Rabu, 13 Januari 2021

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi COVID-19

 Pandemi COVID-19 membuat semua orang gelisah, takut, bahkan stres. Beberapa faktor yang membuat stres seperti melihat angka kasus positif virus Corona, kamar rumah sakit yang penuh, hingga situasi WFH (Work From Home) yang berkepanjangan.

Menurut data dari Kaiser Family Foundation (KFF), sekitar 40 persen orang dewasa Amerika Serikat mengatakan khawatir atau stres terkait dengan virus Corona telah berdampak negatif pada kesehatan mental mereka, termasuk 12 persen yang mengatakan itu memiliki dampak besar.


Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menenangkan pikiran. Berikut cara mengatasi stres menghadapi pandemi virus Corona dari para pakar kesehatan mental yang dikutip dari Health.


1. Bedakan hari kerja dari hari lainnya

Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak dari rutinitas kita secara drastis seperti mengubah cara melakukan pekerjaan. Selama minggu pertama bekerja dari rumah, mungkin menyenangkan mengenakan celana olahraga atau legging setiap hari tanpa harus repot dengan pakaian kerja yang formal.


Tetapi, menggunakan pakaian kerja seperti dahulu mungkin dapat membantu Anda membedakan hari kerja dari semua yang dilakukan di rumah selama masa karantina.

https://kamumovie28.com/movies/the-proposal/


2. Bersabar dan memaafkan diri

Selama masa pandemi COVID-19 kita semua belajar bagaimana hidup dengan seperangkat aturan baru dan mencoba mengatasi ketakutan yang mendasari jatuh sakit karena virus yang baru ditemukan. Penting bagi kita untuk memaafkan diri sendiri selama ini.


Menurut asisten profesor psikiatri di Rumah Sakit Mount Sinai di New York, Shannon O'Neill, PhD, bersabar dan sebaik mungkin kepada diri sendiri adalah penting selama masa pandemi.


Cobalah untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri ketika Anda tidak menyelesaikan semua yang ada di daftar tugas.


3. Mengatur waktu untuk melihat berita

Selama masa pandemi virus Corona, mungkin melihat berita tampak menakutkan. Berita selama pandemi COVID-19 dengan jumlah korban tewas setiap hari dan jutaan orang menderita secara finansial, dapat menimbulkan ketakutan.

"Beginilah cara kerja berita, memberi kita kebenaran yang keras dan cepat," ujar Dr O'Neil. Itulah mengapa penting untuk memastikan Anda tidak terobsesi dengan berita setiap jam.


Cara mudah untuk melakukan ini tanpa benar-benar melepaskan diri dari kenyataan adalah dengan mengatur waktu setiap hari untuk mengikuti berita. Kuncinya di sini adalah meletakkan ponsel atau mematikan TV setelah waktu yang ditentukan selesai, dan tidak kembali melihat berita sampai hari berikutnya.


4. Melihat sisi positif

Meskipun kabar tentang pandemi COVID-19 sangat menyedihkan, ada sisi positif yang bisa didapatkan selama masa karantina. Beberapa orang mungkin dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, lebih fokus pada perawatan diri, atau fokus dengan hobi.


"Bagaimana pun keadaan Anda, sangatlah penting untuk mencari dan fokus pada yang baik, daripada yang buruk," ujar Susan Albers, PsyD, psikiater di Cleveland Clinic.


5. Fokus pada apa yang bisa dikendalikan

Pandemi COVID-19 telah memaksa banyak orang untuk memahami seberapa besar kendali yang mereka miliki atas situasi terutama apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. Jika khawatir akan terpapar virus Corona setiap kali meninggalkan rumah, cobalah mengubah fokus Anda ke apa yang dapat dilakukan daripada apa yang tidak dapat dikendalikan.


Misalnya, Anda dapat menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker, atau memilih untuk berdiam di rumah agar terhindar dari kontak fisik dengan orang lain.


"Kita tidak dapat melambaikan tongkat sihir dan membuat virus Corona menghilang. Kita harus fokus pada hal-hal yang kita benar-benar miliki dan yang tidak kita miliki," ujar Dr Albers.

https://kamumovie28.com/movies/kembar-5/

8 Makanan Penambah Imunitas untuk Cegah Corona

 Menjaga imunitas sangat penting, agar tubuh terlindungi dari berbagai penyakit, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Selain meningkatkan imunitas, untuk mecegah paparan virus Corona, tetap diperlukan 3 M, yaitu menjaga jarak dan menghindari kerumunan, menggunakan masker, serta mencuci tangan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem imun, di antaranya menjaga pola makan, gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga. Selain itu, ada banyak makanan penambah imunitas untuk mencegah Corona.


Dikutip dari Healthline, berikut makanan yang dapat meningkatkan imunitas untuk mencegah paparan virus Corona.


1. Buah sitrus

Banyak orang langsung beralih ke vitamin C setelah terkena flu, karena kandungannya membantu membangun sistem kekebalan. Beberapa buah yang mengandung vitamin C yang tinggi, cukup mudah ditemukan.


Di antaranya jeruk bali, jeruk nipis, jeruk keprok, hingga jeruk lemon. Jumlah harian vitamin C yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 75 mg untuk wanita, dan 90 mg untuk pria.

https://kamumovie28.com/movies/kakak/


2. Bawang putih

Bawang putih dikenal sebagai makanan yang bisa melawan infeksi. Selain itu, bawang putih juga dapat memperlambat pengerasan arteri, dan membantu menurunkan tekanan darah. Senyawa yang mengandung sulfur, seperti allicin yang ada dalam bawang putih, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


3. Jahe

Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang membantu mengurangi sakit tenggorokan, penyakit inflamasi, dan meredakan mual. Selain itu, mengonsumsi jahe dapat mungkin bisa menurunkan kadar kolesterol.


4. Pepaya

Makanan penambah imunitas ini kaya akan vitamin C. Pepaya juga memiliki enzim pencernaan, disebut papain yang memiliki efek antiinflamasi. Jumlah kalium, magnesium, dan folat yang cukup dalam pepaya juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.


5. Kerang

Kerang mengandung banyak zinc yang dibutuhkan tubuh agar sel kekebalan dapat berfungsi dengan baik. Beberapa makanan laut yang memiliki banyak zinc meliputi tiram, kepiting, dan lobster.

Perlu diingat bahwa jumlah zinc yang disarankan per hari dalam makanan adalah 11 mg untuk pria, 8 mg untuk wanita. Kelebihan zinc justru bisa menghambat fungsi sistem kekebalan tubuh.


6. Bayam

Selain kaya akan vitamin C, bayam juga dikemas dengan antioksidan dan beta karoten, yang dapat meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi melalui sistem kekebalan. Bayam paling sehat jika dimasak sebentar untuk mempertahankan nutrisinya.


7. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan mineral, dan dikemas dengan vitamin A, vitamin C, serta vitamin E, dan antioksidan lainnya. Brokoli adalah salah satu sayuran tersehat yang bisa dikonsumsi secara rutin. Sama seperti bayam, masak brokoli sebentar saja atau dengan cara dikukus untuk menjaga nutrisi yang ada di dalamnya.


8. Paprika merah

Paprika merah mengandung hampir tiga kali lebih banyak vitamin C dari jeruk. Makanan ini juga kaya akan beta karoten.


Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Beta karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A, membantu menjaga kesehatan mata dan kulit.

https://kamumovie28.com/movies/the-house-on-pine-street/