Senin, 09 Desember 2019

Miss V 'Masuk Angin' Sehabis Bercinta, Normalkah?

Queef atau suara kentut yang keluar dari Miss V seusai bercinta kerap bikin resah. Namun dokter mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Itu normal, nggak apa-apa," tegas dr Ni Komang Yeni, SpOG, dokter kandungan dari Bamed Women's Clinic, ditemui baru-baru ini.

Menurut dr Yeni, suara mirip kentut tersebut berasal dari udara yang terperangkap di dalam rongga Miss V. Udara tersebut keluar melalui celah sempit seusai berhubungan seks, sehingga mengeluarkan bunyi.

"Vagina itu bentuknya 'H'. Kalau memang tidak maksimal masuknya penis, ada udara yang terperangkap di bagian H bagian atas," jelas dr Yeni.

Selama berhubungan seks, udara tersebut tertahan oleh Mr P sehingga tidak bisa keluar. Udara tersebut umumnya baru bisa keluar setelah sesi bercinta selesai.

Tren Perineum Sunning, Menjemur Alat Kelamin untuk Kepuasan Seksual

Dalam beberapa bulan belakangan, tren perawatan diri terbaru yang dinamakan butthole sunning mulai mendapat perhatian dari banyak kalangan, dimulai dari peran selebgram dan influencer di sosial media yang foto dan videonya menjadi viral.

Beberapa waktu lalu, postingan seorang wanita menjadi viral di Instagram setelah ia membagikan foto dirinya tanpa busana dan terlihat menjemur anusnya.

Adalah Meagan, influencer kebugaran, yang berasal dari California, mengatakan ritual ini disebut sebagai Perineum Sunning, yang ia lakukan agar bisa tidur lebih nyenyak, lebih berenergi, dan memiliki dorongan seks yang lebih besar.

Dalam foto itu, Meagan benar-benar berbaring tanpa sehelai benang pun dengan memegangi kakinya dan mengarahkannya langsung ke sinar matahari. "Saya tidak pernah merasa malu ketika melakukannya karena saya lebih suka telanjang kapan pun saya bisa," katanya dikutip dari Metro.co.uk

Pakar seks dan hubungan dari Inggris, Alila Grace, setuju bahwa perenium sunning dan 'yoni' (vagina) sunning memiliki banyak manfaat.

"Dengan mengekspos bagian tubuh kita yang paling gelap atau yang paling yin ke sinar matahari, kita membawa harmoni dan keseimbangan. Ini juga sangat menyegarkan dan merangsang energi seksual kita," sebut Alila.

Namun perlu diketahui, perineum adalah area kulit dan jaringan yang sangat tipis di antara vagina atau penis dan anus. Tidak boleh membiarkannya terkena sinar matahari tanpa perlindungan apapun.

Spesialis kulit dari Pusat Bedah Dermatologi, Kosmetik & Laser Mount Kisco David E. Bank, MD, kepada Health, mengatakan area ini sama seperti area lain yang membutuhkan perlindungan dari sinar matahari dan harusnya terlindungi oleh pakaian yang dikenakan.

"Ini sebenarnya berbahaya. Kulit bagian ini sangat sensitif. Seiring waktu, itu dapat mengakibatkan peningkatan risiko kanker kulit," tutup David.

Merasa Nyeri di Miss V dan Sulit Orgasme Saat Bercinta Tanda Disfungsi Seksual

Punya hubungan yang baik dengan pasangan tapi belum pernah orgasme? Atau sudah coba beberapa cara berhubungan seksual, namun malah menimbulkan rasa nyeri pada miss V dan nggak ingin lagi mencoba? Bisa jadi kamu mengidap disfungsi seksual.

Sayangnya, banyak wanita belum sadar ia mengalami disfungsi seksual. Padahal mengalami kondisi ini bisa bikin gairah seks menurun dan harus mendapat pengobatan.

Penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa disfungsi seksual adalah hal yang umum, dan dilaporkan terjadi pada 43 persen perempuan, dan 31 persen pria. Terbukti, ternyata lebih banyak perempuan yang berjuang menangani disfungsi seksual.

Spesialis Obgyn dari RS Pondok Indah dr Grace Valentine, SpOG, menilai masalah disfungsi seksual ini dapat menyerang segala usia. Meski pada umumnya terjadi pada orang dewasa yang mengalami penurunan kesehatan, pasangan usia muda pun ternyata dilaporkan semakin banyak yang mengidap disfungsi seksual.

"Seorang perempuan bisa mengalami satu atau beberapa jenis disfungsi seksual sekaligus dalam waktu bersamaan. Gangguan ini dapat terjadi sejak wanita mulai aktif secara seksual atau baru muncul di kemudian hari meskipun sebelumnya tidak ada masalah," ujarnya saat ditemui di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (27/11/2019).

Wanita yang memiliki disfungsi seksual namun enggan berterus terang dapat menimbulkan dampak serius yang terbagi ke dalam dua hal yaitu anorgasmia atau kesulitan orgasme, dan nyeri saat berhubungan yang biasa disebut dispareunia.

Jasa 'Permak' Mr P Makin Kompetitif, Selain Mak Erot Juga Ada Mak Irot

Gagasan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto soal wisata kebugaran jadi perbincangan hangat ketika menyinggung juga jasa 'permak' Mr P legendaris, Mak Erot. Rupanya ada banyak jasa permak sejenis, salah satunya Mak Irot, yang kebetulan namanya mirip.

Adalah Haji Royani, sosok pria yang selama ini lebih dikenal ketika namanya disandingkan dengan nama Mak Irot yang tak lain adalah ibunya. Spanduk hingga pamfletnya bahkan tersebar di beberapa kota seperti Bogor, Depok, Bekasi dan Sukabumi. Sepeninggal Mak Irot, Royani melanjutkan praktik soal alat vital sejak tahun 1980-an.

"Dulu ibu saya memang menguasai keahlian soal urusan kejantanan pria, saya yang mewarisi keahlian itu dari Mak Irot ibu saya. Kalau cerita dari mana ibu saya menguasai kemampuan itu panjang ceritanya, meski nama memang mirip dengan Mak Erot tapi penerapan ilmu melalui tirakat dan cara pengobatan tradisionalnya berbeda namun kita pastikan semuanya alami," kata Royani didampingi putranya, Asep Monas kepada detikcom, di kediamannya Kampung Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Minggu (8/12/2019).

Royani mengaku soal penanganan alat vital yang dilakukan almarhum ibunya (Mak Irot) bukan muncul sebagai pesaing karena menurutnya semasa hidupnya antara Mak Erot dengan Mak Irot pernah "bekerjasama" soal mengurusi reparasi alat vital dan kejantanan pria meski metodenya berbeda.

"Ibarat toko a dan b (menyebut nama minimarket) kadang berdampingan namun masing-masing punya perbedaan baik nama maupun pelayanan. Kalau boleh dibilang kampung ini adalah gudangnya para ahli kejantanan pria, baik yang mewarisi dari Mak Erot maupun dari ibu saya Mak Irot. Alamat pusat terapi juga sama-sama di Kampung Cigadog," ungkapnya.

Ia menyebut soal Nasi Lemang, nasi yang terbungkus bambu yang biasa digunakan dalam metode Mak Erot itu tidak ia gunakan dalam praktiknya. Ia lebih kepada tirakat, kemudian berlanjut kepada pemijatan. Ada beberapa replika alat vital pria dengan berbagai ukuran yang digunakan sebagai panduan bagi pria yang ingin mereparasi alat vitalnya.

"Kalau kami tidak ampuh mana mungkin bertahan sampai puluhan tahun bahkan membuka cabang di beberapa lokasi. Misalnya di Terminal Lembursitu, Kota Sukabumi, Cicurug, Cibeber daerah Cimalati dii Depok dan Cikarang, Ciledug, Depok ada yang ditangani anak-anak saya. Kalau orang yang mau datang ke rumah pribadi (pusat) Cogadog desa Caringin," jelasnya.

Royani juga mengaku bisa mendeteksi keluhan tamu yang datang kepadanya bahkan sebelum sang tamu menceritakan keluhannya. Tamu cukup menarik nafas tiga hingga lima kali seraya dipegang pergelangan tangannya, Royani dengan mudah mengetahui keluhan pasiennya.

"Kalau jumlah pasien sih enggak terhitung sudah ribuan lebih, intinya saya berani pasang spanduk, pamflet dan selebaran ketka kami menjalankan keahlian ini itu artinya saya yakin dengan warisan dari orang tua soal alat vital dan kejantanan, kalau dari Indonesia pasien sudah banyak bahkan dari Oman, Arab Saudi dan negara tetangga sudah banyak yang membuktikan langsung," tambah Royani.