Selasa, 15 Desember 2020

Mantap! Ini Sederet Bukti Ekonomi RI Mulai Pulih

 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan empat indikator yang membuktikan bahwa ekonomi Indonesia mulai pulih dari gejolak pandemi virus Corona. Pemulihan mulai tampak sejak kuartal III.

Dia menjelaskan Indonesia telah melampaui titik terendah pada kuartal III dengan kontraksi 3,49%, lebih baik dibandingkan kuartal II kontraksi 5,32%. Lalu apa yang membuat pemerintah meyakini perekonomian mulai pulih? Pertama adalah peningkatan permintaan domestik.


"Peningkatan permintaan domestik dan keyakinan konsumen juga tercermin dari konsumsi rumah tangga yang sudah meningkat, dan tingkat inflasi yang tetap terjaga di 1,59 year on year di bulan November. Nah tentu kita melihat bahwa ini merupakan hal yang positif," kata Airlangga dalam webinar yang tayang di saluran YouTube Bisniscom, Senin (14/12/2020).


Kedua dari segi sektoral, dirinya menjelaskan beberapa sektor memberikan pertumbuhan positif, yaitu pertanian dan perkebunan, pendidikan, informasi dan komunikasi, kesehatan dan kegiatan sosial.


"Di samping itu, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan yang juga merupakan kontributor terbesar terhadap PDB juga mengalami positive trend," paparnya.


Indikator ketiga terlihat di pasar keuangan, walaupun terjadi penurunan, Airlangga menjelaskan IHSG sudah kembali kepada level pre-COVID yaitu di level 5.900-an, dan cadangan devisa RI cukup aman di kisaran US$ 130 miliar.

https://kamumovie28.com/movies/riki-rhino/


"Dan kurs rupiah juga kembali menguat di Rp 14.100 dan tentu kita melihat bahwa aliran modal sudah kembali ke Indonesia, dan tentu ini merupakan confident yang terus didorong, dan menunjukkan aktivitas sektor riil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2021," jelasnya.


Indikator keempat yang menunjukkan ekonomi RI mulai pulih terlihat pada sektor eksternal, yakni neraca perdagangan yang terjaga surplus.


"Neraca perdagangan positif berlanjut di tahun 2020 yang mencapai di bulan Oktober US$ 3,61 miliar dan secara Januari sampai Oktober akumulasi sebesar US$ 17,07 miliar, dan pencapaian ini menunjukkan ketahanan sektor eksternal kita dan tentu kita mendorong optimisme," tambahnya.


Dengan indikator tersebut, berapa perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal IV? Baca di halaman selanjutnya.


Airlangga memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2020 di kisaran -2% hingga 0,6%. Artinya masih ada peluang ekonomi berbalik arah pasca kontraksi di kuartal sebelumnya. Namun demikian, proyeksi terendahnya, ekonomi kuartal IV masih bisa berada di level negatif.

"Di kuartal keempat diperkirakan bisa minus 2% sampai dengan positif 0,6%," kata dia.


Airlangga cukup optimistis lantaran ekonomi pada kuartal III mengalami perbaikan, yakni kontraksi di angka 3,49%. Itu lebih baik dibandingkan kuartal II yang kontraksi di level 5,32%.


"Menunjukkan bahwa pertumbuhan kuartal ke kuartal kita 5,05%," sebutnya.


Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2020 berada sedikit di atas atau di bawah level nol persen. Menurut dia, perkiraan tersebut merupakan lanjutan tren pembalikan ekonomi dari kuartal III tahun ini.


"Di kuartal IV mungkin kita masih di sekitar nol, sedikit di atas atau di bawah 0%," kata Sri Mulyani dalam acara Blak-blakan detikcom, Rabu (9/12/2020).

https://kamumovie28.com/movies/tersanjung-the-movie/

Meikarta Digugat Pailit, Apa Kabar Proyeknya?

 PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) pemilik kawasan hunian Meikarta digugat pailit. Banyak yang mempertanyakan terkait kelanjutan proyek hunian fenomenal itu.

