Sabtu, 06 Maret 2021

Menristek: Anak Harus Diberikan Pendidikan Tanggap Bencana

 Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyebutkan pentingnya untuk memberikan pendidikan tanggap bencana kepada anak-anak.

Hal ini diungkapkan di sela acara 'Digitalisasi Science Center sebagai Alternatif Praktik Sains di Era 4.0', Kamis (4/3/2021), yang diselenggarakan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK). Saat itu Menristek mengatakan bahwa PP-IPTEK seharusnya juga memberikan edukasi lain selain ilmu sains dasar.


"PP-IPTEK diharapkan menemukan celah memanfaatkan kekayaan Indonesia. Edukasi itu dapat dilakukan dalam berbagai bidang contoh di bidang seni, misalnya dengan lomba yang dilakukan oleh PP-IPTEK. Perlu juga ada edukasi stunting, gizi dan pangan. Anak pun harus diedukasi agar mengerti dan siap menghadapi bencana," ujar Menristek Bambang.


Pendidikan itu termasuk bagaimana anak bisa menyikapi ketika dihadapkan suatu bencana dan belajar menanamkan empati. Menristek berharap pembelajaran itu lebih baik disajikan dengan tampilan visual.


Pembelajaran tanggap bencana sebenarnya sudah sangat umum dikenalkan di negara-negara tetangga. Jepang adalah salah satu negara dengan pemapar edukasi yang terbilang gencar terkait hal ini. Anak-anak di sana sudah terbiasa untuk mengikuti pelatihan tentang bagaimana menghadapi bencana gempa bumi atau tsunami yang beberapa kali melanda negeri mereka.


Indonesia merupakan negara yang luas, dari Sabang hingga Merauke. Karenanya, perlu sekali penanaman pendidikan tentang tanggap bencana khususnya bagi anak-anak di Indonesia.


Sejauh ini PP-IPTEK sudah melakukan perubahan dalam membagikan edukasi di masa pandemi. Meskipun wahana PP-IPTEK masih tetap ada secara fisik, kini pembelajaran bisa dilakukan secara online lewat program science center virtual. Diharapkan pembelajaran tanggap bencana ini juga bisa dimasukkan ke online.


Menristek Bambang memuji langkah yang dilakukan oleh PP-IPTEK dalam mengupayakan pembelajaran online. Menurutnya, ini adalah langkah yang tepat di tengah situasi pandemi yang membuat pertemuan langsung dan interaksi fisik dibatasi di luar rumah.


"Ini sejalan dengan program konektivitas digital 2021 yang sudah disepakati Presiden dan Kominfo Jumat minggu lalu. Konsep science center virtual ini mengikuti perubahan dan memberikan kemudahan terutama generasi muda untuk mengakses," pujinya.


Terakhir, Kemenristek mengaku akan memberi perhatian besar terhadap tumbuh kembang PP-IPTEK sehingga kiprah PP-IPTEK dapat dirasakan di seluruh Indonesia. Diharapkan, jaringan kemitraan seperti dari lembaga pendidikan dan teknologi dengan PP-IPTEK bisa terjalin semakin luas.

https://nonton08.com/movies/22-minutes/


WhatsApp Rilis Fitur Panggilan Suara dan Video Lewat Desktop


 - WhatsApp resmi merilis fitur panggilan audio dan desktop lewat desktop setelah dilakukan pengujian sejak Desember lalu. Aplikasi pesan instan milik Facebook ini memastikan fitur tersebut tetap mengedepankan privasi dan keamanan pengguna.

Dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (4/3/2021) WhatsApp melihat sepanjang tahun lalu terjadi peningkatan signifikan jumlah pengguna yang melakukan panggilan di platformnya, terutama panggilan yang berdurasi panjang. Pada malam Tahun Baru 2021 misalnya, terjadi pemecahan rekor panggilan terbanyak yang pernah dilakukan dalam satu hari, yaitu 1,4 miliar panggilan suara dan video.


"Saat ini, masih banyak sekali dari kita yang terpisah dari orang-orang terdekat, serta masih berusaha menyesuaikan diri dengan cara baru dalam bekerja. Oleh karena itu, kami ingin percakapan di WhatsApp sedapat mungkin terasa seperti percakapan tatap muka, terlepas dari lokasi atau perangkat yang digunakan," ujar pihak WhatsApp.


Berangkat dari sana, kini panggilan suara dan video bisa dilakukan lewat WhatsApp Desktop. Dengan melakukan panggilan pada layar yang lebih besar akan memudahkan pengguna untuk berkolaborasi dengan rekan kerja, menatap keluarga secara lebih jelas, dan mengerjakan hal lain sambil berbincang.

https://nonton08.com/movies/poetry/

Klarifikasi Chess.com Soal Blokir Dadang Subur Usai Lawan GothamChess

 Gamer catur Dadang Subur alias Dewa_Kipas sudah berdamai dengan Levy Rozman alias GothamChess usai tanding catur online yang kontroversial. Chess.com pun buka suara.

Dadang Subur, bapak berusia 60 tahun asal Bandung, berhasil mengalahkan master catur internasional Levy Rozman atau dikenal GothamChess di adu catur online. Setelah mengalahkan GothamChess, akun miliknya Dewa_Kipas mendapat hukuman banned dari pihak chess.com.


Awalnya hukuman banned terjadi karena laporan yang dilakukan oleh penggemar GothamChess yang tidak terima idola mereka dikalahkan. Dadang dituduh berbuat curang.


Akhirnya, klarifikasi chess.com terkait kejadian tersebut disampaikan mereka di Twitter. Mereka menegaskan tidak pernah menutup akun berdasarkan jumlah laporan baik dari GothamChess atau dari komunitas manapun.

https://nonton08.com/movies/the-poet-5/


"Kami tidak pernah menutup akun hanya berdasarkan jumlah laporan baik dari @GothamChess atau dari komunitas lain. Semua penutupan akun dilakukan oleh tim fair play yang ditinjau secara cermat dengan mengacu pada kebijakan fair play kami," ujar chess.com dari akun Twitter-nya saat dilihat detikINET, Kamis (4/3/2021).


Mengutip dari situs chess.com, penutupan akun dilakukan berdasarkan sistem. Mereka telah membuat sistem yang dapat mendeteksi kecurangan berdasarkan sejumlah faktor dan menutup akun tertuduh sesuai sistem.


Postingan chess.com di Twitter terkait sistem banned yang mereka lakukan kepada Dadang mendapatkan komentar dari warganet. Banyak komentar yang mendukung Dewa Kipas.


"Kita juga bisa berbicara betapa kotornya orang Barat dengan mengatakan Dewa_Kipas curang. Hampir semua komentar orang Barat mengatakan bahwa dia curang. Serius? Kami tidak bodoh dalam permainan ini. Ada banyak pemain amatir profesional di sini, terutama yang berusia 50-60 tahun," kata Takahashijun720.


"Semua orang tahu bahwa @GothamChess merupakan CEO catur dan memiliki pengaruh besar terhadap organisasi ini," kata LoganLDG.


"Pak tua tersebut sudah bemain catur lebih lama dari kamu, Nak. Catur nyata. Bukan di komputer," kata Bakpaorabbit.


"Pemain catur di Twitch kalah dengan seorang pemain biasa (secara acak), kemudian streamer dan komunitas masanya melakukan report. Hahaha (LOL)," kata Zauzydumpling.


"Mungkin solusi terbaik adalah melakukan pertandingan ulang, dan mereka berdua melakukan live streaming, itu cukup adil untuk membuktikan siapa yg benar dan salah," kata AuugstD.


"Perbaiki sistem pendeteksi cheat kalian. Jangan menggunakan laporan dasar atau awal. Tetapi menggunakan riwayat browser dan menggunakan deteksi JS," kata GencuGang.


Sementara itu Dadang Subur diwakili anaknya Ali Akbar dan Levy Rozman sudah sepakat berdamai. Kedua pihak menghapus postingan masing-masing terkait pertandingan catur online yang kontroversial itu di Chess.com. Kehebohannya jadi bahasan para gamer di Indonesia dan luar negeri, bagaimana seorang pro player sekaligus master catur dan Youtuber Amerika, kalah oleh bapak-bapak tua dari Indonesia.

https://nonton08.com/movies/the-poet-4/