BPJS Kesehatan makin memanjakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan fitur yang ada di Mobile JKN, salah satunya adalah fitur konsultasi dokter. Fitur ini memudahkan peserta ketika memiliki keluhan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan (faskes) tempatnya terdaftar.
Salah satunya dirasakan oleh Isna (32) seorang karyawan swasta yang telah menggunakan fitur konsultasi dokter di Mobile JKN. Menurutnya, fitur konsultasi dokter melalui Mobile JKN sangat memudahkannya untuk bertanya perihal kesehatan.
"Saya sebelumnya sudah pernah ke faskes tempat saya terdaftar untuk konsultasi masalah gejala yang saya rasakan. Tapi, baru-baru ini saya tahu kalau sekarang cukup gunakan Mobile JKN buat konsultasi dengan dokter. Akhirnya, sekarang saya sudah cukup sering menggunakan Mobile JKN untuk konsultasi dengan dokter dan bisa dilakukan di mana saja," tutur Isna dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).
Isna menjelaskan fitur tersebut adalah upaya pencegahan untuk melakukan konsultasi kesehatan dengan bertatap muka secara langsung. Kini ia tidak perlu berkunjung ke faskes tingkat pertama, tapi cukup menggunakan fitur konsultasi dokter.
"Fitur ini adalah salah satu pencegahan, di mana kita nggak perlu datang ke faskes kalau ada gejala. Cukup kirim pesan, nantinya dokter akan membalas apa yang kita keluhkan. Terus, dikasih saran juga harus seperti apa pencegahannya," ucap Isna.
Isna juga tidak memiliki kendala apapun selama menggunakan fitur tersebut. Bahkan menurutnya, respon dokternya cukup cepat, sehingga ia bisa merasakan manfaat dari fitur konsultasi dokter ini. Selain itu, privasinya juga sangat terjaga yaitu tidak perlu nomor pribadi antara ia dan dokter. Karena sudah terintegrasi dengan sistem antara Mobile JKN dengan faskes.
"Fiturnya sangat oke sekali, respon dari dokternya juga cepat. Sebetulnya sama saja seperti chat biasa, tapi kan ini privasi kita terjaga dan juga tidak memerlukan nomor kontak, cukup kita terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dan berhasil log in di Mobile JKN. soalnya nama dokternya sudah otomatis muncul di sistem," ujarnya.
Isna juga mengajak kepada peserta JKN-KIS yang sudah mengunduh Mobile JKN di gadgetnya, agar dapat mengakses fitur konsultasi dokter. Karena, menurut Isna fitur tersebut sangat bermanfaat untuk peserta JKN-KIS yang saat ini dihadapkan dengan pandemi COVID-19.
"Buat semua peserta JKN-KIS, ayo manfaatkan fitur yang sudah disediakan di Mobile JKN. khususnya konsultasi dokter ini, soalnya saya sudah merasakan manfaatnya. Apalagi disaat masa pandemi ini, kita dibatasi untuk berinteraksi" tutupnya.
https://movieon28.com/movies/d-o-a-2/
Pria Ini Harus Diamputasi karena Infeksi COVID-19, Kok Bisa?
Seorang pria pegawai keamanan di Gedung Putih harus kehilangan kakinya akibat tertular virus Corona. Berdasarkan laporan, ia berjuang melawan infeksi penyakit tersebut selama 3 bulan.
Dikutip dari New York Post, pria bernama Crede Bailey yang bertanggung jawab atas keamanan Gedung Putih itu menjadi pasien yang paling parah dari lusinan kasus virus Corona di area tersebut.
Bailey diketahui tertular COVID-19 sebelum acara Rose Garden pada 26 September 2020 lalu, saat Presiden Trump mengumumkan Amy Coney Barrett sebagai calon Mahkamah Agungnya. Tetapi, saat itu keluarganya meminta pihak Gedung Putih untuk tidak mempublikasikan kondisi Bailey.
"Bailey mengalahkan COVID-19, tetapi itu menimbulkan kerugian yang signifikan. Jempol kaki di kaki kiri serta kaki kanan dan kaki bagian bawahnya harus diamputasi," tulis Dawn McCrobie yang mengorganisir kampanye GoFundMe untuk Bailey.
McCrobie juga mengatakan, saat ini Bailey tengah memulihkan dirinya di pusat rehabilitasi. Selain itu, Bailey juga akan dipasangkan kaki palsu dalam beberapa bulan mendatang.
"Keluarganya memiliki tagihan medis yang mengejutkan dari rawat inap di rumah sakit selama lebih dari 2 bulan dan masih menghitung hari di ICU dan rehabilitasi sebelum dia bisa pulang," tulisnya.
"Ketika dia berhasil pulang, akan ada perubahan besar yang diperlukan untuk menangani kecacatan yang baru dan permanen," tambahnya.
Sampai saat ini, para ahli masih mempelajari sejauh mana COVID-19 bisa merusak tubuh, salah satu akibatnya adalah kehilangan aliran darah. Virus ini diketahui bisa menyerang sistem vaskular dan menyebabkan pembekuan darah.
https://movieon28.com/movies/d-o-a/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar