Senin, 17 Februari 2020

20 Obyek Wisata Dieng yang Wajib Dikunjungi

Dataran Tinggi Dieng selalu menarik untuk dikunjungi. Selain menyimpan pesona alam yang begitu memukau, tempat ini juga memiliki banyak sekali obyek wisata Dieng yang bisa Anda nikmati satu per satu.

Kawasan yang masuk dalam 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara ini merupakan area vulkanik aktif yang memiliki beberapa puncak serta kepunden kawah yang menjadi area wisata di kawasan ini. Tidak sedikit para wisatawan yang jauh-jauh datang ke tempat ini demi melihat keindahan yang tersimpan dalam negeri di atas awan ini.

Banyak obyek wisata yang bisa Anda jadikan sebagai tempat untuk menikmati libur akhir pekan atau hanya untuk mendapatkan spot foto terbaik. Untuk yang penasaran dengan obyek wisata di dataran tinggi Dieng, berikut beberapa obyek wisata yang bisa Anda kunjungi:

Obyek Wisata Dieng

Ada cukup banyak obyek wisata di Dieng, Jawa Tengah yang bisa Anda kunjungi. Namun dari sekian banyaknya obyek wisata yang ada, hanya ada sekitar 20 obyek wisata gunung Dieng yang populer dan sering dikunjungi. Bahkan menjadi wisata favorit di kalangan wisatawan. Berikut daftar tempat wisata Dieng paling menarik dan sayang untuk dilewatkan:

1. Lembah Sumurup

Salah satu tempat yang menjadi favorit para wisatawan saat berkunjung ke dataran tinggi ini adalah lembah Sumurup. Lembah ini dikenal sebagai padang savana Dieng yang cukup luas dengan hamparan rumput yang menyala. Sesuai dengan namanya sumurup atau murup dalam bahasa Jawa yang berarti menyala.

2. Kawah Sakidah

Kawasan gunung berapi sangat populer dengan kawahnya yang indah. Begitu juga dengan gunung berapi Dieng. Salah satu kawah yang cukup fenomenal dan menjadi tempat favoritnya bagi para wisatawan adalah kawah Sakidah. Kawah ini memiliki panorama yang begitu nampak cantik saat dilihat dari atas bukit. Area ini tidak berbahaya namun menimbulkan bau belerang yang cukup menyengat.

3. Kawah Candradimuka

Selain cantik, kawah ini juga menyimpan banyak mitos di kalangan masyarakat sekitar. Konon di kawah inilah Gatot Kaca direbus hingga memperoleh kesaktian berupa otot kawat balung besi. Di tempat ini pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan kawah yang bisa disaksikan dari atas bukit.

4. Kawah Sileri

Satu lagi kawah yang cukup menarik untuk dikunjungi, yaitu Kawah Sileri. Kawah di sini memiliki air dengan warna putih keabu-abuan yang bisa disaksikan lebih dekat. Wisatawan bisa berfoto ataupun hanya menikmati keindahan kawah dengan bukit hijau di sekitarnya.

5. Bukit Sukinir

Bukit Sukinir atau yang dikenal dengan bukit di atas awan ini menjadi tempat populer selanjutnya. Tempat ini bisa dikatakan menjadi salah satu obyek yang cukup banyak dikunjungi. Bahkan setiap harinya tempat ini selalu diramaikan para wisatawan yang ingin melihat kecantikan alam Dieng dari atas bukit. Di sini Anda bisa melihat kecantikan sunrise dan sunset secara langsung.

6. Wisata Batu Ratapan Angin

Selain Bukit Sukinir, di tempat ini ada yang namanya wisata Batu Ratapan Angin. Tempatnya di antara Telaga Warna dan Dieng Planteau. Di sini Anda bisa menikmati kecantikan dari Telaga Warna dengan alam perbukitan yang mengelilinginya.

Kurangi Emisi, Ini Maskapai Paling Ramah Lingkungan di Bumi

Maskapai manakah yang terbaik untuk mengurangi emisi karbon? Ada satu maskapai dari Inggris yang mencapainya.

Melansir BBC, Rabu (6/3/2019), adalah easyJet maskapainya. Perusahaan ini yang berusaha mengurangi emisi karbon untuk mengatasi perubahan iklim dan telah berada di puncak.

Sebuah laporan menunjukkan bahwa pada tahun 2020 emisi per kilometernya berkurang setengah dari beberapa saingan. Fokus kerja perusahaan kini lebih ke armada modern yang lebih efisien serta tak memaksa mengisi setiap kursinya.

Perusahaan yang disebut memiliki rencana terlemah untuk mengurangi emisi karbon adalah Air China China Southern, Korean Air, Singapore Airlines dan Turkish Airlines. Pesawat easyJet diperkirakan hanya mengeluarkan 75 g CO2 per penumpang km pada tahun 2020, dibandingkan Korean Air sebanyak 172 g.

International Airlines Group (IAG), termasuk British Airways sebagai anggotanya, diperkirakan mengeluarkan 112g. Industri penerbangan secara sukarela membekukan emisi keseluruhannya pada tahun 2020 dan mengurangi separuh emisi pada tahun 2050.

Ini adalah target yang lebih murah daripada yang diberikan kepada sektor industri lainnya, tetapi laporan itu mengatakan hanya EasyJet yang memenuhi target penerbangan sejauh ini. Laporan siapakah itu?

Adalah laporan dari London School of Economics (LSE) yang didukung oleh sekelompok investor institusi, Environment Agency Pension Fund (Dana Pensiun Badan Lingkungan). Dana mereka hanya ditujukan untuk mendukung perusahaan yang berkomitmen untuk mengurangi emisi.

"Investor memiliki pesan yang jelas untuk sektor penerbangan. Untuk kerja mengurangi emisi karbon, itu harus untuk jangka panjang," kata salah satu perwakilan Faith Ward.

"Itu berarti penetapan target pengurangan emisi hingga 2030 dan seterusnya. Jelas ini bukan masalahnya," imbuh dia.

Para investor juga mengeluh bahwa maskapai penerbangan berusaha untuk mencapai target mereka sendiri. Dan, mereka mengimbanginya dengan hal yang kontroversial, di mana perusahaan itu menanam pohon untuk mengkompensasi emisi CO2 mereka sendiri.

Sisi penerbangan menciptakan 12% emisi dalam hal transportasi. Badan industri ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional/International Civil Aviation Organization) mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengomentari maskapai secara individu, tetapi ada rencana pengurangan karbon industri itu dan sudah sesuai jalur.

Penerbangan telah diberikan target yang lebih mudah daripada sektor industri lainnya. Meski pesawat terbang menjadi lebih efisien, tren ini terkendala peningkatan penumpang.

Beberapa peringatan harus diterapkan pada penelitian LSE. Pertama, itu tidak memperhitungkan bahwa beberapa maskapai penerbangan memberikan bagasi lebih banyak daripada maskapai yang lain, yang mengubah berat badan per penumpang dan demikian penghitungan CO2 mereka.

Ada alasan untuk berhati-hati terhadap kebijakan karbon easyJet. Ingat bahwa angka-angka didasarkan pada CO2-nya per kilometer per penumpang.