Selasa, 29 Desember 2020

Sambut 2021, OVO Hadirkan Kesempatan Tour & Travel Virtual

 Sudah lebih dari sepuluh bulan warga dunia dihadapkan pada pandemi global. Suka tidak suka, pandemi ini tentu banyak menghambat aktivitas masyarakat, seperti bekerja, berbelanja, bersekolah, dan berlibur.

Memahami kondisi tersebut, dalam rangka menyambut akhir tahun, OVO sebagai platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terkemuka di Indonesia berupaya untuk tetap menjawab kebutuhan dan wishlists para pengguna yang merindukan berlibur ke berbagai destinasi di dalam negeri maupun ke luar negeri.


OVO menghadirkan kampanye Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO, liburan tahun baru dengan wisata virtual berkolaborasi dengan seorang ilustrator foto ternama dan pelaku seni rupa, Agan Harahap. Berdasarkan mini survei yang dilakukan OVO, wisata yang paling diimpikan untuk dikunjungi di ranah domestik yaitu Yogyakarta, Jakarta, Ubud, dan Bandung. Serta Tokyo, Kuala Lumpur, Singapura dan Bangkok di ranah internasional.


"Melihat antusiasme masyarakat yang sudah sangat rindu liburan, mulai dari 28 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021, pengguna OVO mendapatkan kesempatan untuk ikut wisata virtual ke destinasi yang mereka inginkan bersama Agan Harahap dan memenangkan sejumlah hadiah senilai jutaan rupiah," ujar Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit dalam keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).

https://movieon28.com/movies/tale-of-tales/


Harumi menambahkan OVO senantiasa berupaya menjawab kebutuhan masyarakat khususnya para pengguna OVO, dan lomba ini sebagai salah satu bentuk kepedulian OVO di saat masyarakat ingin mencari kesempatan rekreasi akhir tahun.


"Lewat kegiatan virtual ini diharapkan dapat memberikan sedikit hiburan di penghujung tahun 2020 yang penuh tantangan ini, dengan cara yang tetap aman untuk menjaga kesehatan bersama," imbuh Harumi.


Sementara itu Agan Harahap mengungkapkan ini bukan prank, dirinya terinspirasi dari fakta yang ada selama pandemi ini, yaitu semua orang tidak dapat liburan karena terhalang oleh kondisi yang tidak memungkinkan. Oleh karena itu, ia tergerak untuk membantu mewujudkan mimpi liburan yang tertunda lewat kemampuan yang ia miliki.


"Saya sangat menyambut baik kolaborasi dengan OVO untuk menghadirkan kampanye Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO ini. Saya berharap lewat kampanye ini dapat membantu memberikan penghiburan bagi publik, khususnya para pengguna OVO," kata Agan.


"Dari foto yang masuk, saya bersama dengan OVO akan memilih 40 foto dan caption terbaik yang akan menjadi pemenang. Tentunya pemenang yang terpilih dinilai berdasarkan caption yang paling membutuhkan liburan ke destinasi pilihannya. Kemudian, saya akan mengedit foto mereka dan membawanya ke tujuan yang mereka pilih dengan cara saya," tambah Agan.


Peserta dapat memilih destinasi wisata yang mereka impikan, termasuk Australia, Antartika, Jepang, Maroko, Spanyol dan bahkan kunjungan antariksa ke Bulan, bagi mereka yang mungkin sudah semakin jenuh tinggal di Bumi.


Kampanye Agan Harap2 Wisata Tour & Travel bareng OVO berjalan mulai 28 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021. Cara mengikutinya sangat mudah. Cukup unggah foto paling menjenuhkan selama di rumah saja disertai caption satu destinasi yang ingin dituju beserta alasannya.


Jangan lupa gunakan hashtag #OVOHarap2Wisata dan mention @ovo.id dan @aganharahap. 40 orang yang terpilih akan diajak berwisata lewat digital imaging yang dipandu langsung oleh Agan Harahap. Untuk syarat dan ketentuan yang lengkap dapat diakses melalui akun media sosial resmi OVO yaitu @ovo_id.

https://movieon28.com/movies/boxing-helena/

Menkominfo Dukung Rencana Merger Indosat dan Tri

 Rencana merger antara Hutchison 3 Indonesia (Tri) dan Indosat Ooredoo kian nyata. Bahkan kedua operator seluler itu telah meminta restu kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

Disampaikan Johnny bahwa ia telah menerima surat yang isinya berupa pemberitahuan akan adanya potensi merger antara Tri dan Indosat.


"Pada tanggal 28 Desember 2020 Menkominfo telah menerima surat pemberitahuan Potensi Kombinasi Bisnis (Potential Business Combination) antara PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 melalui penandatanganan Exclusive and Non Legally Binding MoU di antara Ooredoo Q.P.S.C dengan CK Hutchison Holding Limited," ungkap Menkominfo kepada detikINET, Selasa (29/12/2020).


"Kominfo menyambut baik usaha konsolidasi industri telekomunikasi dai Indonesia, dengan harapan bisnis telekomunikasi, seperti telepon seluler semakin efisien dan semakin kuat serta mampu mendukung program pemerintah 'Akselerasi Transformasi Digital di Indonesia'," sambung Johnny.


Dengan terjadinya konsolidasi antar operator seluler ini, Menkominfo, diharapakan dapat memperkuat struktur permodalan, Sumber Daya Manusia, management dan kecepatan dalam pengambilan keputusan bisnis, khususnya Capex dan Opex dalam pembangunan infrasturktur TIK di wilayah kerja Non 3T yang saat ini belum selesai dibangun.

https://movieon28.com/movies/head-on/


"Konsolidasi juga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi baru dan dapat mengawali 5G deployment di Indonesia," ucapnya.


Lebih lanjut lagi, Menkominfo mengatakan, disruspi teknologi yang cepat juga perlu diantisipasi oleh operator seluler secara cepat dan tepat melalui pilihan teknologi komunikasi yang tepat dan kebijakan management yang future outlook.


"Kita sama-sama berharap tahun 2021 akan tetap menjadi tahun yang optimistis bagi industri telekomunikasi dan industri telekomunikasi tetap dapat bertumbuh positif," pungkasnya.


MoU Tri dan Indosat

Sebelumnya, Indosat Ooredoo dan CK Hutchison Holdings Limited (CK Hutchison) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) secara eksklusif untuk potensi menggabungkan bisnis telekomunikasi antara Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia.


"Sebagaimana diumumkan, induk perusahaan PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo), Ooredoo Group ("Ooredoo") telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang eksklusif dan tidak mengikat secara hukum dengan CK Hutchison Holdings Limited ("CK Hutchison") sehubungan dengan kemungkinan transaksi untuk menggabungkan bisnis masing-masing di Indonesia; PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia," demikian disampaikan Director and Chief Financial Officer Indosat Ooredoo, Eyas Naif Assaf dalam keterangan resminya, Senin (28/12).


Dia menyebutkan, periode eksklusivitas MoU ini berlaku hingga 30 April 2021. Sejauh ini, belum ada informasi lebih lanjut langkah yang bisa diungkapkan.


Senada dengan Indosat Ooredoo, Hutchinson 3 Indonesia mengkonfirmasi adanya penandatanganan MoU tersebut melalui pernyataan resmi CK Hutchison Holdings Limited.


Namun dikatakan CK Hutchison Holdings Limited, belum ada keputusan yang diambil dan belum ada kepastian mengenai detail dan ruang lingkup transaksi.


"Transaksi potensial tetap tunduk pada, antara lain, uji tuntas yang memuaskan, kesepakatan syarat, penandatanganan perjanjian definitif dan memperoleh semua persetujuan perusahaan dan peraturan yang diperlukan," ujar mereka.

https://movieon28.com/movies/a-walk-on-the-moon/