Chief Financial Officer (CFO) PT Lippo Karawaci, Tevilyan Yudhistira Rusli menjelaskan, sebagai pemegang saham MSU perusahaan mendapatkan update perkembangan proyek Meikarta. Berdasarkan laporan MSU, saat ini tengah diselesaikan proyek Meikarta untuk distrik 1 dan 2.


"Terakhir yang di-update oleh manajemen Meikarta yaitu MSU, bahwa rencana untuk menyelesaikan dari distrik 1 dan distrik 2 proyek Meikarta itu akan terjadi akhir 2022 sampai awal 2023," terangnya dalam paparan publik virtual, Senin (14/12/2020).


Untuk distrik 1 menurutnya ada 28 tower yang sudah melakukan topping off. Dari situ sudah ada 200 unit hunian Meikarta yang sudah diserahterimakan ke pembeli.


"Sudah ada 200 unit yang di-handover sampai akhir tahun ini di distrik 1," terangnya.


Perusahaan berharap untuk distrik sudah bisa dimulai pengerjaannya di akhir 2021 atau di awal 2022.


Sebelumnya diberitakan gugatan pailit dilayangkan oleh PT Graha Megah Tritunggal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 6 Oktober 2020 dengan nomor perkara 328/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst.


Kepala Humas PT MSU Jefrey Rawis, mengatakan pengajuan PKPU tujuannya untuk restrukturisasi usaha. Maka dari itu gugatan ini tidak akan berpengaruh kepada hak kepemilikan unit properti bagi para pembeli.


Dia meminta pembeli Meikarta tidak panik. Pihaknya menegaskan akan melakukan pembangunan apartemen hingga unit diserahterimakan sesuai perjanjian pembelian.


"MSU menegaskan bahwa perihal pengajuan PKPU ini adalah untuk restrukturisasi usaha, bukan kepailitan, sehingga pembeli Meikarta tidak perlu khawatir akan hak kepemilikan unitnya. MSU berkomitmen melakukan pembangunan apartemen hingga unit diserahterimakan sesuai dengan Perjanjian Pembelian," kata Jefrey dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (27/11/2020).


"Putusan PKPU tidak akan mengganggu proses pemesanan unit maupun proses serah terima unit," tegasnya.

https://kamumovie28.com/movies/mangga-muda/


Mantap! Ini Sederet Bukti Ekonomi RI Mulai Pulih


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan empat indikator yang membuktikan bahwa ekonomi Indonesia mulai pulih dari gejolak pandemi virus Corona. Pemulihan mulai tampak sejak kuartal III.

Dia menjelaskan Indonesia telah melampaui titik terendah pada kuartal III dengan kontraksi 3,49%, lebih baik dibandingkan kuartal II kontraksi 5,32%. Lalu apa yang membuat pemerintah meyakini perekonomian mulai pulih? Pertama adalah peningkatan permintaan domestik.


"Peningkatan permintaan domestik dan keyakinan konsumen juga tercermin dari konsumsi rumah tangga yang sudah meningkat, dan tingkat inflasi yang tetap terjaga di 1,59 year on year di bulan November. Nah tentu kita melihat bahwa ini merupakan hal yang positif," kata Airlangga dalam webinar yang tayang di saluran YouTube Bisniscom, Senin (14/12/2020).


Kedua dari segi sektoral, dirinya menjelaskan beberapa sektor memberikan pertumbuhan positif, yaitu pertanian dan perkebunan, pendidikan, informasi dan komunikasi, kesehatan dan kegiatan sosial.


"Di samping itu, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan yang juga merupakan kontributor terbesar terhadap PDB juga mengalami positive trend," paparnya.


Indikator ketiga terlihat di pasar keuangan, walaupun terjadi penurunan, Airlangga menjelaskan IHSG sudah kembali kepada level pre-COVID yaitu di level 5.900-an, dan cadangan devisa RI cukup aman di kisaran US$ 130 miliar.


"Dan kurs rupiah juga kembali menguat di Rp 14.100 dan tentu kita melihat bahwa aliran modal sudah kembali ke Indonesia, dan tentu ini merupakan confident yang terus didorong, dan menunjukkan aktivitas sektor riil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2021," jelasnya.

https://kamumovie28.com/movies/djoerig-salawe/