Sabtu, 26 Desember 2020

Sepertiga Kasus Mutasi Corona D614G RI Terdeteksi di Yogyakarta dan Jateng

 Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan tim telah mengidentifikasi Whole Genome Sequencing (WGS) empat isolat dari Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) dan telah dipublikasikan di GISAID. Tiga di antaranya disebut mengandung mutasi D614G.

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, dr Gunadi, SpBA, PhD, mengatakan saat ini mutasi D614G pada virus SARS-CoV-2 yang mempunyai daya infeksius 10 kali lebih tinggi telah tersebar hampir di seluruh pelosok dunia, sebanyak 77,5 persen dari total 92.090 isolat mengandung mutasi D614G. Sementara di Indonesia sendiri sudah dilaporkan sebanyak 9 dari 24 isolat yang dipublikasi di GISAID mengandung mutasi D614G.


Ini sepertiganya terdeteksi di Yogyakarta dan Jawa Tengah," ungkap Gunadi, dalam keterangan tertulis yang dikirim humas UGM kepada wartawan, Selasa (1/9).


Gunadi menjelaskan meskipun data dari Indonesia ini masih jauh dari ideal untuk kepentingan data persebaran virus di populasi dunia, fakta terdeteksinya virus SARS-CoV-2 dengan mutasi D614G di Indonesia sudah seharusnya membuat semua pihak lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, menggunakan masker, hindari kerumunan, dan lain sebagainya.


Sampai hari ini, lanjut Gunadi, jumlah populasi yang terinfeksi COVID-19 di seluruh dunia sebesar 25.590.934 kasus dengan angka kematian sebesar 853.415 kasus. Di Indonesia sendiri, sejak diumumkannya pasien pertama COVID-19 pada bulan Maret 2020, per tanggal 31 Agustus 2020 terdapat 174.796 kasus COVID-19 (urutan 23 terbanyak di dunia) dengan 7.417 pasien meninggal.


Data WGS SARS-CoV-2 dari Indonesia yang dipublikasi di GISAID menurut Gunadi masih sangat minim yaitu 24 full-genomes dibandingkan 92.090 full-genomes dari seluruh dunia. Padahal, data WGS sangat penting untuk mengetahui persebaran virus termasuk jenis mutasi (clade)-nya di masyarakat, hubungannya dengan derajat keparahan pasien COVID-19, pengembangan vaksin dan/atau terapi COVID-19 di masa yang akan datang.


"Dengan begitu data WGS dari isolat Indonesia merupakan suatu keharusan dan bentuk kemandirian jati diri bangsa Indonesia," kata Gunadi.

https://tendabiru21.net/movies/lost-highway/


Tes Corona Murah Meriah Ala UGM Kisaran Rp 15-25 Ribu, Segini Akurasinya


Alat tes COVID-19 yang dirancang oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengantongi izin edar. Ketua tim pengembang GeNose, Prof Kuwat Triyana, mengatakan izin edar telah keluar pada Kamis (24/12/2020) lalu.

Harga tes COVID-19 GeNose ini terbilang jauh lebih murah dari uji Corona manapun. Biaya tes GeNose dipatok Rp 15-25 ribu per tesnya.


"Nantinya biaya tes dengan GeNose C19 cukup murah hanya sekitar Rp15 sampai Rp25 ribu. Hasil tes juga sangat cepat yakni sekitar 2 menit serta tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lainnya," ujarnya.


Setelah izin edar diperoleh maka tim akan melakukan penyerahan GeNose C19 hasil produksi massal batch pertama, yang didanai oleh BIN dan Kemenristek/BRIN, untuk didistribusikan.


Bagaimana akurasinya?

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro beberapa waktu lalu mengungkapkan melalui uji coba tahap pertama di rumah sakit, tes Corona GeNose menunjukkan tingkat akurasi 97 persen.


"Ini adalah suatu inovasi yang luar biasa karena bisa mendeteksi virus COVID-19 secara akurat, di dalam uji validasi tahap pertama di suatu RS di Jogja akurasinya mencapai 97 persen dibandingkan PCR test," kata Bambang dalam konferensi pers virtual tentang Pengembangan Vaksin, Terapi dan Inovasi COVID-19.


GeNose sendiri mendeteksi udara yang dihembuskan pasien COVID-19 ke dalam kantung khusus. Setelah itu, kantung dihubungkan ke GeNose untuk dianalisis oleh Artificial intelligence (AI).


Bambang menuturkan hasil deteksi yang dikeluarkan oleh GeNose konsisten dengan hasil dari deteksi dengan swab PCR.


GeNose disebut mampu mendeteksi keberadaan virus Covid-19 melalui hembusan nafas dalam hitungan dua menit.

https://tendabiru21.net/movies/body-heat/

Tips Tetap Makan Enak Tanpa Takut Kolesterol Jahat

 Saat Natal dan Tahun Baru pasti akan banyak tersaji makanan yang lezat dan menggugah selera. Ada kue jahe, pie, klapetart, cheese cake, hingga aneka makanan berat seperti babi panggang, ayam rica-rica, dan berbagai macam sea food.

Meskipun enak, sayangnya, beberapa dari makanan tersebut tidak ramah bagi kamu penderitakolesterol. Kandungan kolesterol jahat yang ada pada makanan 'enak' tersebut akan membuat kadar kolesterolmu melambung tinggi dan hal tersebut tentu berbahaya bagi kesehatan.


Namun, ada cara loh, biar kamu tetap bisa makan enak tanpa takut kolesterol jahat. Berikut beberapa tips yang detikHealth rangkum dari berbagai sumber.


Tidak Berlebihan


Saat melihat deretan makanan enak tersaji di depan mata, nafsu makan pun secara otomatis akan meningkat. Namun, kamu harus mengerem nafsu makan tersebut. Tak perlu berlebihan saat makan, terutama makan daging merah. Anggaplah konsumsi daging hanya sebagai bagian dari ucapan rasa syukur karena masih bisa berkumpul bersama keluarga di damainya Hari Natal.


Pakai Piring Kecil


Untuk membantu kamu mengontrol makanan yang kamu makan, gunakanlah piring kecil. Jika ukuran piring cukup besar, akan ada dorongan dalam diri kita untuk mengambil porsi makanan lebih banyak. Piring yang lingkarannya tidak besar akan membuat kita bisa mengambil porsi yang sewajarnya dan tidak perlu terus-terusan menambah.


Kurangi Dessert


Selain makanan utama, makan pencuci mulut kerap menjadi bagian paling menggoda. Padahal, mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula juga bisa mengurangi kadar kolesterol baik (HDL). Sedangkan HDL berfungsi mengikat kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Agar pengikatan kolesterol Jahat tetap berjalan normal, maka kamu harus kurangi konsumsi gula.


Imbangi dengan Sayur


Peran sayur sangat penting untuk menghalangi penyerapan kolesterol jahat di saluran pencernaan, sehingga sebagian kolesterol jahat bisa terbuang. Misalkan, ketika makan sate kambing, kombinasikan dengan timun, acar, tomat, dan sayuran lainnya supaya kita cepat merasa kenyang juga.


Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa mengontrol kadar kolesterol jahat dengan minum NestléACTICORdua kali sehari setelah makan. Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin.


Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan yang berasal dari oats dan Inulin yang berasal dari akar Chicory. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner.


Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. NestléACTICORbaik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.


Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

https://tendabiru21.net/movies/when-night-is-falling/


Sepertiga Kasus Mutasi Corona D614G RI Terdeteksi di Yogyakarta dan Jateng


Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dan tim telah mengidentifikasi Whole Genome Sequencing (WGS) empat isolat dari Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng) dan telah dipublikasikan di GISAID. Tiga di antaranya disebut mengandung mutasi D614G.

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, dr Gunadi, SpBA, PhD, mengatakan saat ini mutasi D614G pada virus SARS-CoV-2 yang mempunyai daya infeksius 10 kali lebih tinggi telah tersebar hampir di seluruh pelosok dunia, sebanyak 77,5 persen dari total 92.090 isolat mengandung mutasi D614G. Sementara di Indonesia sendiri sudah dilaporkan sebanyak 9 dari 24 isolat yang dipublikasi di GISAID mengandung mutasi D614G.

https://tendabiru21.net/movies/the-end-of-the-affair/