Selasa, 15 Desember 2020

Rich Brian hingga Raisa Masuk Daftar Artis Paling Berpengaruh se-Asia

 Sebanyak tiga artis Indonesia masuk dalam daftar 100 Digital Stars yang dirilis oleh Forbes Asia. Mereka adalah Rich Brian, Cinta Laura, dan Raisa.

100 Digital Stars merupakan daftar artis di Asia mulai dari aktor, penyanyi, hingga band yang memiliki pengaruh besar di dunia digital. Hal itu diukur dari jumlah pengikut setia dari berbagai platform media sosial.


Forbes Asia membuat daftar ini dengan mengkombinasikan antara seberapa luas jangkauan dan keterlibatan mereka dari media sosialnya. Selain itu dipertimbangkan juga karier, bisnis, hingga dampak terhadap endorsement brand.


Nah di antara deretan artis Asia besar terselip tiga nama dari Indonesia.


1. Rich Brian

Rapper dengan nama asli Brian Imanuel Soewarno itu tenar dengan debut single berjudul Dat Stick yang sangat viral. Saat itu usianya masih 17 tahun. Pada April kemarin dia merilis salah satu lagunya yang berjudul Bali. Video klip dari lagu itu sudah ditonton hingga lebih dari 8 juta kali di YouTube.


2. Cinta Laura Kiehl

Cinta Laura tahun lalu telah merilis dua single yakni Vida dan Cliente. Kedua video itu telah ditonton hampir 5 juta kali di YouTube. Wanita berdarah Jerman-Indonesia itu juga berkarier sebagai aktris. Saat ini dia memiliki sekitar 8 juta followers di Instagram. Ketenarannya membuat dia mendapatkan endorsement dari berbagai brand seperti Bulgari, Oppo, dan Uniqlo.


3. Raisa Andriana

Penyanyi berusia 30 tahun ini dianggap memiliki pengaruh yang besar di dunia digital. Raisa mampu menjual 10 ribu tiket konsernya dalam waktu hanya 14 jam. Sayang konser yang rencananya digelar pada Juni 2020 terpaksa dibatalkan karena pandemi COVID-19.


Raisa sendiri memiliki sekitar 40 juta pengikut di media sosial. Video musik dari lagunya berjudul Bahasa Kalbu juga telah ditonton sebanyak 9,5 juta kali di YouTube dan telah diputar 9 juta kali di Spotify sejak dirilis Agustus kemarin.

https://kamumovie28.com/movies/sabar-ini-ujian/


Google Down 5 Kali di Tahun Ini


 Google down sebanyak lima kali tahun ini. Sepanjang 2020, sang raksasa internet mengalami gangguan web parah yang membuat layanan mereka berantakan.

Begitu bergantungnya manusia modern pada layanan Google, sehingga ketika insiden ini terjadi, seluruh dunia kelabakan. Apalagi di masa pandemi COVID-19, layanan Google digunakan secara masif untuk membantu pekerjaan, kegiatan belajar, dan berbagai aktivitas online lainnya yang harus dilakukan dari rumah.


Pasalnya, gangguan parah terjadi pada layanan Google yang menjadi andalan, termasuk Gmail, YouTube, Google Meet, hingga Google Drive. Berikut ini rangkuman detikINET terkait peristiwa layanan Google down sepanjang tahun 2020.


Juli

Layanan Gmail tumbang di sejumlah negara. Berdasarkan pengecekan melalui situs Downdetector, pada 1 Juli 2020, sejumlah besar pengguna di India, Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman tak bisa mengakses Gmail.


Tak hanya itu, pengguna juga melaporkan bahwa mereka kesulitan mengakses Google Play Store, Google Cloud, Google Meet, dan Google Drive. Melalui Twitter, Google merespons keluhan pengguna, namun tidak menjelaskan penyebabnya.


"Kami menyadari adanya masalah ini dan kami sedang bekerja untuk memulihkannya. Kami menghargai kesabaran Anda," kata Google saat itu.


Agustus

Pada 20 Agustus 2020, terjadi pemadaman layanan secara global yang mengganggu Gmail, Google Drive, Google Docs, Google Meet, dan Google Voice.


Pengguna mengeluh tidak dapat mengupload file ke Gmail, mentransfer file, dan mengupload file ke Google Drive. Ada juga pengguna yang melaporkan tidak bisa masuk ke akun Gmail mereka.


Google mengonfirmasi terjadinya gangguan ini di seluruh dunia melalui pernyataan di G Suite Status Dashboard, namun lagi-lagi alasan terkait masalah teknis penyebabnya tidak diketahui.


