Jumat, 27 November 2020

Ada 2.400 Karyawan Positif Corona, Pabrik Sarung Tangan Terbesar di Dunia Tutup

 Produsen terbesar sarung tangan lateks di dunia, Top Glove, di Malaysia akan menutup lebih dari setengah fasilitas pabrik setelah hampir 2.500 karyawan positif COVID-19.

Dikutip dari BBC, perusahaan ini mendapatkan permintaan yang melonjak untuk alat perlindungan diri sejak awal pandemi. Adanya kasus ini membuat pasokan sarung tangan di seluruh dunia terganggu.


Proses produksi dihentikan sejak 17 November untuk menyaring pekerja. Hal ini membuat Top Glove kewalahan karena hanya menyisakan 12 pabrik untuk tetap beroperasi sehingga kapasitas jauh berkurang.


Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan pada Senin (23/11), terjadi lonjakan kasus COVID-19 di kawasan pabrik serta asrama karyawan Top Globe berada. Sekitar 5.800 karyawan telah dites dan sejauh ini 2.453 di antara mereka positif COVID-19.


"Semua yang dites positif dirawat di rumah sakit dan mereka yang sempat kontak dekat, dikarantina untuk mencegah penularan," kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisyam Abdullah kepada Reuters.


Top Glove saat ini mempekerjakan lebih dari 21 ribu pekerja di seluruh negeri dan mengoperasikan 47 pabrik. Para pekerjanya banyak berasal dari Nepal dan tinggal di kompleks asrama yang padat.


Dalam setahun, Top Glove dapat memproduksi lebih dari 70 miliar sarung tangan dan menjadi pemasok global utama.

https://cinemamovie28.com/movies/merry-riana-mimpi-sejuta-dolar/


Gejala Henti Jantung, Kondisi yang Dialami Maradona Saat Meninggal


Kabar duka datang dari dunia sepak bola, legenda sepakbola asal Argentina, Diego Armando Maradona meninggal dunia karena henti jantung di usia 60 tahun pada Rabu (25/11/2020).

Sebelumnya Maradona sempat menjalani operasi hematoma subdural untuk mengatasi gumpalan darah di otak. Operasi tersebut pun berjalan sukses, Maradona lalu menjalani pemulihan di rumahnya di Tigre, utara Buenos Aires.


Henti jantung terjadi ketika ada gangguan pada fungsi jantung. Hal ini bisa disebabkan karena penyakit jantung atau sebab lainnya. Lalu apa gejala dari henti jantung?


Dikutip dari laman Mayo Clinic, gejala dan pertanda henti jantung umumnya mendadak dan drastis, meliputi seperti:


Tiba-tiba kolaps

Tidak ada denyut nadi

Tidak bernapas

Tidak sadarkan diri.

Beberapa gejala yang bisa muncul sesaat sebelum terjadi henti jantung antara lain:


Dada sesak atau tidak nyaman

Sesak napas

Lemah

Palpitasi (berdebar-debar).

Penting untuk diingat, beberapa kasus henti jantung bisa muncul tiba-tiba tanpa peringatan.


Hati-hati! Ini 4 Gejala Awal Diabetes yang Harus Kamu Waspadai


Sebagian besar gejala awal diabetes berasal dari kadar glukosa yang melebihi batas normal dalam darah. Sering kali, pengidap tidak menyadari gejala ringan diabetes yang muncul sampai gejala tersebut sudah semakin parah dan menyebabkan kerusakan jangka panjang.

Untuk diabetes 1, gejala biasanya terjadi dengan cepat dalam hitungan hari atau beberapa minggu. Hal ini juga berlaku untuk gejala diabetes 2.


Dikutip dari WebMD, berikut 4 gejala awal terjadinya penyakit diabetes:


1. Mudah lapar dan kelelahan

Tubuh dapat mengubah makanan yang Anda makan menjadi glukosa yang digunakan untuk keperluan sel energi. Pengambilan glukosa untuk tubuh memerlukan insulin.


Jika tubuh kekurangan atau menolak masuknya insulin, tubuh tidak akan mendapatkan glukosa yang cukup. Keadaan ini bisa membuat kita menjadi mudah lapar dan cepat lelah.


2. Lebih sering kencing

Rata-rata orang normal buang air kecil antara 4-7 kali dalam sehari. Mengapa pengidap diabetes dapat kencing lebih banyak dari biasanya?


Tubuh menyerap kembali glukosa saat melewati ginjal. Ketika diabetes mendorong gula darah naik, kemungkinan ginjal tidak dapat membawa semua glukosa kembali. Hal ini menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak air kencing.


3. Mulut kering

Tubuh menggunakan cairan untuk proses kencing, sehingga kelembapan pada anggota tubuh yang lain dapat berkurang. Biasanya, pengidap akan mengalami dehidrasi dan mulut terasa kering.


4. Penglihatan kabur

Perubahan kadar cairan dalam tubuh bisa membuat lensa mata membengkak. Hal ini bisa merubah bentuk lensa dan menyebabkan penglihatan jadi tidak fokus.

https://cinemamovie28.com/movies/my-moms-new-boyfriend/

Riwayat Kesehatan Maradona Sebelum Meninggal karena Henti Jantung

 Maradona meninggal dunia di usia 60 tahun. Penyebab meninggalnya disebut karena mengalami henti jantung.

Legenda sepakbola asal Argentina itu menghembuskan napas terakhir di rumahnya, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Sebelumnya Maradona sempat menjalani operasi akibat hematoma atau penggumpalan darah di otaknya.


Di luar kariernya sebagai pesepakbola yang fenomenal, Maradona memiliki banyak catatan terkait kesehatan. Selain pernah operasi bypass lambung karena obesitas, ia juga pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.


Selain itu ada beberapa kondisi kesehatan yang dialami Maradona sebelum meninggal. Berikut rangkumannya.


1. Serangan jantung

Di tahun 2004 silam, Maradona pernah mengalami serangan jantung yang pernah membuatnya harus mendapatkan perawatan intensif. Serangan jantung yang ia alami disebut karena tidak menerapkan diet sehat.


2. Kecanduan narkoba

Maradona pernah dua kali gagal uji kesehatan karena positif menggunakan kokain pada tahun 1991 saat bermain di laga Serie-A Italia dan di Piala Dunia 1994. Dikutip dari beberapa sumber, Maradona mulai mengonsumsi narkoba sejak tahun 1983 yang membuatnya kecanduan hingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan.


3. Obesitas

Legenda sepakbola yang kontroversial lewat ' Gol Tangan Tuhan' ini di akhir karirnya mengalami obesitas. Pada Maret 2005, Maradona memiliki berat badan 130 kg yang membuatanya harus menjalani operasi bypass lambung di Kolombia.


4. Masalah pernapasan

Saat berusia 43 tahun, mantan pemain Barcelona itu pernah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Buenos Aires karena kesulitan bernapas. Dikutip dari DailyMail, Maradona harus dibantu oleh mesin untuk membantunya memperlancar sistem pernapasan.


5. Pembekuan darah di otak

Di awal November 2020, hasil pemindaian menemukan adanya gumpalan darah di otak legenda sepakbola Argentina itu.


Berdasarkan hasil CT scan, ditemukan adanya hematoma subdural di kepala Maradona. Tetapi, masih belum diketahui pasti apa penyebabnya.

https://cinemamovie28.com/movies/surau-dan-silek/


Ada 2.400 Karyawan Positif Corona, Pabrik Sarung Tangan Terbesar di Dunia Tutup


Produsen terbesar sarung tangan lateks di dunia, Top Glove, di Malaysia akan menutup lebih dari setengah fasilitas pabrik setelah hampir 2.500 karyawan positif COVID-19.

Dikutip dari BBC, perusahaan ini mendapatkan permintaan yang melonjak untuk alat perlindungan diri sejak awal pandemi. Adanya kasus ini membuat pasokan sarung tangan di seluruh dunia terganggu.


Proses produksi dihentikan sejak 17 November untuk menyaring pekerja. Hal ini membuat Top Glove kewalahan karena hanya menyisakan 12 pabrik untuk tetap beroperasi sehingga kapasitas jauh berkurang.


Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan pada Senin (23/11), terjadi lonjakan kasus COVID-19 di kawasan pabrik serta asrama karyawan Top Globe berada. Sekitar 5.800 karyawan telah dites dan sejauh ini 2.453 di antara mereka positif COVID-19.


"Semua yang dites positif dirawat di rumah sakit dan mereka yang sempat kontak dekat, dikarantina untuk mencegah penularan," kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisyam Abdullah kepada Reuters.


Top Glove saat ini mempekerjakan lebih dari 21 ribu pekerja di seluruh negeri dan mengoperasikan 47 pabrik. Para pekerjanya banyak berasal dari Nepal dan tinggal di kompleks asrama yang padat.


Dalam setahun, Top Glove dapat memproduksi lebih dari 70 miliar sarung tangan dan menjadi pemasok global utama.

https://cinemamovie28.com/movies/adore/