Selasa, 09 Februari 2021

Dapat Izin BPOM, Kemenkes Mulai Vaksinasi Perdana Nakes Usia Lanjut

 Kementerian Kesehatan melakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun. Pemberian vaksin perdana bagi lansia digelar di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo dan Puskesmas Kramat Jati.

Dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (7/2/2021), Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 CoronaVac dari Sinovac bagi kelompok usia lanjut di atas 60 tahun. Keputusan ini diberikan berdasarkan uji klinis ketiga di negara-negara di luar Indonesia.


"Penting sekali bagi pemerintah untuk memprioritaskan tenaga kesehatan berusia lanjut karena adanya risiko ganda, yaitu profesi mereka yang rawan terpapar COVID-19, selain itu usia mereka yang rentan," ucap Budi.


Ia menyebutkan ada total 11.600 tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun yang akan divaksinasi di seluruh Indonesia. Budi berharap dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut, dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali.


Sementara itu Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi untuk usia di atas 60 tahun ini untuk melindungi masyarakat, khususnya kelompok atau populasi yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi.


"Harapan kami tentunya dengan pelaksanaan vaksinasi ini akan ada sekitar 11.000 tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun yang bisa kebal yang kita berikan perlindungan," katanya.


Direktur Utama RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti mengatakan peserta vaksinasi pada Senin (8/2) adalah para guru besar tenaga pendidik pelayanan spesialis. Vaksinasi COVID-19 di RSCM dilakukan terhadap 15 dokter senior. Sementara itu Ia mengungkap ada total 90 dokter berusia di atas 60 tahun di RSCM yang akan diberikan vaksinasi bertahap.


"Izin pemberian vaksin kepada usia di atas 60 tahun telah ada sehingga kita bisa melindungi para senior kita yang amat sangat kita butuhkan tenaganya dalam memberikan pelayanan maupun pendidikan di RSCM ini," ujar Lies.

https://tendabiru21.net/movies/les-vampires/


Salah satu penerima vaksin COVID-19 berusia 69 tahun dr. Med Ali Baziad mengaku tidak merasakan gejala apapun usai menerima vaksinasi COVID-19.


"Setelah divaksin saya merasa tidak ada apa-apa semuanya baik, lancar tidak ada merasakan apa-apa. Saya mengundang kepada dokter lansia sebaiknya melakukan vaksin dan juga pada masyarakat umum yang sudah di atas 60 tahun jangan khawatir untuk divaksinasi," ungkapnya.


Tak hanya di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, pemberian vaksinasi pada tenaga kesehatan berusia lanjut juga digelar di Puskesmas Kramat Jati. Vaksinasi diberikan kepada 19 tenaga kesehatan di puskesmas tersebut.


Vaksinasi nakes lansiaVaksinasi nakes lansia Foto: dok. Kemenkes

Kepala Puskesmas Kramat Jati dr Inda Mutiara mengatakan tidak ada kendala yang signifikan pada pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun.


"Kalau kendala saya harap tidak ada ya, yang penting kami betul-betul ketat di meja skrining karena di situ adalah penentuannya. Memang kami melakukan vaksinasi sesuai SOP-nya," terang Inda.


Ia menjelaskan telah menyiapkan ruangan gawat darurat jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, setelah dilakukan observasi selama 30 menit usai vaksinasi tidak ada efek signifikan yang terjadi.


Dikutip dari Radio Kesehatan, Inda menyampaikan harapannya yakni adanya vaksinasi dapat menciptakan kekebalan komunitas di Indonesia, serta dapat menjadi perlindungan di masa yang akan datang. Ia menambahkan, vaksinasi diharapkan dapat menekan angka kesakitan dan kematian yang saat ini masih cukup tinggi akibat pandemi COVID-19.


Sementara itu, salah satu nakes yang mendapat vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati bernama Tasimin berpesan agar nakes lansia lainnya tidak perlu takut terhadap vaksinasi ini. Pria berusia 75 tahun ini mengaku tidak merasakan gejala apa pun dan masih dapat beraktivitas seperti biasa setelah divaksin.


"Saya berharap semoga teman-teman nakes atau lansia, terutama nakes lansia beramai-ramai menyukseskan program vaksinasi ini karena seperti yang saya rasakan ternyata tidak ada gejala apa-apa," pungkasnya.


Sebagai informasi pemberian vaksin lansia tahap kedua akan dilakukan 28 hari setelah pemberian vaksin pertama. Para tenaga kesehatan penerima vaksin pun diimbau agar melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan usai menerima vaksin COVID-19.

https://tendabiru21.net/movies/the-vampire-3/

Heboh Ramalan Bill Gates soal Ancaman Pandemi di Masa Depan

 - Bill Gates memprediksi akan ada ancaman besar bagi dunia dan bisa mengancam jiwa di kemudian hari. Ia pun tak menampik kemungkinan pandemi selain COVID-19 bisa terjadi di masa datang.

"Ada sejumlah virus pernapasan, dan dari waktu ke waktu, salah satunya akan datang, itu sangat menular dan menyebabkan tingkat kematian yang cukup tinggi," sebutnya dalam wawancara di YouTube, dikutip dari Republic World.


"Penyakit pernapasan sangat menakutkan, karena Anda masih berjalan di pesawat, bus saat Anda tertular, tidak seperti beberapa penyakit lain seperti Ebola," lanjutnya.


Sebenarnya, para ahli dan ilmuwan sudah menjelaskan kemungkinan terjadinya pandemi selain COVID-19. Hal ini berkaca pada sejumlah ancaman virus yang disebutkan masih berisiko terus mewabah.


"Dalam 20 tahun terakhir, kami menghadapi enam ancaman signifikan - SARS, MERS, Ebola, flu burung, dan flu babi," kata Profesor Matthew Baylis dari Universitas Liverpool kepada BBC News.


"Kami menghindari lima virus tadi hingga akhirnya COVID-19 berhasil menyerang," sebutnya.


Prof Matthew menyebut perlu mengidentifikasi lebih banyak virus yang bisa muncul dari satwa liar.


"Dan ini bukan pandemi terakhir yang akan kami hadapi, jadi kami perlu melihat lebih dekat pada penyakit satwa liar," bebernya.


Prediksi Bill Gates soal pandemi bukan hal baru. Ia juga pernah memprediksi hal ini di 2015 silam saat COVID-19 belum merebak.


Apa yang diramal Bill Gates saat ini?

"Satu adalah perubahan iklim. Setiap tahun akan ada angka kematian yang lebih besar daripada pandemi ini (akibat perubahan iklim)," katanya, seperti yang dikutip dari Republic World.


Bencana lain yang disebutkan Bill Gates akan terjadi yaitu bio terorisme. Disebutnya, bisa memicu kerusakan parah.


"Bio terorisme. Seseorang yang ingin mengakibatkan kerusakan bisa menciptakan virus dan itu artinya, peluang untuk menuju ke arah ini lebih besar daripada epidemi yang disebabkan oleh alam seperti saat ini," beber Bill Gates.


TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI.

https://tendabiru21.net/movies/the-vampire-2/


Dapat Izin BPOM, Kemenkes Mulai Vaksinasi Perdana Nakes Usia Lanjut


Kementerian Kesehatan melakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun. Pemberian vaksin perdana bagi lansia digelar di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo dan Puskesmas Kramat Jati.

Dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (7/2/2021), Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 CoronaVac dari Sinovac bagi kelompok usia lanjut di atas 60 tahun. Keputusan ini diberikan berdasarkan uji klinis ketiga di negara-negara di luar Indonesia.


"Penting sekali bagi pemerintah untuk memprioritaskan tenaga kesehatan berusia lanjut karena adanya risiko ganda, yaitu profesi mereka yang rawan terpapar COVID-19, selain itu usia mereka yang rentan," ucap Budi.


Ia menyebutkan ada total 11.600 tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun yang akan divaksinasi di seluruh Indonesia. Budi berharap dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut, dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali.


Sementara itu Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi untuk usia di atas 60 tahun ini untuk melindungi masyarakat, khususnya kelompok atau populasi yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi.


"Harapan kami tentunya dengan pelaksanaan vaksinasi ini akan ada sekitar 11.000 tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun yang bisa kebal yang kita berikan perlindungan," katanya.


Direktur Utama RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Lies Dina Liastuti mengatakan peserta vaksinasi pada Senin (8/2) adalah para guru besar tenaga pendidik pelayanan spesialis. Vaksinasi COVID-19 di RSCM dilakukan terhadap 15 dokter senior. Sementara itu Ia mengungkap ada total 90 dokter berusia di atas 60 tahun di RSCM yang akan diberikan vaksinasi bertahap.


"Izin pemberian vaksin kepada usia di atas 60 tahun telah ada sehingga kita bisa melindungi para senior kita yang amat sangat kita butuhkan tenaganya dalam memberikan pelayanan maupun pendidikan di RSCM ini," ujar Lies.


Salah satu penerima vaksin COVID-19 berusia 69 tahun dr. Med Ali Baziad mengaku tidak merasakan gejala apapun usai menerima vaksinasi COVID-19.

https://tendabiru21.net/movies/the-vampire/