Jumat, 21 Agustus 2020

Ah... Ternyata Ini yang Membuat Orang Selalu Mendesah saat Bercinta

Saat berhubungan seks, suara desahan Anda maupun pasangan pasti akan terdengar. Baik keluar secara alami maupun disengaja, suara desahan menjadi ciri khas pasangan yang sedang bercinta.
Tapi, kenapa sih saat berhubungan seksual desahan itu selalu terdengar?

Menurut pelatih dan ahli seks, Gigi Engle, mendesah itu adalah respons alami yang diberikan seseorang saat bercinta. Respons ini adalah sisi 'liar' yang ada di dalam diri orang tersebut, baik pria maupun wanita.

"Ini respon alami yang paling dasar. Ketika merasakan kenikmatan, tubuh kita mulai kehilangan kendali dan mengeluarkan respon 'liar' itu," katanya yang dikutip dari Cosmopolitan.

Engle mengatakan, saat bercinta sistem saraf somatik atau sistem saraf yang mengatur kesadaran manusia akan ditempatkan paling belakang di otak. Alhasil, orang tersebut tidak bisa mengendalikan suara yang akan keluar.

Tapi, di sisi lain mendesah juga bisa bertujuan untuk menutupi keluhan atau ketidakpuasan saat berhubungan seks. Ini bertujuan agar usaha Anda dalam memuaskan pasangan ataupun sebaliknya merasa dihargai, meskipun tidak maksimal.

"Saat wanita mendesah, itu juga harus dipahami dengan baik. Bisa jadi mereka melebih-lebihkan desahannya hanya untuk menghargai usaha yang sudah Anda lakukan untuk memuaskannya," jelasnya.

Perlu diingat, tidak semua orang suka mendesah saat bercinta. Untuk memastikannya, baik pria maupun wanita harus saling memahami satu sama lain sebelum bercinta.

Please! Jangan 'Botaki' Rambut Kemaluan Jika Tak Ingin Hal Ini Terjadi

Mencukur bulu kemaluan memang bermanfaat untuk mengurangi kelembaban. Namun mencukurnya sampai habis justru bisa berbahaya bagi kesehatan lho!
Dikutip dari Verywell Health, terdapat sejumlah penelitian yang mengatakan bahwa mencukur bulu kemaluan sampai habis bisa meningkatkan risiko terkena penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS).

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman tata cara mencukur bulu kemaluan yang benar. Sehingga risiko terlukanya kulit di sekitar kemaluan pun bisa terjadi.

Kulit kemaluan yang terluka akan lebih mudah terinfeksi virus dan bakteri. Tentu ini akan menjadi berbahaya apabila sedang melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Walaupun tujuan dari mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kebersihan. Ahli menyarankan untuk tidak mencukurnya sampai habis agar risiko penyakit infeksi menular tak terjadi.

Sutradara Pemenang Oscar 2020 Ini Idap OOS, Apa Itu?

 Taika Waititi, sutradara pemenang Oscar 2020 lewat film Jojo Rabbit mengungkapkan dirinya menderita Occupational Overuse Syndrome (OOS). Keadaan ini membuatnya merasa kurang nyaman mengetik terutama dalam waktu yang lama. Hal ini diungkapkannya saat ia melayangkan kritik soal keyboard Apple yang perlu segera diganti.
"Rasanya mustahil mengetik dengan (keyboard) itu, mereka semakin buruk saja. Masalah ini membuat saya ingin kembali ke PC (personal computer)," ujarnya seperti dilansir dari The Verge.

OOS adalah terdiri dari berbagai kondisi seperti cedera dan ketidaknyamanan atau nyeri otot terus-menerus pada jari, tangan, pergelangan tangan, dan siku. Kerusakan tersebut juga bisa terjadi pada tendon dan jaringan lunak lainnya yang tidak menimbulkan tanda pada fisik.

Dikutip dari Betterhealth, kondisi ini bisa disebabkan oleh aktivitas atau gerakan yang berulang, kuat atau postur yang tidak tepat. Ini juga dikenal dengan cedera regangan berulang atau RSI.

Tendon yang rentan dan diajak untuk bekerja terlalu keras bisa meradang. Hal ini bisa terjadi saat terlalu sering mengetik keyboard bahkan saat memainkan alat musik. Jika keadaan semakin parah, bisa berpengaruh hampir ke bahu, punggung, hingga leher.

Gejala umum yang biasa muncul saat mengalami OOS, antara lain:

1. Muncul rasa sakit di sekitar tangan, jari, hingga siku

2. Kelemahan otot

3. Muncul pembengkakan

4. Mati rasa atau kebas

5. Pergerakan sendi yang menjadi terbatas
https://nonton08.com/operation-chromite/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar