Sabtu, 13 Februari 2021

TRANSMEDIA dan CT ARSA Foundation Galang Dana untuk Sulbar-Kalsel

 Silih berganti, musibah datang di awal tahun ini. Gempa bumi terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar), dan banjir melanda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Beban berat tengah dihadapi para pengungsi. Karenanya, TRANSMEDIA dan CT ARSA Foundation membuka dompet amal untuk menampung semangat saling berbagi.


Bantuan donasi bisa disalurkan melalui rekening DOMPET AMAL TRANSMEDIA


Bank Mega: 01 074 00 11 111 889

Bank Mega Syariah: 10 000 100 100 100 4

Bank BNI: 70 123 70 321

Bank BCA: 375 0500 888

Bank Mandiri: 127 0000 2 7777 0

Bank BRI: 034 10 100 1617 301


Sekecil apapun bantuan Anda, jika dilakukan bersama akan mampu membuat Indonesia kembali pulih.


Berikut jumlah donasi yang sudah masuk per 12 Februari 2021:


Bank Mega = 124.287.614

Bank BCA = 260.983.530

Bank Mandiri = 113.310.410

Bank BNI = 112.701.676

Bank Mega Syariah = 15.181.596

Bank BRI = 93.770.690

TOTAL PENERIMAAN = 720.235.517

https://nonton08.com/movies/the-midnight-man-2/


Tips Makan Enak Saat Imlek Tanpa Menaikkan Gula Darah


Perayaan Imlek tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Meski perayaan Imlek di tengah pandemi, kamu masih bisa lho merayakan suka cita Imlek dengan sederhana. Misalnya, dengan makan enak bersama orang-orang terkasih di rumah.

Tradisi makan bersama keluarga saat Imlek menjadi bagian yang paling dinanti. Berbagai sajian makanan manis dan lezat menjadi kekhasan dari perayaan Imlek.


Meski berbagai hidangan lezat untuk disantap, kamu tidak dianjurkan mengonsumsi makanan berlebihan. Ahli diet dan nutrisi Leona Victoria Djajadi, MND, mengingatkan agar memperhatikan konsumsi makanan dan minuman manis bila ada riwayat diabetes atau kencing manis.


Pilih kudapan manis yang menyehatkan, seperti misalnya buah-buahan segar daripada kue-kuean.


"Minumnya air putih, jangan sirup atau teh manis," saran Leona, kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Leona menyebut, jika tidak ada riwayat diabetes, untuk makan makanan manis sebenarnya tidak masalah. Apalagi saat perayaan seperti Imlek yang pastinya disambut dengan suka cita.


Hanya saja, Leona mengingatkan perlunya membatasi diri bila memang bermasalah dengan metabolisme gula.


AstraZeneca Akui Vaksinnya Tak Sempurna, Tapi Tetap Bisa Selamatkan Nyawa


Vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca-Oxford jadi perhatian ketika studi menemukan hanya memberi efek perlindungan minimalis terhadap kasus infeksi ringan-sedang varian Corona B1351 di Afrika Selatan (Afsel). Beberapa sumber menyebut efikasi vaksin berkurang menjadi hanya 10 persen.

Hal ini membuat otoritas kesehatan di Afrika Selatan menunda pemberian vaksin AstraZeneca. Uni Afrika rencananya akan memberikan vaksin yang sudah terlanjur di pesan untuk negara-negara yang belum melaporkan varian Corona B1351.


CEO AstraZeneca, Pascal Soriot, mengakui memang ada kekurangan pada vaksin. Namun, ia yakin vaksinnya bisa tetap membantu menyelamatkan nyawa dengan mengurangi angka kejadian kasus-kasus COVID-19 parah yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.


Sejak awal vaksin AstraZeneca-Oxford disebut dikembangkan untuk melawan pandemi tanpa memperhitungkan keuntungan. Vaksin diproduksi dalam jumlah yang besar dan tidak membutuhkan tempat penyimpanan super dingin sehingga mudah didistribusikan.


"Apakah vaksinnya sempurna? Tidak, tentu tidak sempurna tapi tetap luar biasa. Siapa lagi yang bisa membuat sampai 100 juta dosis di bulan Februari," kata Pascal seperti dikutip dari Reuters, Jumat (12/2/2021).


"Kami akan berusaha menyelamatkan ratusan nyawa. Itu adalah alasan kami bekerja setiap hari," lanjutnya.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis (11/2/2021) juga mendukung penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca. Sekelompok ahli dari Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) merekomendasikan vaksin tetap dipakai untuk lansia di atas 65 tahun dan di area yang memiliki varian baru Corona.


Secara umum vaksin COVID-19 AstraZeneca memiliki efikasi sampai 63,09 persen terhadap kasus infeksi bergejala seperti dikutip dari situs resmi WHO.

https://nonton08.com/movies/the-midnight-man/


4 Hewan yang Sempat Disebut Bisa Jadi Asal-usul Virus Corona COVID-19

  Sampai saat ini investigasi yang dilakukan oleh tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum bisa memastikan dari mana asal-usul virus Corona penyebab COVID-19. Virus ini hanya diketahui pertama kali heboh saat menyebar di salah satu pasar daerah kota Wuhan, China.

COVID-19 disebut sebagian ahli merupakan penyakit zoonosis yang artinya ditularkan dari hewan ke manusia. Ada beberapa hewan yang sempat diteliti dan diduga sebagai pembawa virus ini.


Hewan apa saja? Berikut rangkuman detikcom seperti dikutip dari berbagai sumber:


1. Kelelawar

Kelelawar disebut sebagai binatang utama yang bisa jadi inang alami COVID-19. Pasalnya berbagai penelitian sudah banyak menemukan virus Corona lainnya pada kelelawar dengan materi genetik yang mirip dengan COVID-19. Kelelawar juga disebut sebagai sumber alami dari virus Corona penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS).


Hanya saja sebelum menyebabkan penyakit pada manusia, menurut ahli virus Corona tersebut berpindah ke hewan lain sebagai inang perantara.


2. Ular

Ular sempat disebut sebagai kemungkinan inang perantara virus di awal kemunculan wabah COVID-19. Dalam penelitian di jurnal Medical Virology, para ilmuwan menduganya dengan memeriksa pola protein pada virus lalu kemudian dicocokkan dengan hewan yang memiliki kemiripan.


3. Tenggiling

Tenggiling jadi tersangka berikutnya ketika tim ahli dari China menemukan virus Corona yang mirip dengan SARS-COV-2 dari sampel spesies Manis javanica. Saat itu otoritas China diketahui sedang berusaha menggagalkan usaha penyelundupan tenggiling illegal.


4. Cerpelai

Hewan berikutnya yang diduga jadi sumber COVID-19 adalah cerpelai. Bermula dari temuan adanya hewan yang terinfeksi di peternakan beberapa negara.


Cerpelai jadi satu-satunya hewan yang diketahui bisa terinfeksi dan atau menularkan infeksi COVID-19 pada manusia.

https://nonton08.com/movies/sing-street/


TRANSMEDIA dan CT ARSA Foundation Galang Dana untuk Sulbar-Kalsel


Silih berganti, musibah datang di awal tahun ini. Gempa bumi terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar), dan banjir melanda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Beban berat tengah dihadapi para pengungsi. Karenanya, TRANSMEDIA dan CT ARSA Foundation membuka dompet amal untuk menampung semangat saling berbagi.


Bantuan donasi bisa disalurkan melalui rekening DOMPET AMAL TRANSMEDIA


Bank Mega: 01 074 00 11 111 889

Bank Mega Syariah: 10 000 100 100 100 4

Bank BNI: 70 123 70 321

Bank BCA: 375 0500 888

Bank Mandiri: 127 0000 2 7777 0

Bank BRI: 034 10 100 1617 301


Sekecil apapun bantuan Anda, jika dilakukan bersama akan mampu membuat Indonesia kembali pulih.


Berikut jumlah donasi yang sudah masuk per 12 Februari 2021:


Bank Mega = 124.287.614

Bank BCA = 260.983.530

Bank Mandiri = 113.310.410

Bank BNI = 112.701.676

Bank Mega Syariah = 15.181.596

Bank BRI = 93.770.690

TOTAL PENERIMAAN = 720.235.517


Tips Makan Enak Saat Imlek Tanpa Menaikkan Gula Darah


Perayaan Imlek tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Meski perayaan Imlek di tengah pandemi, kamu masih bisa lho merayakan suka cita Imlek dengan sederhana. Misalnya, dengan makan enak bersama orang-orang terkasih di rumah.

Tradisi makan bersama keluarga saat Imlek menjadi bagian yang paling dinanti. Berbagai sajian makanan manis dan lezat menjadi kekhasan dari perayaan Imlek.


Meski berbagai hidangan lezat untuk disantap, kamu tidak dianjurkan mengonsumsi makanan berlebihan. Ahli diet dan nutrisi Leona Victoria Djajadi, MND, mengingatkan agar memperhatikan konsumsi makanan dan minuman manis bila ada riwayat diabetes atau kencing manis.


Pilih kudapan manis yang menyehatkan, seperti misalnya buah-buahan segar daripada kue-kuean.


"Minumnya air putih, jangan sirup atau teh manis," saran Leona, kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Leona menyebut, jika tidak ada riwayat diabetes, untuk makan makanan manis sebenarnya tidak masalah. Apalagi saat perayaan seperti Imlek yang pastinya disambut dengan suka cita.


Hanya saja, Leona mengingatkan perlunya membatasi diri bila memang bermasalah dengan metabolisme gula.

https://nonton08.com/movies/perfect-proposal/