Menyebarkan Gaya Hidup Minim Sampah
Mae berbagi gaya hidup inspiratif minim sampah yang dijalaninya melalui akun Instagram @the.punkvironment. Pada akun Instagram tersebut dia berbagi resep olahan sampah.
"Tujuannya sebenarnya aku khusus untuk bagaimana kita memperpanjang usia sampah di dapur. Sehingga kita itu tidak cepat membuang kompos. Karena orang yang baru mulai zero waste itu kayak mikir, kompos aku cepat penuh," ujarnya.
Melalui Instagram tersebut Mae berbagi cara bagaimana mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga tak berakhir di tempat sampah. Misalnya saja kerak nasi yang selama ini dianggap makanan yang pantas dibuang.
"Kerak nasi dibersihkan kita bisa masak lagi jadi kerupuk. Jadi keripik. Bisa buat burung dan pupuk. Circular tidak ada yang terbuang," katanya.
Contoh lainnya adalah akar bawang yang bisa ditanam lagi. Kemudian kulit sirsak dikatakannya bisa dibuat menjadi pembersih serba guna. Dan biji pepaya dapat dibuat sebagai masker atau sabun.
Buah nanas pun ternyata sesuai penjelasan Mae, bermanfaat mulai dari buah hingga kulitnya. "Kulit nanas bisa dijadikan tepache. Sisa ampasnya difermentasi jadi cuka selama sebulan. Setelah jadi cuka di fermentasi lagi jadi eco enzyme selama tiga bulan," ujarnya.
Selain sayuran buah, Mae juga berbagi tips cara mengolah udang, daging ayam dan ikan agar tak ada yang terbuang. Untuk daging ayam biasanya dia masak presto agar tulangnya lunak. Sedangkan tulang ikan bisa dibuatnya menjadi kaldu atau campuran makanan kucing.
"Lalu kulit udang, bisa dijadikan kaldu udang sebagai pengganti MSG atau penyedap makanan. Kamu keringin kulitnya masukin oven. Kamu jadikan kaldu untuk masak lain." ucap wanita 24 tahun itu.
Menjalani gaya hidup minim sampah dengan mengolah bahan yang oleh sebagian orang kerap dianggap sebagai sampah, Mae mengaku pernah mendapatkan komentar negatif. Ada orang yang menganggapnya jorok.
"Ada memang orang nge-judge mengumpulkan sampah itu dikira jorok. Tiba-tiba lagi fregmentasi malah dibuang. Tapi aku menyesuaikan itu. Jangan sampai dilihat kotor dan jorok sama orang lain. Jadi kita atur sendiri dengan rapi dan sebaik mungkin. Kalau ada komentar negatif jangan terlalu pedulikan. Atau bisa juga komunikasiin ke orang dengan ramah," pungkas Mae.
"Kenapa sampah organik dan plastik aku soroti? Karena background aku teknik lingkungan. Kalau ada reaksi kimia si plastik ini gawat dan plastik tidak larut kan? Nah reaksi kimia ini banyak membangkitkan reaksi lain yang ada di sistem TPS-nya. Penanganan sampah belum benar. Inilah yang mendorong aku untuk menjalani hidup mimim sampah," ucapnya.
Ada tiga cara yang dijalani Mae untuk mengurangi sampah. Tiga cara itu adalah zero waste, less waste dan circular economi from home.
"Kalau zero waste benar-benar 0 banget sampah ke TPA. Jadi 0 juga dijadikan recycle dan 0 dijadikan benda ekonomik. Kamu ingin mie? Kamu membuat mie sendiri," jelasnya.
Sedangkan less waste adalah cara untuk mengurangi sampah. Misalnya ada kemasan yang tidak dimasukkan ke bank sampah, akan digunakannya sebagai eco brick.
"Pokoknya meminimalisir ke bank sampah. Dalam less waste masih bergantung ke recycle. Kamu juga bisa hidup minimalis tidak bisa terpisahkan dari zero waste dan less waste. Dengan kita sudah menjalani hidup minimalis kita sudah menghindari sampah. Otomatis kita mikir sendiri barang apa yang mau kita gunakan pakai dan beli. Bagaimana cara mengelola sampah dapur dari A-Z. Jadi itu circular. Nggak boleh sampai ada yang terbuang ke TPA," tuturnya lagi.
https://kamumovie28.com/taboo-the-unthinkable-act/