Minggu, 23 Mei 2021

Trio Orang Terkaya Dunia Pernah Cerai Semua

 Mungkin mengejutkan banyak orang, Bill Gates cerai dengan istrinya yang sudah dinikahi selama 27 tahun, Melinda Gates. Dengan demikian, tiga orang terkaya di dunia saat ini berstatus pernah bercerai. Ketiganya berasal dari jagat teknologi. Berikut rangkumannya yang dihimpun detikINET, Selasa (4/5/2021).

1. Jeff Bezos


Jeff Bezos sang pemilik Amazon adalah orang terkaya dunia saat ini, diestimasi hartanya USD 197 miliar. Dia telah bercerai dengan sang istri, MacKenzie, pada tahun 2019 setelah menikah selama 26 tahun.


Perceraian itu sempat heboh karena Bezos ketahuan selingkuh dengan mantan presenter televisi, Lauren Sanchez, yang kini menjadi kekasihnya. MacKenzie sendiri baru-baru ini menikah lagi. Ia menjadi salah satu wanita terkaya di dunia hasil pembagian harta gono gini dengan Bezos.


2. Elon Musk


Elon Musk yang memimpin Tesla dan SpaceX dikenal playboy. Pria kelahiran Afrika Selatan ini saat ini runner up orang terkaya sejagat dengan harta USD 168 miliar. Istri pertamanya Justine Wilson, menikah tahun 2000 dan cerai tahun 2008.


Ia kemudian menikahi model asal Inggris, Talulah Riley dan kawin cerai sebanyak dua kali. Sempat berpacaran dengan aktris Amber Heard, Musk kini kekasihnya adalah penyanyi Grimes dan mereka telah dikaruniai seorang anak. Total, Musk punya 7 anak dari hubungan cintanya.


3. Bill Gates


Bill Gates sang pendiri Microsoft, biasanya berada di posisi ketiga orang terkaya dunia, saat ini hartanya diestimasi USD 130 miliar. Belakangan, ia disalip oleh taipan fashion Bernard Arnault. Seperti diberitakan, pernikahannya selama 27 tahun dengan Melinda kandas, mereka memutuskan cerai.


Hal ini cukup mengagetkan warga dunia lantaran pasangan ini terkenal harmonis. Dari hasil pernikahannya, Bill Gates dan Melinda telah dikaruniai tiga orang anak. Mereka cerai karena mungkin sudah tidak ada kecocokan lagi.

https://maymovie98.com/movies/a-moment-of-romance/


Berbagai Wallpaper HD Garena Call of Duty: Mobile


 Untuk menambah semangat bermain, Garena menyediakan wallpaper Call of Duty: Mobile untuk memperindah tampilan layar di handphone kalian. Menjadi indah karena tersedia wallpaper Scarlett Rhodes dan Scylla.

Memasuki pertengahan season 3 dengan nuansa Jepang Tokyo Escape, berbagai karakter dengan tampilan terbarunya yang memiliki aksen jepang dan sentuhan samurai.


Tak hanya berbagai karakter pria, namun karakter wanita yang tidak kalah gagahnya juga dihadirkan di season ini dengan penampilannya yang sangat menarik!


Biar kalian mainnya jadi lebih semangat, kalian bisa download Wallpaper Garena Call of Duty: Mobile dengan kualitas HD di bawah ini.


Scarlett Rhodes - Cutthroat


Scylla - Pink Hearted


*Artikel ini adalah kerjasama detikINET dan Garena.


Windows 10 Akhirnya Dukung Bluetooth AAC


 Codec Advanced Audio Coding (AAC) memang sudah ada sejak lama, namun hanya Apple yang memanfaatkan codec ini di perangkat buatannya. Kini, Microsoft pun mendukung penggunaan Bluetooth dengan codec AAC di Windows 10.

Saat ini, semua AirPods menggunakan codec AAC, namun karena tak banyak developer yang mendukung penggunaan codec ini, perangkat AirPods seperti terbatas penggunaannya di ekosistem Apple saja.


Contohnya saat AirPods (versi mana pun, termasuk yang Pro) dihubungkan ke Windows 10, maka codec yang dipakai adalah SBC, yang bitrate-nya lebih rendah dari AAC. Pasalnya Windows 10 saat ini memang hanya mendukung SBC dan AptX milik Qualcomm.


Namun kini akhirnya Microsoft menghadirkan dukungan terhadap AAC, yang muncul di Windows 10 Insider Preview Build 21370, yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman pengguna terhadap penggunaan Bluetooth audio.


Tak cuma dukungan codec AAC, Microsoft juga mendesain ulang tampilan antarmuka untuk pengaturan audio, yaitu lewat 'unified audio endpoint'. Saat ini, tampilan pengaturan audio di taskbar Windows 10 tampaknya masih terlalu rumit.


Nah, di pembaruan tersebut, Microsoft menyederhanakan tampilan pengaturan tersebut, seperti mengurangi jumlah opsi yang ditampilkan serta otomatis melakukan perpindahan perangkat audio jika diperlukan.


Ke depannya Microsoft pun bakal memperbarui menu Start dan icon File Explorer. Selain itu, Microsoft Store pun sedang didesain ulang untuk dihadirkan di pembaruan Windows besar yang selanjutnya.

https://maymovie98.com/movies/gangland-odyssey/

Mengapa Masih Ada yang Percaya COVID-19 adalah Konspirasi?

 Sudah begitu banyak bukti, masih ada saja yang percaya COVID-19 adalah konspirasi. Tak cuma satu dua orang, kejadian di Indonesia soal pelanggaran kepatuhan menjalankan protokol kesehatan saja masih banyak. Contoh kasus viral adalah pria yang membodohkan pengunjung mal bermasker di Surabaya dan jemaah di Bekasi yang dilarang bermasker saat ingin shalat di masjid.

Apa alasannya? detikINET telah merangkum beberapa pertanyaan seputar teori konspirasi dari RTE yang ditulis oleh Dr Joanne McVeigh dosen di Department of Psychology and the ALL (Assisting Living & Learning) Institute di Maynooth University dan Prof Malcolm MacLachlan Professor of Psychology and Social Inclusion.

https://maymovie98.com/movies/sinner-the-secret-diary-of-a-nymphomaniac/


Bagaimana bisa orang percaya teori konspirasi?

Dari sekian banyak informasi ilmiah yang ada, sebagian orang memilih untuk berinteraksi dengan informasi berbasis konspirasi. Ini dikarenakan mereka mengalami bias konfirmasi atau 'bias diri sendiri', di mana orang mencari informasi yang menegaskan keyakinan mereka dan mengabaikan bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka. Bukti menunjukkan, individu yang percaya pada teori konspirasi tertentu mengenai fenomena seperti pandemi juga cenderung percaya pada teori konspirasi lain dalam konteks yang tidak terkait.


Sebagai pembelajaran di masa depan, penelitian menunjukkan bahwa argumen faktual yang menentang teori konspirasi dapat efektif dalam mengurangi kepercayaan konspirasi, tetapi hanya sebelum orang tersebut kekeuh terhadap teori konspirasi tersebut. Oleh karena itu, informasi ilmiah harus tepat waktu sehingga dapat mencegah orang terjerat pada konspirasi.


Siapa yang lebih sering percaya teori konspirasi?

Dalam sebuah studi baru-baru ini tentang faktor penentu kepercayaan konspirasi yang berkaitan dengan COVID-19, mereka di bawah ini lebih rentan termakan konspirasi:


Individu yang berusia muda

Mereka yang memiliki tingkat pendidikan lebih rendah

Individu yang kurang melek huruf

Mereka yang hidup dalam kemiskinan juga lebih cenderung mempercayai teori konspirasi. Pengalaman perubahan sosial dan kondisi sosial seperti pengangguran juga dapat mendorong perasaan takut dan tidak aman, yang menghasilkan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi pada teori konspirasi.


Mengapa teori konspirasi 'masuk akal' bagi sebagian orang?

Penelitian menunjukkan orang yang dikucilkan juga terkait dengan kepercayaan pada teori konspirasi dan kepercayaan takhayul. Misalnya, mereka dengan status sosial yang lebih rendah terkait dengan etnis atau pendapatan lebih cenderung mendukung teori konspirasi.


Mengapa demikian? Salah satu alasannya mungkin ketidakpercayaan di antara kelompok-kelompok lembaga, kebijakan, dan sistem yang terdiskriminasi yang telah menimbulkan diskriminasi pada mereka.


Pengalaman diskriminasi di antara komunitas ras dan etnis minoritas dapat menyebabkan ketidakpercayaan dan oleh karena itu anggota kelompok tersebut mungkin lebih berhati-hati tentang informasi kesehatan masyarakat, kurang mau mengikuti nasihat keselamatan, dan bahkan lebih rentan untuk dibujuk oleh informasi yang salah. Perasaan tidak berdaya, tidak penting dalam masyarakat dan ketidakmampuan untuk membawa perubahan karena itu terkait dengan tingkat kepercayaan teori konspirasi yang lebih tinggi.

https://maymovie98.com/movies/the-sinister-eyes-of-dr-orloff/