Gmail adalah layanan yang paling terdampak parah saat Google down. Gangguan ini terjadi hanya berselang sekitar satu bulan dengan insiden sebelumnya di bulan Juli.

https://kamumovie28.com/movies/roh-mati-paksa/

Bansos Sembako Rp 300 Ribu Disetop Tahun Depan, Ini Alasannya

 Bantuan sosial (bansos) sembako untuk warga Jabodetabek senilai Rp 600 ribu per bulan yang dibagi dalam dua paket Rp 300 ribu per 2 minggu tak diperpanjang di tahun 2021. Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy mengungkapkan, program tersebut akan diganti dengan bantuan sosial tunai (BST).

"Khusus untuk Jabodetabek, nanti Bodetabek menggunakan skema BST, sedangkan untuk DKI juga tetap menggunakan BST. Tapi untuk teknisnya masih harus berkoordinasi dengan Pemprov DKI," ungkap Muhadjir ketika ditemui awak media di kantor Kemensos, Jakarta, Senin (14/12/2020).


Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu mengatakan, nominal BST juga kemungkinan naik, dari Rp 200.000 per keluarga penerima manfaat (KPM), menjadi Rp 300.000 per KPM.


"Untuk satuan berapa jumlah per bulan dan per KPM itu untuk sementara Rp 200.000, tetapi kemungkinan akan diubah menjadi Rp 300.000," ujarnya.


Bansos sembako adalah program yang dikorupsi oleh mantan Mensos Juliari Peter Batubara, yang kini telah ditahan KPK. Meski begitu, Muhadjir menegaskan alasan bansos sembako disetop dan diganti ke BST bukanlah karena kasus korupsi ini.


"Nggak, memang itu rencana sejak awal sudah direncanakan," imbuh dia.


Menurutnya, alasan pemerintah kala itu menjalankan program bansos sembako adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran 2020.

https://kamumovie28.com/movies/virgo-and-the-sparklings/


"Dulu sebetulnya kenapa sembako, itu untuk mengantisipasi Lebaran. Agar masyarakat bisa langsung mendapatkan bahan-bahan makanan yang bisa digunakan untuk Lebaran," terang Muhadjir.


Pemerintah menilai, bansos dalam bentuk tunai rawan digunakan masyarakat untuk biaya perjalanan mudik. Pasalnya, kala itu pemerintah melarang masyarakat mudik demi mencegah penyebaran virus Corona dari perkotaan ke daerah.


"Dan juga karena sebagian besar yang diberikan itu adalah orang dari luar Jakarta, jangan sampai uangnya itu kemudian dibawa mudik atau untuk mudik," tutur dia.


Dalam proses penyaluran bansos sembako Rp 300 ribu per du aminggu itu, Kemensos melakukan penunjukan langsung terhadap perusahaan vendor yang menyediakan sembakonya. Dari situlah kasus korupsi berawal, di mana perusahaan yang ditunjuk adalah milik anak buah Juliari. Bahkan, KPK mengatakan penunjukan vendor itu diketahui oleh Juliari.

Muhadjir menuturkan, kala itu skema penunjukannya secara langsung memang diperbolehkan, karena pemerintah harus menyalurkan bansos dengan cepat.


"Kalau melalui tender tidak mungkin bisa selesai. Tadi saya sampaikan, 5 hari Presiden memberikan batas, 5 hari harus sudah tersalur. Kan tahu, saya dengan Pak Ari (Juliari) turun ke lapangan terus untuk memeriksa kondisi di lapangan, terutama Jabodetabek. Setiap hari saya terus memeriksa untuk memastikan bahwa bantuan itu sampai," jelas Muhadjir.


Dengan program pengganti bansos sembako yakni BST, Muhadjir meyakini pelaksanaannya bisa lebih diawasi. Pasalnya, proses penyalurannya tidak dilakukan dengan penunjukan langsung vendor.


"Kalau BST kan tidak ada penunjukan langsung. Jadi nanti langsung ditransfer, tetapi karena memang KPM tidak semuanya memiliki akun, kemungkinan akan diantar melalui jasa PT Pos. Termasuk juga akan kita pastikan agar penggunaan dana itu betul-betul tepat sasaran," tegas dia.


Ia optimistis, untuk penyaluran BST pengganti bansos sembako di 2021 bisa berjalan lebih baik. "Tadi saya singgung kenapa sembako ya karena itu. Kalau sekarang kan sudah nggak ada masalah," urainya.

https://kamumovie28.com/movies/hunter-in-the-blue-side-of-manchester/