Minggu, 09 Agustus 2020

Studi Temukan Kemungkinan Manfaat Vaksin Flu dan BCG Terhadap COVID-19

 Vaksin Corona COVID-19 diperkirakan paling cepat akan tersedia di tahun 2021. Sampai vaksin rampung, masyarakat diimbau untuk terus menjaga diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak dengan orang lain.
Terkait hal tersebut, dua studi terbaru melaporkan bahwa vaksin untuk penyakit lain tampaknya dapat membawa efek bermanfaat terhadap infeksi virus Corona COVID-19. Peneliti melihat orang yang menerima vaksin untuk penyakit lain tersebut mengalami gejala infeksi COVID-19 yang ringan atau minim.

Hanya saja peneliti menekankan perlu studi lebih lanjut untuk mengambil kesimpulan pasti.

Laporan di jurnal Cell Reports Medicine menyebut bahwa para pasien penerima vaksin BCG dalam tiga tahun terakhir tidak mengalami infeksi COVID-19 parah. Vaksin ini biasa dipakai untuk tuberkulosis.

Sementara laporan dari peneliti Mayo Clinic yang belum mendapat peer review menemukan pasien yang mendapat vaksin flu, pneumonia, dan hepatitis menunjukkan tingkat infeksi COVID-19 yang lebih rendah.

"Efek manfaat berbagai vaksin tampaknya lebih luas dari yang sebelumnya diketahui," kata salah satu peneliti, Mihai Netea, seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (9/8/2020).

Ingin Bercinta di Pagi Hari? 5 Cara Ini Membantu Sesi Semakin Bergairah

 Pagi hari bisa jadi waktu yang paling sibuk, sehingga jarang pasangan melakukan sesi bercinta. Namun, meluangkan waktu di pagi untuk sesi bercinta bisa menghilangkan stres dan meningkatkan kesenangan.
Mungkin Anda tidak terbiasa bercinta di pagi hari dan takut jika tidak bisa merangsang pasangan.

Jangan khawatir, simak 5 posisi dan cara bercinta di pagi hari ini agar semakin bergairah, dilansir dari Newwomenindia:

1. Spoon
Bangun tidur terkadang napas menjadi bau, tetapi masalah tersebut bukan alasan untuk tidak melakukan sesi bercinta di pagi hari.

Cobalah dengan berbaring miring membelakangi pasangan Anda. Posisi ini memberikan kehangatan sekaligus kesempatan kepada pasangan untuk menjelajahi tubuh Anda.

2. Missionary
Posisi ini cocok bagi Anda yang malas melakukan sesi bercinta di pagi hari karena masih mengantuk.

Dengan melakukan posisi ini, pasangan Anda akan berada di posisi atas dan Anda hanya berbaring saja.

3. The 'T' position
Posisi T sangat ideal untuk penis mencapai g-spot. Pasangan Anda akan berbaring miring, sementara Anda berbaring telentang dengan kaki di atas pinggul. Cara ini mudah dan tidak membutuhkan banyak tenaga.

4. Bangunkan dengan fantasinya
Tidak banyak wanita yang tahu bahwa pria berharap dibangunkan dengan cara membangkitkan fantasinya.

Sentuhan ringan dan lembut mampu membangkitkan saraf ke otak untuk merangsang gairahnya. Dengan begitu, pasangan akan bergairah dan melayani Anda untuk melakukan sesi bercinta di pagi hari.

5. Mandi bersama
Tidak ada salahnya memberikan kejutan kepada pasangan dengan cara menyelinap masuk saat ia sedang mandi. Ini adalah cara yang menggairahkan untuk memulai melakukan sesi bercinta di pagi hari.
https://kamumovie28.com/sex-and-the-city-2-2/

10 Alasan Bio Farma Pilih Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac di Indonesia

 Uji klinis fase III vaksin Corona Sinovac akan diselenggarakan pada pertengahan Agustus mendatang.
Neni Nuraini, manager riset and development Bio Farma mengatakan ada beberapa alasan Bio Farma pilih Sinovac untuk pengembangan vaksin Corona COVID-19 di Indonesia. Salah satunya karena Sinovac berpengalaman dalam memproduksi vaksin H1N1 yang diakui di dunia.

"Bio Farma bekerja sama dengan Eijkman dengan dukungan dari Kemenristek Brin, untuk pengembangan vaksin mulai dari virusnya itu sendiri sampai ke vaksin itu bisa di komersial," ujar Neni dalam webinar yang diselenggarakan Society of Indonesian Science Journalist, Sabtu (8/8/2020).

Berikut beberapa alasan Bio Farma pilih Sinovac:

1. Perusahaan pertama di dunia yang selesai uji klinis fase I vaksin SARS.

2. Sinovac berpengalaman dalam memproduksi vaksin H1N1 yang diakui di dunia.

3. Perusahaan yang memiliki WHO pre-qualification untuk fasilitas produksi dan produknya, seperti vaksin hepatitis A.

4. Salah satu perusahaan di dunia yang paling maju dan tercepat dalam pengembangan vaksin Corona COVID-19.

5. Platform vaksin Sinovac sama dengan kompetensi yang dimiliki Bio Farma saat ini.

6. Selain di Indonesia menjadi uji klinis vaksin III Sinovac, dilaksanakan juga di Brasil, Bangladesh, Chili, dan Turki.

7. Semua vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan di dunia harus melalui tahap uji preklinis, uji klinis fase I, II, dan III.

8. Uji klinis fase I dan II sudah memenuhi syarat keamanan sehingga vaksin sangat aman dalam uji fase berikutnya.

9. Semua vaksin yang akan diuji di Indonesia, akan melewati serangkaian izin baik dari komite etik dan izin uji klinis yang di evaluasi BPOM.

10. Jika uji klinis fase III berhasil, maka Bio Farma siap untuk melaksanakan produksi vaksin COVID-19.

Studi Temukan Kemungkinan Manfaat Vaksin Flu dan BCG Terhadap COVID-19

 Vaksin Corona COVID-19 diperkirakan paling cepat akan tersedia di tahun 2021. Sampai vaksin rampung, masyarakat diimbau untuk terus menjaga diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak dengan orang lain.
Terkait hal tersebut, dua studi terbaru melaporkan bahwa vaksin untuk penyakit lain tampaknya dapat membawa efek bermanfaat terhadap infeksi virus Corona COVID-19. Peneliti melihat orang yang menerima vaksin untuk penyakit lain tersebut mengalami gejala infeksi COVID-19 yang ringan atau minim.

Hanya saja peneliti menekankan perlu studi lebih lanjut untuk mengambil kesimpulan pasti.

Laporan di jurnal Cell Reports Medicine menyebut bahwa para pasien penerima vaksin BCG dalam tiga tahun terakhir tidak mengalami infeksi COVID-19 parah. Vaksin ini biasa dipakai untuk tuberkulosis.

Sementara laporan dari peneliti Mayo Clinic yang belum mendapat peer review menemukan pasien yang mendapat vaksin flu, pneumonia, dan hepatitis menunjukkan tingkat infeksi COVID-19 yang lebih rendah.

"Efek manfaat berbagai vaksin tampaknya lebih luas dari yang sebelumnya diketahui," kata salah satu peneliti, Mihai Netea, seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (9/8/2020).
https://kamumovie28.com/bruce-lee-my-brother-2/