Selasa, 15 Desember 2020

Astronom Temukan 'Jalan Tol Super' di Luar Angkasa

 Astronom baru saja menemukan jaringan 'jalan tol super' di tata surya. Jaringan ini memungkinkan objek melakukan perjalanan di luar angkasa dengan lebih cepat, dan diharapkan bisa membantu manusia saat menjelajahi luar angkasa.

Berkat rute ini, objek kecil seperti asteroid dan komet bisa menempuh perjalanan di tata surya dengan waktu yang sangat singkat. Misalnya perjalanan antara Jupiter dan Saturnus hanya memakan waktu kurang dari 10 tahun, seperti dikutip detikINET dari The Independent, Selasa (15/12/2020).


Padahal biasanya perjalanan seperti ini ditempuh dalam waktu yang jauh lebih lama, di kisaran ratusan ribu hingga jutaan tahun.


Dengan menerapkan analisis untuk data observasi dan simulasi, tim peneliti yang dipimpin oleh Nataša Todorović dari Belgrade Astronomical Observatory di Serbia menemukan jalan tol ini terdiri dari 'manifold luar angkasa'.


Manifold merupakan rangkaian lengkungan yang saling terhubung di dalam struktur yang tidak terlihat. Masing-masing planet memiliki manifold-nya sendiri dan menciptakan apa yang disebut ilmuwan sebagai 'autobahn angkasa sejati'.


Ilmuwan bisa memahami jalur ini dengan mengumpulkan data numerik tentang jutaan orbit yang ada di tata surya kita. Mereka menggabungkannya dengan apa yang telah diketahui tentang manifold luar angkasa untuk memahami di mana jalan tol tersebut bisa meluas di tata surya.


Dari hasil penelitiannya, ilmuwan menemukan salah satu struktur lengkungan yang terlihat paling jelas terhubung dengan Planet Jupiter. Hasil penelitian ini diterbitkan di jurnal Science Advances.


Ditemukannya Jupiter sebagai salah satu pengaruh besar tentu tidak mengejutkan. Planet ini merupakan objek dengan massa terbesar di tata surya, setelah matahari.


Ilmuwan masih harus meneliti lagi untuk memahami bagaimana struktur ini mempengaruhi asteroid dan komet di luar angkasa, dan bagaimana struktur ini bisa digunakan untuk mengirimkan wahana antariksa ke dunia lain yang lebih jauh di luar angkasa dengan lebih cepat.


Temuan ini juga bisa diharapkan bisa membantu ilmuwan memahami perilaku manifold di sekeliling Bumi, yang nantinya bisa digunakan untuk melihat objek dekat Bumi dan potensi ancamannnya terhadap planet kita.

https://kamumovie28.com/movies/tenripada/


Bapak Jaringan Nirkabel Meninggal Dunia


 Norman Abrahamson, salah satu sosok di balik cikal bakal jaringan nirkabel, meninggal dunia di usia 88. Ia, bersama timnya, adalah pencipta ALOHAnet, yang kemudian menjadi dasar dari jaringan nirkabel seperti WiFi.

Abrahamson adalah seorang ilmuwan dan engineer dengan disiplin ilmu matematika, teori informasi, dan semiotika. Ia kuliah di Harvard, mendapat gelar master di UCLA, dan PhD dari Stanford.


Kemudian ia pindah ke Hawaii karena kecintaannya terhadap surfing, alias berselancar. Bahkan, nama ALOHAnet pun terinspirasi dari dari bahasa lokal di Hawai, aloha, yang punya banyak arti. Dari sekadar sapaan sehari-hari, cinta, damai, dan bermacam arti lain.


Saat menciptakan ALOHAnet, Abrahamson adalah pengajar di University of Hawai'i (UH) Manoa's College of Engineering. Jabatan terakhirnya di sana adalah ketua jurusan ilmu komputer dan informasi, sebelum akhirnya ia pensiun.


ALOHAnet yang ia ciptakan bersama tim berisi sejumlah mahasiswanya dan juga Franklin Kuo -- rekan sesama pengajar -- menjadi basis dari teknologi yang dipakai di satelit, ponsel, dan jaringan komputer sampai saat ini.


Sama seperti ARPAnet yang menjadi cikal bakal internet, ALOHAnet dikembangkan sebagai sistem untuk menghubungkan UH ke kampus dan universitas lain. Tujuan awalnya adalah untuk berbagi hasil penelitian.


ALOHAnet mengirimkan paket data lewat frekuensi radio secara efisien, tanpa perlu menjadwalkan waktu transmisi. Jika paket datanya tidak diterima, maka akan terus dikirimkan. Beberapa ide dari proyek ini kemudian dipakai dalam pengembangan WiFi dan juga Ethernet.


"Hanya ada beberapa orang yang punya dampak signifikan seperti Norm yang menemukan cara untuk berkomunikasi dan berbagi informasi dengan orang di seluruh planet (bumi). Norm menghubungkan pulau-pulau di Hawai'i dan ke seluruh dunia, memberi warisan ke UH lewat ide dan mahasiswanya," ujar presiden University of Hawai'i dalam obituari yang dipublikasikan di situs kampusnya.

https://kamumovie28.com/movies/jodohku-yang-mana/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar