Jumat, 08 Januari 2021

Bocoran Spek Redmi Note 10 Pro, Masih Sebatas 4G?

 Sinyal kemunculan smartphone Redmi Note 10 Series di tahun 2021 semakin menguat. Belakangan, identitas perangkat dengan model number M2101K6G yang diyakini sebagai Redmi Note 10 Pro muncul di website sertifikasi Federal Communication Commission (FCC) Amerika Serikat.

Seperti dikutip detikINET dari GizChina, Kamis (7/1/2020), berdasarkan data yang termaktub dalam lembar keterangan FCC itu, Redmi Note 10 Pro hadir dengan konektivitas 4G LTE, bukan 5G seperti rumor yang beredar sebelumnya. Namun, tetap tidak menutup kemungkinan Redmi selaku anak usaha Xiaomi juga mengembangkan Redmi Note 10 Pro versi 5G.


FCC tidak menjelaskan secara gamblang ihwal spesifikasi lengkap Redmi Note 10 Pro. Namun, GizChina melaporkan bahwa akun Telegram XiaomiUI membocorkan smartphone anyar tersebut akan muncul dengan layar IPS berkemampuan refresh rate 120 Hz.


Adapun tampilan antarmuka sudah menggunakan MIUI 12, yang notabene versi antarmuka terbaru yang dikembangkan oleh Xiaomi. Antarmuka tersebut menghadirkan tampilan yang lebih segar serta peningkatan kualitas privasi bagi para pengguna.


MIUI 12 antara lain dapat membantu pengguna melacak perilaku aplikasi dengan cara melihat catatan tentang cara kerja aplikasi pada perangkat, informasi yang dikumpulkan dan lain-lain.


Informasi yang beredar juga menyebut Redmi Note 10 Pro membawa kamera utama 64 MP, didukung ultra-wide camera, kamera makro, dan depth sensor.


Urusan dapur pacu, dikabarkan Redmi Note 10 Pro disusupi chipset Snapdragon 732G. Chipset tersebut mungkin tidak semenawan Snapdragon seri 7xx 5G, namun performanya dipastikan lebih baik dari Snapdragon 720G yang dipakai di Redmi Note 9 Series.


Perangkat Redmi Note 10 Pro kemungkinan besar hadir dengan NFC sebagai kelengkapan standar. Adapun baterai yang digunakan cukup besar, yakni 5.050 mAH.

https://indomovie28.net/movies/housewifes-afternoon-delight-2/


Team Esports RRQ Akan Tambah Divisi? Ini Jawaban CEO


 Esports terus berkembang dan makin banyak mobile game baru masuk ke Indonesia untuk dipertandingkan. Apakah tim esports RRQ akan membuat divisi baru?

Setelah masuknya mobile game League of Legends: Wild Rift, beberapa tim esports Tanah Air langsung bergerak cepat membentuk divisi LoL: Wilid Rift. Bahkan, ketika Team RRQ membagikan informasi terkait game ini di Instagram, langsung ada gosip bahwa Team RRQ akan membentuk divisi LoL: Wild Rift.


Namun, benarkah Team RRQ akan menambah divisi lagi? CEO Team RRQ Andrian Pauline menjawabnya dalam wawancara eksklusif untuk detikINET.


Menurut Adrian, Team RRQ saat ini memang telah memiliki 6 divisi game, yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, FIFA, Valorant, dan Fortnite. Saat ini di Indonesia, divisi Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire yang memang sudah mulai terlihat taringnya.


"Divisi yang paling lama Mobile Legends, umurnya sudah 3 tahun. Yang paling banyak fansnya masih Mobile Legends. 80-85% Pendukung Tim RRQ adalah fans Mobile Legends," kata dia.


Khusus divisi Mobile Legends, kepopuleran game dan komunitasnya yang besar membuat kompetisi esports-nya juga sangat populer pada tahun 2020. Bahkan, Riot Games melalui Valorant pun mulai membuat kompetisi resmi tingkat nasional untuk mempertemukan juara dari setiap negara yang akan bertanding di tingkat global.


Semakin besar esports, wajar kalau semakin banyak pula divisi yang dimiliki oleh tim esports besar seperti Team RRQ. Namun, perkembangan kompetisi esports di setiap divisi game tersebut juga berpengaruh terhadap ketahanan setiap divisi. Team RRQ pun telah melepas dua divisi yang esports-nya tidak terlalu berkembang di Indonesia, yaitu DotA 2 dan Point Blank.


Meski begitu, CEO Team RRQ, Andrian Pauline, memiliki pendapat lain. Dirinya mengaku ada beberapa game yang membuatnya tertarik untuk dibuatkan divisi baru di Team RRQ.


"Untuk tahun 2021 menurut saya akan ada beberapa penambahan divisi game. Karena dari yang saya lihat ada beberapa game tertentu yang menarik perhatian saya," ujarnya.


Meski tak menyebut secara langsung game apa yang dimaksud, kata beberapa mengindikasikan bahwa akan ada lebih dari satu divisi game yang direncanakan ditambahkan oleh Team RRQ. Apakah akan terwujud pada 2021? Kita tunggu saja update kabar ini selanjutnya.


*Artikel ini merupakan kerja sama antara detikINET dengan Team RRQ.

https://indomovie28.net/movies/romance-mothers-friend/

Laku Keras di Dunia, PS5 Malah Loyo di Jepang

 Momen kelahiran PlayStation 5 atau PS5 melahirkan euforia bagi penggemar game konsol di berbagai penjuru dunia dan laris manis. Lantas, apakah penjualan PS5 juga digdaya di Jepang sebagai kampung halaman Sony?

Penjualan PS5 di Jepang pada pekan perdana peluncurannya November silam, memang jauh lebih unggul dari Xbox Series X dan Series S. Dalam empat hari pertama, Sony telah melego 118 ribu unit PS5 sedangkan penjualan kumulatif Xbox terbaru tercatat hanya 21 ribu dalam 6 hari awal.


Namun situasi berbeda jika membandingkan grafik penjualan PS5 dengan seri Playstation terdahulu di Jepang. Dikutip detikINET dari Games Radar, Kamis (7/1/2021) menurut laporan Gamesindustry.biz.japan yang diterjemahkan oleh Resetera, penjualan PS5 di 6 minggu pertama tercatat kedua paling rendah dibanding seri PlayStation lain dalam rentang waktu serupa.


Capaian penjualan 240 ribu unit PS5 dalam 6 minggu pertama hanya lebih baik dari penjualan PSP di Negeri Sakura. Sementara itu, di pekan pertama peluncurannya PS4 sudah terjual 300 ribuan unit.


Analis Ace Economic Research Institute Hideki Yasuda menyebut rendahnya capaian penjualan itu mengindikasikan Sony tak benar-benar serius memprioritaskan Jepang sebagai pasar utama penjualan PS5.


Argumen Yasuda diperkuat dengan beberapa faktor lain, seperti tidak adanya narasi Bahasa Jepang dalam video peluncuran PS5. Selain itu, alokasi unit PS5 yang disediakan di Jepang saat peluncurannya juga dibatasi dengan dalih keterbatasan jumlah produksi.


Hubungan Sony dengan Jepang memang sedikit merenggang belakangan ini. Ada berbagai hal yang memicu kondisi tersebut, salah satu yang paling utama yakni keputusan Sony memindahkan markas besar Sony Interactive Entertainment (SIE) dari Tokyo ke California, Amerika Serikat.


Namun, pihak Sony selalu menegaskan Jepang tetap menjadi prioritas utama mereka. Keunggulan penjualan PS5 dibandingkan seri terbaru Xbox di Jepang merupakan pertanda PlayStation masih menjadi pilihan utama di Jepang.


Sony juga optimis penjualan global PS5 akan meroket seiring dengan keberhasilan penjualan 2 juta unit di hari pertama. CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, juga menegaskan angka penjualan PS5 akan melampaui PS4. Ia memperkirakan ada 7 juta unit PS5 terjual sampai dengan April 2021.

https://indomovie28.net/movies/friends-young-mom/\


Bocoran Spek Redmi Note 10 Pro, Masih Sebatas 4G?


Sinyal kemunculan smartphone Redmi Note 10 Series di tahun 2021 semakin menguat. Belakangan, identitas perangkat dengan model number M2101K6G yang diyakini sebagai Redmi Note 10 Pro muncul di website sertifikasi Federal Communication Commission (FCC) Amerika Serikat.

Seperti dikutip detikINET dari GizChina, Kamis (7/1/2020), berdasarkan data yang termaktub dalam lembar keterangan FCC itu, Redmi Note 10 Pro hadir dengan konektivitas 4G LTE, bukan 5G seperti rumor yang beredar sebelumnya. Namun, tetap tidak menutup kemungkinan Redmi selaku anak usaha Xiaomi juga mengembangkan Redmi Note 10 Pro versi 5G.


FCC tidak menjelaskan secara gamblang ihwal spesifikasi lengkap Redmi Note 10 Pro. Namun, GizChina melaporkan bahwa akun Telegram XiaomiUI membocorkan smartphone anyar tersebut akan muncul dengan layar IPS berkemampuan refresh rate 120 Hz.


Adapun tampilan antarmuka sudah menggunakan MIUI 12, yang notabene versi antarmuka terbaru yang dikembangkan oleh Xiaomi. Antarmuka tersebut menghadirkan tampilan yang lebih segar serta peningkatan kualitas privasi bagi para pengguna.


MIUI 12 antara lain dapat membantu pengguna melacak perilaku aplikasi dengan cara melihat catatan tentang cara kerja aplikasi pada perangkat, informasi yang dikumpulkan dan lain-lain.


Informasi yang beredar juga menyebut Redmi Note 10 Pro membawa kamera utama 64 MP, didukung ultra-wide camera, kamera makro, dan depth sensor.


Urusan dapur pacu, dikabarkan Redmi Note 10 Pro disusupi chipset Snapdragon 732G. Chipset tersebut mungkin tidak semenawan Snapdragon seri 7xx 5G, namun performanya dipastikan lebih baik dari Snapdragon 720G yang dipakai di Redmi Note 9 Series.


Perangkat Redmi Note 10 Pro kemungkinan besar hadir dengan NFC sebagai kelengkapan standar. Adapun baterai yang digunakan cukup besar, yakni 5.050 mAH.

https://indomovie28.net/movies/moms-friend-5/