Xiaomi baru saja merilis Redmi 9T secara global. Menariknya, ponsel murah ini membawa spesifikasi menggoda. Tapi apakah ponsel ini akan hadir di Indonesia?
Redmi 9T mengusung layar 6,53 inch dengan resolusi FHD+ dan dilindungi Gorilla Glass 3. Layar perangkat ini juga bersertifikasi Widevine L1 dan TÜV Rheinland Low Blue Light untuk membuat mata pengguna lebih aman untuk penggunaan malam hari.
Xiaomi membekalinya dengan sensor sidik jari yang terintegrasi dengan tombol power. Untuk dapur pacunya, Redmi 9T ditenagai Snapdragon 662.
Perangkat ini dibekali pula baterai berkapasitas 6000 mAh, yang mendukung fast charging 18W dan reverse charging. Xiaomi memberikan charger 22,5W dalam kotak penjualannya.
Redmi 9T dibekali empat kamera di bagian belakang. Kamera utamanya 48MP f/1.79, bersanding dengan lensa super wide-angle 8MP f/2.2, lensa depth 2MP f/2.4 dan lensa makro 2MP f/2.4.
Beralih ke depan, Xiaomi menempatkan kamera selfie di notch dengan desain tetesan air berukuran 8MP f/2.05.
Redmi 9T mendukung dual SIM dan slot kartu microSD hingga 512GB dan tersemat infrared blaster. Tak ketinggalan, ponsel ini telah mengadopsi port USB Type C dan memiliki NFC.
Ada empat warna yang tersedia, yakni Carbon Grey, Twilight Blue, Sunrise Orange dan Ocean Green. Adapun harga Redmi 9T sebagai berikut:
RAM 4GB + ROM 64GB seharga 159 Euro (sekitar Rp 2,7 juta )
RAM 4GB + 128GB ROM seharga 189 Euro (sekitar Rp 3,2 juta)
RAM 6GB + 128GB ROM seharga 199 Euro (sekitar Rp 3,4 juta)
Perlu diingat, harga di atas adalah untuk pasar Eropa. Seperti kita ketahui, banderol di Benua Biru memang cukup tinggi, dan akan berbeda jauh ketika sebuah ponsel dipasarkan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Tapi apakah Redmi 9T akan dipasarkan di Tanah Air? Kemungkinan besar iya. Sebab, ponsel ini sudah lolos TKDN dari Kemenperin.
Ponsel berkode M2010J19SG ini telah memenuhi 38,20% TKDN. Namun Redmi 9T belum mengantongi restu Kominfo sampai saat ini.
Mungkin tidak lama lagi hasil uji SDPPI Kominfo akan keluar, sehingga bisa diperkirakan kapan Redmi 9T diperkenalkan di Indonesia.
Tidak menutup kemungkinan, Redmi 9T akan menjadi ponsel pertama yang Xiaomi bawa ke Indonesia di 2021 ini. Atau malah jangan-jangan Mi 11? detikers pilih yang mana yang lebih dulu mendarat di Tanah Air?
https://maymovie98.com/movies/mutual-relations/
Meninggal Usai Operasi Caesar Akibat Corona, Cerita di Baliknya Bikin Haru
Seorang perawat berusia 30 tahun meninggal dunia pada 3 Januari lalu karena komplikasi dari virus Corona COVID-19. Perawat bernama Ashley Gomez meninggal beberapa hari usai operasi caesar dan sebelumnya terinfeksi COVID-19.
Dikutip dari laman Business Insider, Gomez yang tinggal di Northridge, California, bekerja sebagai perawat yang merawat pasien COVID-19 pada trimester ketiga kehamilannya.
Suami Ashley, Wilbur Gomez, mengatakan bahwa istrinya mulai mengalami sesak napas yang kemudian menyebabkan batuk dan meningkat menjadi demam dalam waktu seminggu.
Ashley kemudian dirawat di rumah sakit pada 1 Januari 2021 karena sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) terkait COVID-19 yang bisa berakibat fatal.
Dia kemudian melakukan operasi caesar darurat pada hari berikutnya untuk mempermudah pernapasan. Sayangnya anak keenamnya yang baru lahir juga telah terpapar virus COVID-19.
"Dia hanya melihat fotonya, jadi dia tidak mendapat kesempatan untuk memeluknya, menciumnya atau apapun," kata Wilbur kepada ABC7.
Keesokan harinya, Ashley menggunakan ventilator untuk membantu bernapas, tetapi Ashley meninggal beberapa jam kemudian.
"Kami patah hati untuk mengatakan ini, Ashley kami yang cantik kalah dalam pertarungannya. Hancur adalah pernyataan yang meremehkan," tulis GoFundMe.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita hamil memang memiliki risiko komplikasi parah yang lebih tinggi akibat virus Corona dan harus dianggap sebagai populasi berisiko untuk COVID-19.
https://maymovie98.com/movies/bad-detective-food-chain/