membosankan karena sering dilakukan. Meski begitu, ternyata posisi ini memudahkan wanita meraih 'g-spot' dan lebih mungkin mengalami orgasme berulang kali.
Soal Bullying di Kalangan Dokter, Ini Cara Hadapi Korban Menurut Ahli Jiwa
Baru-baru ini kasus bullying di kalangan dokter menjadi perhatian masyarakat. Dikhawatirkan, perilaku tersebut dapat berdampak buruk pada kesehatan jiwa korban.
Bagaimana cara membantu mengatasi dampak bullying pada korban?
Menurut ahli kesehatan jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ, dari RS dr. H. Marzoeki Mahdi di Bogor, jika ada teman atau saudara yang menjadi korban bullying dan mengalami perubahan perilaku, sebaiknya coba untuk dekati dan jadi pendengar yang baik.
"Kita juga mencoba untuk membantu mereka. Kita duduk di samping mereka, mendengarkan apa yang sedang mereka alami dan rasakan, kemudian membantu mereka untuk mencari pertolongan," kata dr Lahargo, saat dihubungi, Minggu (6/9/2020).
dr Lahargo mengatakan, dengan menjadi pendengar yang baik kita sudah bisa meringankan sedikit beban yang dialami oleh korban bullying. Namun, sebaiknya hindari perkataan yang sifatnya menghakimi atau memperburuk kondisi psikologis korban.
"Menjadi pendengar yang baik dan kemudian juga tidak cepat memberikan judgement atau label, tidak cepat memberikan itu," tegasnya.
"Lebih bagus kita mendengar dan mencoba memvalidasi apa yang dia rasakan tersebut, 'oh gitu ya pasti nggak enak ya kamu merasakan hal seperti ini', kita dengerin dan validasi apa yang dia rasakan dan itu akan membuat keadaannya akan menjadi lebih baik," tuturnya.
https://indomovie28.net/clean-my-shirt-and-clean-my-cock-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar