Rabu, 09 September 2020

Hamil Kena Corona, Ibu Baru Bertemu Bayi Kembarnya 3 Minggu Pascamelahirkan

 Seorang ibu dari Michigan, Amerika Serikat yang telah dinyatakan sembuh dari Corona kini bisa berbahagia karena akhirnya dapat menemui bayi kembarnya untuk pertama kali. Bukan hanya sang ibu, sang ayah yang juga terkena Corona, akhirnya dapat menggendong bayi kembarnya setelah tiga minggu mereka dilahirkan.

Seperti dikutip dari People, pasangan yang bernama Jenifer dan Andre Laubach, pertama kali bertemu dengan bayi kembar mereka yang bernama Mitchell dan Maksim pada 23 April di Rumah Saki Beaumont Troy, Michigan, Amerika Serikat. Jenifer sang ibu, mengatakan kepada People bahwa pertemuan itu adalah momen yang sangat emosional bagi dirinya.

"Mereka terlihat sangat kecil dan rapuh. Saya menangis saat berterimakasih kepada para suster karena sudah menjaga mereka saat kami tidak bisa melakukannya," kata Jenifer.

Seperti yang dilaporkan oleh Good Morning America, Jennifer sebelumnya sudah melakukan isolasi diri di rumahnya selama sekitar satu minggu. Lalu pada tanggal 19 Maret dia pertama kali mulai mengalami gejala virus Corona berupa sesak napas. Sementara sang suami, Andre, pada tanggal 24 Maret justru memperlihatkan gejala yang lebih parah daripada Jenifer.

Pada tanggal 2 April, Jenifer yang saat itu tengah hamil 32 minggu, melalui proses bayi tabung mengalami pecah ketuban. Saat Jennifer dan suaminya mulai bersiap-siap menuju rumah sakit, Andre yang menderita asma terlihat mulai batuk-batuk dan mengalami sesak napas. Jennifer pun memutuskan untuk pergi ke rumah sakit sendiri dan meninggalkan Andre di rumah bersama saudara lelakinya.

Singkat cerita, baik Jenifer maupun Andre lalu memperoleh hasil tes positif Corona selang beberapa menit setelah air ketubannya tersebut pecah. Keesokan harinya, Jenifer melahirkan kedua putranya yang kemudian segera dibawa ke NICU dan dia sendiri ditempatkan di karantina. Selama 20 hari setelah melahirkan, Jenifer hanya dapat melihat kedua putra kembarnya melalui panggilan video.

"Saya tidak bisa melakukannya tanpa perawat saya di Beaumont. Isolasi sangat membuat saya kesepian dan depresi. Perawat saya memegang tangan saya dan tidak takut untuk menyentuh saya. Dia mendukung saya dan mendorong saya," kata Jennifer melalui juru bicaranya.

Setelah penantian yang cukup panjang selama tiga minggu, akhirnya Jenifer dan Andre bisa bertemu dan memeluk bayi kembarnya untuk pertama kali. Dua hari setelahnya, salah satu bayi kembarnya, Mitchell, diperbolehkan untuk pulang sementara Maksim baru akan pulang minggu ini.

Fakta Reemar Martin, Artis TikTok Filipina yang Dihujat Netizen Indonesia

Nama Reemar Martin mendadak menjadi perbincangan di jagat media sosial. Reemar Martin merupakan artis TikTok asal Filipina yang diserang oleh netizen Indonesia. Ada apa?
Media sosial Reemar Martin dibanjiri ujaran kebencian dari netizen Indonesia terutama wanita. Namanya jadi pusat perhatian karena diduga banyak wanita Indonesia tak senang jika pacarnya mengidolakan Reemar Martin.

Pesona kecantikan yang dimiliki oleh Reemar Martin ini pun membuat dirinya menjadi sasaran bullying netizen Indonesia. Berikut fakta tentang Reemar Martin, artis TikTok Filipina yang diserang netizen Indonesia.

1. Reemar Martrin Berusia 17 Tahun
Reemar Martin dikenal sebagai artis TikTok yang kerap berbagi unggahan video menari dan membuat berbagai konten kreatif video musik lainnya. Melalui bio akun TikTok @reemarmartin yang telah memiliki 1,2 juta pengikut, ia menuliskan berusia 17 tahun.

2. Kecantikan Reemar Martin Diidolakan Pria
Paras cantik Reemar Martin membuat dirinya dikagumi oleh banyak pria termasuk pria-pria Indonesia. Tak sedikit dari mereka menyimpan video TikTok bahkan foto-foto Reemar Martin di ponselnya.

3. Reemar Martin Diserang Netizen Indonesia
Artis TikTok berambut panjang ini diserang netizen wanita Indonesia karena hubungan asmaranya dengan sang pacar berantakan. Beberapa wanita Indonesia ini mengaku putus dari pacarnya karena terlalu mengidolakan Reemar Martin.
https://nonton08.com/mulan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar