Ada mitos yang mengatakan bahwa pemakaian celana yang ketat untuk bapak-bapak dapat menurunkan jumlah sperma. Ternyata hal itu tidaklah benar.
Selain itu, mitos juga mengatakan bahwa pria dewasa menghasilkan sperma yang jumlahnya sama banyak dengan pria yang lebih muda. Nyatanya, jumlah sperma akan semakin menurun seiring berjalannya usia.
Dikutip dari Medicalnewstoday, berikut 4 fakta unik seputar sperma:
1. Sperma tidak sama dengan air mani
Sel sperma adalah gamet jantan dan berfungsi untuk menemukan gamet betina yang akan digunakan dalam proses reproduksi. Dalam proses ini, sperma masuk ke dalam vagina dengan cara dikeluarkan melalui penis yang disebut ejakulasi.
Sperma masuk ke dalam cairan yang dibuat oleh organ seks pria. Campuran sperma dan cairan ini disebut air mani.
2. Sperma membutuhkan waktu yang lama untuk diproduksi
Proses menghasilkan sperma dikenal sebagai spermatogenesis. Testis akan menghasilkan sperma yang di dalamnya ada tabung kecil dan disebut tubulus seminiferus.
Saat spermatogenesis, hormon testosteron memasuki tubulus yang menampung sel germinal. Dengan bantuan hormon ini, sel germinal membelah dan berubah beberapa kali secara bertahap menjadi spermatid, yang merupakan sel sperma muda.
Kemudian, sel sperma muda tumbuh dan matang menjadi spermatozoa, masing-masing dengan kepala dan ekor seperti kecebong. Peneliti memperkirakan proses ini memakan waktu sekitar 74 hari.
3. Gaya hidup memengaruhi jumlah sperma
Pola makan dapat memengaruhi jumlah sperma, seperti konsumsi banyak vitamin D untuk meningkatkan produksi sperma. Suatu penelitian mengatakan bahwa merokok dapat menurunkan jumlah sperma.
4. Wanita alergi sperma
Dalam beberapa kasus, sperma dapat menyebabkan reaksi alergi pada wanita yang membuatnya menjadi kemerahan, bengkak dan gatal pada kulit. Hal ini disebut dengan alergi semen atau hipersensitivitas plasma seminalis.
https://nonton08.com/movies/turn-right-barcelona/
Penyakit Ain dalam Islam: Penyebab dan Cara Mengobatinya
Penyakit ain adalah penyakit yang ditimbulkan oleh pandangan dari seseorang, baik itu pandangan hasad, dengki, maupun takjub. Namun, dalam medis penyakit ain tidak dapat terdeteksi.
Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda mengenai keberadaan penyakit ain dalam Islam. Bahkan, penyakit ini bisa mendahului sebuah takdir.
Arab: العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
Artinya: Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ain itu yang bisa.
Selain itu, dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah:
Arab: مأخوذة من عان يَعين إذا أصابه بعينه ، وأصلها : من إعجاب العائن بالشيء ، ثم تَتبعه كيفية نفْسه الخبيثة ، ثم تستعين على تنفيذ سمها بنظرها إلى المَعِين
Artinya: ain dari kata 'aana - ya'iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respon jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).
Sederhananya, penyakit ain terjadi karena tatapan mata yang dibarengi dengan perasaan kagum sekaligus dengki atau iri. Akibatnya, setan memanfaatkan kondisi ini dengan mengirim panah hasad kepada orang yang dikagumi atau dibenci sehingga menyebabkan penyakit ain.
Tak hanya pada orang dewasa, penyakit ain bisa terjadi pada anak, ibu hamil, hingga bayi. Betapa berbahayanya penyakit ini bila menimpa dan mengganggu kehidupan kita karena bisa menyebabkan penyakit, kerusakan, hingga kematian.
Lantas, bagaimana cara mengobati penyakit ain dan mencegahnya? SELANJUTNYA BACA DI SINI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar