Rabu, 12 Agustus 2020

Hits di Lapak Online, Alat Penahan Agar Lipstik Tak Rusak Saat Ketutup Masker

Viral bracket khusus masker dijual di beberapa lapak online dengan harga murah. Diklaim bisa membuat lipstik tidak rusak dan mengurangi embun di kacamata, tetapi alat ini bisa mengganggu efektivitas tidak ya?
Menurut ahli paru dari RS Persahabatan, dr Erlang Samoedro, SpP, pemakaian bracket khusus masker tidak mengganggu efektivitas seperti mencegah paparan virus Corona. Sebab, bracket khusus masker ini hanya membuat jarak antara masker dan bibir saja.

"Nggak sih karena hanya melindungi mulut saja ya jadi membuat jarak antara masker dan bibir, fungsinya hanya estetika saja," jelas dr Erlang saat dihubungi detikcom Selasa (11/8/2020).

Meski demikian, dr Erlang menegaskan berbahaya jika pemakaian bracket khusus masker bisa membuat celah dari masker menjadi lebar. Bila seperti itu, penggunaan alat ini sebaiknya dihindari agar tidak menimbulkan risiko paparan Corona.

"Hal ini menjadi berbahaya karena masker tidak melindungi lagi. Karena ada celah. Tentu tidak direkomendasikan karena tadi dapat membuat celah dengan masker," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan detikcom, harga bracket khusus masker di beberapa lapak online dijual dengan harga mulai dari 15 ribu hingga 75 ribu rupiah. Fungsinya disebut bukan hanya membuat lipstik tidak rusak saja, tetapi bisa mencegah jerawat karena menghindari adanya gesekan saat memakai masker.

Tangkal Corona, Perlukah Pakai Masker Saat Bercinta?

 Ancaman gelombang kedua virus Corona COVID-19 membuat banyak orang ekstra waspada. Tak terkecuali untuk urusan bercinta, ada banyak pembatasan yang dianjurkan.
Salah satunya disampaikan oleh lembaga amal di Ingris, yang menyarankan pasangan untuk bercinta dengan menggunakan masker. Selain itu, dianjurkan juga untuk tidak bercinta selain di rumah masing-masing.

"Tidak berciuman, memakai masker wajah saat berhubungan seks dan memilih posisi di mana Anda tidak bertatap muka juga akan membantu dan menggunakan kondom atau bendungan untuk pekerjaan pukulan dan rimming akan semakin mengurangi risiko," saran Terrence Higgins Trust, dikutip dari Metro.co.uk.

Anjuran tersebut disampaikan karena mustahil melarang pasangan untuk bercinta sama sekali. Saran lain yang disampaikan adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah sesi bercinta dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Kondom dan perlindungan lain juga dianjurkan untuk mencegah penularan penyakit menular seksual (PMS). Tes corona sebelum bercinta juga dianjurkan bagi pasangan baru.

Viral Pesepeda Naik JLNT Antasari, Samakah Aturan Gowes untuk Olahraga?

Jakarta punya sejumlah ruas jalan yang dilengkapi jalur khusus pesepeda. Namun fungsi jalur ini lebih ditujukan untuk sepeda sebagai sarana transportasi dibanding untuk sport atau olahraga.
Untuk olahraga, sepeda jenis roadbike umumnya melaju dengan kecepatan tinggi. Ada yang sampai 40-50 km/jam, bahkan bisa 60 km/jam. Untuk masuk ke jalur sepeda yang lebarnya tidak lebih dari 2 meter, pesepeda yang masuk kategori olahraga umumnya akan kesulitan dan malah membahayakan.

Kondisi inilah yang kerap jadi alasan pesepeda tidak gowes di jalurnya. Nah yang viral baru-baru ini, rombongan pesepeda tertangkap kamera menerobos Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari yang tidak dilengkapi jalur sepeda.
https://kamumovie28.com/cek-toko-sebelah-2/

Viral Pesepeda Naik JLNT Antasari, Bolehkah Gowes di Jalan Layang?

Beberapa waktu lalu, sebuah unggahan tentang rombongan pesepeda viral di media sosial. Seorang warga merekam rombongan pesepeda melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan.
Anggara Gilang Dwiputra yang mengunggah momen tersebut di Facebook menjelaskan, dirinya saat itu tengah melintas pada hari Sabtu. Berasumsi tidak sedang ada CFD (Car Free Day) di ruas jalan tersebut, ia langsung kepikiran akan keselamatan pesepeda maupun pengguna jalan lainnya.

"Kepada teman2 pesepeda, kalau lagi di jalan tolong ikuti rambu2 yang ada ya.. Itu rambu2 bukan cuma untuk kendaraan bermotor.. Di jalan layang non tol antasari jelas ada rambu dengan gambar sepeda dicoret, setau saya sih itu artinya sepeda dilarang lewat jalan itu, tp ini kok malah rame2 lewat situ..," tulis Anggara dalam caption yang menyertai unggahan tersebut.

Di Facebook, unggahan tersebut dibagikan lebih dari 900 kali. Beragam tanggapan membanjiri kolom komentar, sebagian besar menyayangkan perilaku pesepeda yang tidak menaati rambu-rambu.

"Saya lihat secara umum, netizen memberi komentar mendukung, tapi memang ada satu atau dua komen yang sedikit nyinyir dengan mengatakan lebih banyak pengendara motor yang lewat jalan layang daripada sepeda. Padahal dua-duanya memang dilarang lewat," kata Anggara saat dihubungi detikcom, Selasa (12/8/2020).

Anggara mengaku tak terlalu mempermasalahkan seandainya pesepeda yang melintas hanya 1-2 orang. Namun ia merasa terganggu karena yang melintas adalah rombongan.

"Kalau mereka tidak rombongan, mungkin tidak terlalu terganggu. Namun, dikarenakan mereka rombongan, jadinya menghambat mobil yang lewat," ujarnya.

Ketua Dewan Transportasi Jakarta (DTKJ) Haris Muhammadun menjelaskan bahwa ada banyak pertimbangan yang menentukan boleh tidaknya pesepeda melintas di jalan layang. Di beberapa jalan layang yang memiliki jalur khusus, sepeda boleh melintas.

Namun ditegaskan, faktor utama yang diperhatikan adalah keselamatan para pengguna jalan.

"Kalau di JLNT Antasari sih, untuk pegowes sepeda memang lebih aman menggunakan jalur yang ada di bawah saja," tegas Haris.

Hits di Lapak Online, Alat Penahan Agar Lipstik Tak Rusak Saat Ketutup Masker

Viral bracket khusus masker dijual di beberapa lapak online dengan harga murah. Diklaim bisa membuat lipstik tidak rusak dan mengurangi embun di kacamata, tetapi alat ini bisa mengganggu efektivitas tidak ya?
Menurut ahli paru dari RS Persahabatan, dr Erlang Samoedro, SpP, pemakaian bracket khusus masker tidak mengganggu efektivitas seperti mencegah paparan virus Corona. Sebab, bracket khusus masker ini hanya membuat jarak antara masker dan bibir saja.

"Nggak sih karena hanya melindungi mulut saja ya jadi membuat jarak antara masker dan bibir, fungsinya hanya estetika saja," jelas dr Erlang saat dihubungi detikcom Selasa (11/8/2020).

Meski demikian, dr Erlang menegaskan berbahaya jika pemakaian bracket khusus masker bisa membuat celah dari masker menjadi lebar. Bila seperti itu, penggunaan alat ini sebaiknya dihindari agar tidak menimbulkan risiko paparan Corona.

"Hal ini menjadi berbahaya karena masker tidak melindungi lagi. Karena ada celah. Tentu tidak direkomendasikan karena tadi dapat membuat celah dengan masker," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan detikcom, harga bracket khusus masker di beberapa lapak online dijual dengan harga mulai dari 15 ribu hingga 75 ribu rupiah. Fungsinya disebut bukan hanya membuat lipstik tidak rusak saja, tetapi bisa mencegah jerawat karena menghindari adanya gesekan saat memakai masker.
https://kamumovie28.com/eiffel-im-in-love/