Jumat, 17 Januari 2020

Mau Keliling Jepang dengan Topi Lentera Ini?

Banyak hal unik yang diciptakan orang Jepang. Salah satunya adalah topi berbentuk lentera yang bisa dibeli wisatawan.

Beragam kreativitas dilakukan orang Jepang untuk menarik perhatian wisatawan. Salah satunya adalah mengeluarkan model topi berbahan kertas lentera ini.

Dilansir detikcom dari Sora News, Senin (1/7/2019) topi ini keluaran salah satu brand bernama Whole Love Tokyo yang terkenal dengan inovasinya menciptakan hal-hal tua menjadi hidup lagi di zaman modern. Salah satu kreasi mereka adalah Chochin Cap, topi lentera ini.

Jika diperhatikan dari kejauhan, Chochin seperti topi kain biasa pada umumnya. Namun jika kamu pantau lebih dekat, topi ini bukan dari kain, melainkan dari kertas lentera dan kayu.

Tak sekedar untuk gaya, topi ini juga bertujuan untuk mengenang kreasi dari Minori, pembisnis lentera yang terkenal pada Zaman Edo (1603-1868). Serta tujuan lain dari penciptaan topi ini untuk membantu mempromosikan kerajinan Kyoto dan menjaga tradisi tetap hidup.

Tahukah kamu, butuh waktu 10 bulan untuk merangkai kertas dan kayu menjadi sebuah topi yang kekinian ini. Harganya pun berkisar USD 119 (1,68 juta). Untuk pembeliannya, kamu bisa berkunjung ke situs Whole Love Kyoto.

Bagaimana? Tertarik keliling Tokyo mengenakan topi lentera ini?

Liburan ke Portugal, Bisa Menginap di dalam Tong Anggur

Pernah membayangkan menginap di dalam tong raksasa yang tempat menyimpan wine? Kalau liburan ke Portugal, bisa kok mencobanya!

Ada satu penginapan unik di Portugal. Tepatnya di tengah perkebunan anggur di Kota Douro, sekitar 3,5 jam naik mobil dari Lisbon, ibu kota Portugal.

Penginapan ini unik karena terbuat dari tong kayu raksasa yang biasanya dipakai untuk menyimpan wine. Lokasinya pun sengaja ditaruh berjejer di tengah perkebunan anggur. Nama penginapan ini adalah Quinta de Pacheca.

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Senin (24/6/2019), dari luar penginapan ini memang tampak seperti tong kayu biasa. Tapi begitu masuk ke dalamnya, traveler akan menemukan fasilitas layaknya kamar hotel berbintang.

Begitu masuk ke dalam tong kayu ini, traveler akan merasakan suasana kamar hotel betulan. Ada kamar mandi dan juga tempat tidur yang nyaman di dalamnya. Kamarnya juga sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan plus WiFi, agar traveler tidak mati gaya.

Di bagian belakang tong, ada jendela kaca berbentuk lingkaran yang langsung menghadap ke arah perkebunan anggur. Bayangkan saja di pagi hari saat membuka mata, traveler akan menyaksikan pemandangan kebun anggur sejauh mata memandang. Duh, indahnya!

Perkebunan anggur Quinta de Pacheca ini sudah ada sejak abad ke-16. Sampai sekarang, perkebunan anggur ini masih memproduksi wine dengan jenis anggur merah, anggur putih dan juga rose wine.

Ada 10 kamar berbentuk tong anggur di Quinta de Pacheca. Kamar-kamar ini didesain oleh Paulo Pereira dan Maria do Cey Goncalves, yang juga merupakan pemilik perkebunan anggur ini.

Buat traveler yang fobia ruangan sempit dan tertutup, di Quinta de Pacheca juga tersedia kamar hotel normal di bangunan utama perkebunan ini. Traveler bisa coba menginap di dalam tong anggur ini dengan harga 238 Euro (setara Rp 3,8 juta) per malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar