Senin, 26 April 2021

Cantik dan Seksi, Siapa Lady Dimitrescu Resident Evil: Village?

  Lady Dimitrescu, vampir seksi yang siap menghadirkan mimpi buruk kepada penggemar Resident Evil: Village. Kulit pucat dan tubuh tingginya mampu menghipnosis publik untuk jatuh hati kepadanya.

Sejak Capcom memunculkan Lady Dimitrescu di Showcase perdana Resident Evil pada bulan Januari, sosoknya sungguh menggoda banyak penggemar. Dalam sekejap mereka pun jatuh hati dengan vampir paling seksi ini.


Siapa sangka, publik terobsesi dengan Dimitrescu yang memiliki tubuh menjulang tinggi hingga 2,9 meter. Begitu banyak fanart, meme dan cosplay yang dibuat oleh penggemar sebagai bukti kecintaan mereka kepada vampir seksi, Lady Dimitrescu.


Pertanyaan besarnya, siapa sebenarnya Lady Dimitrescu? Apa kontribusi yang dia berikan dalam game Resident Evil Village nantinya?


Berikut latar belakang Lady Dimitrescu, seperti dilansir detikINET dari Inverse, Jumat (16/4/2021).


Lady Dimitrescu

Lady Dimitrescu berperan sebagai tokoh antagonis utama yang akan memberi ketegangan pada petualangan Ethan Winters. Dia memiliki tinggi badan mencapai 2,9 meter. Bahkan baru-baru ini, ukurannya sepatunya telah terungkap yang hampir melebih 2 kali lipat ukuran sepatu wanita biasa yakni 17,4 inci (sekitar 44 cm).


Dia memiliki tiga ajudan pribadi yang kabarnya adalah putrinya. Belum diketahui pasti, apakah tiga wanita supernatural tersebut putri kandung atau makhluk yang sengaja ia ciptakan dengan kekuatan gaib.


Asumsi saat ini mereka adalah tiga putri Lady Dimitrescu yang memiliki kepribadian berbeda-beda. Ada Cassandra yang kejam dari lahir, lalu Bela putri paling pintar dan pendiam, kemudian yang termuda yaitu Daniela yang sangat delusi.

https://tendabiru21.net/movies/night-guards/


Nama Lengkap Lady Dimitrescu adalah Alcina Dimitrescu. Nama Dimitrescu berakar dari Rumania, dan wilayah tengah Transylvania yang telah lama dikaitkan dengan tokoh fiksi Count Dracula.


Dalam perjalanannya ke Inggris, Dracula melakukan petualangannya dengan kapal bernama Demeter. Hal ini mungkin yang menjadi inspirasi penulis Resident Evil Village untuk memperdalam karakter dari Lady Dimitrescu.


Sedangkan nama depan Alcina juga berasal dari Eropa, khususnya Italia. Nama tersebut kemungkinan mengacu pada sebuah opera yang memiliki karakter penyihir menggoda, bernama Circe dari The Odyssey.


Art Director, Tomonori Takano mengungkapkan, bahwa desain dasar Lady Dimitrescu menggunakan model karakter Mia dari Resident Evil 7. Kemudian mereka memberikan sentuhan berbeda dengan menggunakan gaun dan topi besar untuk pakaiannya yang terinspirasi oleh gaya tahun 1960-an.


Karakter Lady Dimitrescu pun memulai dengan konsep vampir penyihir yang terinspirasi dari bangsawan dan pembunuh berantai. Tokoh masa lampau seperti Elizabeth Bathory, karakter legenda urban Jepang Hashaku-sama dan Morticia Addams yang diperankan Anjelica Huston di film The Addams Family.


Menurut Resident Evil Fandom, Lady Dimitrescu merupakan pengikut sekte penyihir setan yang mengorbankan manusia yang kemungkinan untuk dibuat makanan. Ironisnya, dia dikenal mengonsumsi darah wanita perawan yang kemudian dijadikan anggur merah yang disebut Sanguis Virginis.


Usianya sendiri belum diketahui, namun yang pasti dia sudah aktif menjadi tuan di Castle Dimitrescy sejak tahun 1950-an, dimana posisinya sudah dewasa. Sehingga asumsi terbesar, Lady Dimitrescu memiliki usia di atas 90 tahun.


Berdasarkan trailer yang rilis, diperlihatkan adegan singkat Lady Dimitrescu sedang melakukan percakapan di telpon dengan Mother Miranda. Dia tampak begitu menghormati Mother Miranda, dan tidak ingin mengecewakannya.


Besar kemungkinan Mother Miranda merupakan bos dari Lady Dimitrescu dan dalang di balik semua kejadian yang menimpa Ethan Winters. Untuk menjawab asumsi tersebut, detikers harus sabar menunggu hingga perilisan Resident Evil Village pada 7 Mei 2021.

https://tendabiru21.net/movies/fearful-24-hours/

BMKG Peringatkan Waspada Rentetan Gempa di Selatan Lombok-Sumbawa

 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan agar mewaspadai rentetan gempa tektonik di selatan Lombok-Sumbawa, yang dipicu subduksi lempeng Eurasia.

Dalam dua hari ini, Kamis dan Jumat (15-16 April 2021) telah terjadi 6 kali gempa tektonik di zona megathrust Sumba di selatan Lombok dan Sumbawa.


Gempa utama (mainshock) sekaligus sebagai gempa yang terjadi pertama kali memiliki magnitudo 5,5 terjadi pada pukul 17.36.22 WIB. Episenter gempa ini terletak pada koordinat 10,69 Lintang Selatan dan 116,94 Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 216 km arah Selatan Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB pada kedalaman 44 km.

https://tendabiru21.net/movies/oh-my-wife/


"Gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di bidak kontak antar lempeng atau biasa kita kenal sebagai zona megathrust," jelas Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis.


Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Mataram, Lombok, dan Sumbawa Barat dalam skala intensitas III MMI. Gempa ini, meskipun kedalamannya dangkal,tetapi tidak berpotensi tsunami karena magnitudonya yang relatif kecil untuk menjadi gempa berpotensi tsunami.


"Hasil monitoring BMKG hingga hari ini Jumat 16 April 2021 pukul 10.42.05 WIB telah terjadi sebanyak 5 kali gempa susulan (aftershocks)," kata Daryono.


Gempa susulan paling besar terjadi pada hari ini pukul 10.42.05 WIB dengan magnitudo 5,4 dengan kedalaman 21 km. Gempa susulan ini dirasakan di Sumbawa dalam skala intensitas III MMI. Sementara di Mataram dan Denpasar dalam skala intensitas II MMI


Disebutkan Daryono, rentetan gempa selatan Lombok-Sumbawa ini menarik untuk dicermati mengingat segmen Megathrust Sumba termasuk relatif sepi terjadi gempa besar jika dibandingkan dengan Segmen Megathrust Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.


Catatan BMKG menunjukkan, gempa kuat yang dipicu oleh aktivitas zona subduksi selatan Lombok-Sumbawa tidaklah banyak, salah satunya adalah gempa Bali yang merusak pada 21 Januari 1917.


Gempa yang berpusat di sebelah tenggara pulau Bali ini berdampak guncangan sangat dahsyat mencapa skala intensitas VIII-IX MMI. Gempa ini populer disebut sebagai "gejer Bali" atau "Bali berguncang" karena gempa ini menelan korban jiwa sangat besar, sebanyak 1.500 orang meninggal, 64.000 rumah rusak, termasuk beberapa istana, 10.000 lumbung beras rusak, dan 2.431 Pura rusak, termasuk Pura Besakih juga mengalami kerusakan saat itu.


Menurut laporan Soloviev and Go (1974), guncangan gempa Bali 1917 ini telah memicu terjadinya tsunami yang teramati di pantai sebelah tenggara pulau Bali, seperti Klungkung, dan Benoa. Tinggi run up tsunami yang terjadi mencapai 2 meter."Terkait rentetan gempa selatan Lombok-Sumbawa yang saat ini sudah tercatat 6 kali, tentu kita patut waspada. Harapan kita gempa ini aktivitasnya tidak terus berlanjut, tetapi segera meluruh dan berhenti aktivitasnya, meskipun BMKG akan terus fokus memonitor aktivitas gempa ini," tutup Daryono.

https://tendabiru21.net/movies/almost-christmas-2/