Senin, 07 September 2020

Stres Kerja Melulu? Kata Dokter, Bersepeda Bisa Bikin Happy

Sering bersepeda tak hanya membuat badan menjadi bugar. Nyatanya olahraga ini juga bisa menurunkan tingkat stres pada seseorang.
Dokter spesialis anestesi, dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, dr Henny Widyastuti, SpAn, MKes, mengatakan bersepeda bisa memicu tubuh untuk memproduksi hormon endorfin lebih banyak.

"Jadi menurunkan tingkat stres," kata dr Henny, di dalam acara Gobar Milad Kahiji Paguyuban Pesepeda Bogor Raya (PPBR), akhir pekan lalu.

dr Henny juga mengatakan umumnya olahraga bersepeda lebih bisa membuat seseorang menjadi bahagia.

"Ini terus terang lho, orang yang bersepeda biasanya lebih happy dan olahraga yang ada komunitas biasanya lebih happy," pungkasnya.

Viral Buku Iqro Prediksi Virus Corona, Ini Penjelasannya

Media sosial heboh soal buku Iqro yang biasa dipakai belajar bahasa Arab disebut memprediksi virus corona. Istri Opick, Bebi Silvana, termasuk salah satu yang membagikan informasi ini dan belakangan meminta maaf karena keliru dan sudah menimbulkan kehebohan.
Terkait hal tersebut virus corona sendiri sebetulnya sudah diidentifikasi oleh peneliti sejak tahun 1930-an. Menurut buku kedokteran Medical Microbiology edisi ke-18 oleh Joseph S.M. Peiris, virus corona ini awalnya ditemukan pada ayam ternak.

"Virus corona pada manusia (HCoV) pertama kemudian ditemukan di tahun 1960-an," tulis Josep.

Sementara itu dikutip dari halaman Lembaga Koordinasi Gerakan Taman Pendidikan Al-Quran, buku Iqro jilid 1 yang memuat tulisan arab berbunyi "qorona" baru ditulis oleh KH As'ad Humam pada tahun 1990-an. Dengan demikian anggapan penulis Iqro memprediksi virus corona sudah terbantahkan.

Lebih jauh situs media berbahasa Arab seperti Al Jazeera juga tidak menggunakan kata qo, ra, dan na untuk menyerap istilah virus corona. Al Jazeera menggunakan huruf kaf, wau, ra, wau, dan nun.

Amankah Meminum Air Sisa yang Dibiarkan di Dalam Gelas Semalaman?

Terkadang kita sengaja menyisakan air di dalam gelas sebelum tidur, agar bisa diminum kembali setelah bangun. Apakah air yang dibiarkan semalaman aman untuk dikonsumsi kembali?
Dikutip dari Readers Digest, air yang dibiarkan di gelas terbuka tidak akan benar-benar bersih seperti kelihatannya. Debu, serpihan, bahkan bisa saja nyamuk yang lewat di atas gelas menjatuhkan sesuatu ke dalam air.

Tak hanya itu, botol minum yang tertutup rapat pun sebenarnya bukan wadah yang baik untuk menyimpan air, apabila kita sudah pernah meminumnya. Sebab leher botol yang sudah kontak dengan mulut membuat air menjadi terkontaminasi.

"Air liur kita mengandung banyak bakteri, demikian juga kulit bibir kita. Itu sebabnya sisa air yang dibiarkan berjam-jam sebenarnya sudah mengandung bakteri," kata Dr Marc Leavey, seorang dokter layanan primer, dari Mercy Medical Center, Massachusetts.

Meski meminum air sisa di dalam gelas atau botol yang dibiarkan selama semalaman tak akan menyebabkan penyakit serius. Leavey menyarankan untuk tidak menyisakan air di botol minum terlalu lama, jika sudah pernah meminumnya.
https://nonton08.com/curse-of-the-golden-flower/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar